Vitamin Saat Hamil, Benarkah Memang Dibutuhkan?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Seperti yang sudah kita ketahui, ibu hamil mengalami banyak peningkatan kebutuhan zat gizi. Kebutuhan zat gizi ini bisa didapatkan dari makanan sehat. Namun, tak jarang ibu hamil tidak mampu untuk memenuhi kebutuhannya, sehingga ibu hamil dianjurkan untuk mengonsumsi vitamin prenatal.

Apa itu vitamin prenatal?

Vitamin prenatal atau suplemen prenatal mengandung banyak vitamin dan mineral yang diperlukan ibu dan bayi. Vitamin prenatal umumnya mengandung tiga zat gizi penting, yaitu asam folat, zat besi, dan kalsium. Ketiga zat gizi ini sangat dibutuhkan ibu hamil dan mengalami peningkatan saat hamil.

Asam folat dibutuhkan untuk mencegah cacat lahir pada bayi karena asam folat berperan penting dalam pembentukan awal otak dan sumsum tulang belakang. Memenuhi kebutuhan asam folat sebelum hamil sampai beberapa minggu setelah kehamilan sangat dianjurkan bagi ibu hamil. Asam folat sintetis lebih mudah diserap tubuh daripada asam folat alami yang ditemukan dalam makanan. Jadi, mengonsumsi suplemen asam folat sangat dianjurkan, walaupun Anda sudah mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang.

Zat besi juga mengalami peningkatan pada masa kehamilan karena volume darah ibu bertambah. Zat besi ini berperan untuk mengantarkan oksigen untuk ibu dan bayi. Kekurangan zat besi saat hamil dapat menyebabkan ibu menderita anemia defisiensi besi, di mana dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur, bayi lahir dengan berat badan rendah, dan kematian bayi.

Kalsium juga dibutuhkan untuk membantu mencegah ibu kehilangan kepadatan tulangnya karena bayi menggunakan kalsium pada tubuh ibu untuk pertumbuhan tulangnya. Selain untuk pertumbuhan tulang, kalsium juga dibutuhkan untuk pertumbuhan gigi, kesehatan otot dan saraf (termasuk pada jantung).

Apakah semua ibu hamil membutuhkan vitamin prenatal?

Sebenarnya, tidak ada standar baku apa saja kandungan vitamin dan mineral yang harus ada dalam suplemen prenatal. Apa dan berapa yang harus Anda konsumsi tergantung dari kebutuhan Anda masing-masing karena kebutuhan zat gizi antar individu berbeda-beda. Oleh karena itu, pilihlah suplemen prenatal yang sesuai untuk Anda. Anda perlu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi suplemen prenatal. Dokter akan menyesuaikan kebutuhan suplemen Anda berdasarkan kebiasaan makan dan kondisi Anda untuk memenuhi kebutuhan Anda.

Biasanya, yang pasti ibu hamil butuhkan adalah suplemen asam folat dan zat besi, di mana Anda tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan tersebut jika hanya bergantung pada makanan yang Anda makan.

Namun, yang harus Anda ingat adalah vitamin prenatal hanya merupakan pelengkap dari diet Anda, bukan merupakan pengganti. Jadi, jika Anda hanya mengandalkan asupan zat gizi Anda dari suplemen, Anda tidak akan memenuhi 100% vitamin dan mineral yang Anda butuhkan.

Siapa yang sangat membutuhkan vitamin prenatal?

Sulit memang memenuhi semua kebutuhan zat gizi yang diperlukan ibu dan bayi, walaupun ibu hamil sudah memakan banyak makanan. Karena sebab itulah, ibu hamil membutuhkan vitamin prenatal. Banyak ibu hamil mendapatkan manfaat dari vitamin prenatal, terutama bagi yang sudah mengonsumsi vitamin prenatal sebelum dirinya hamil.

Vitamin prenatal ini terutama sangat penting untuk dikonsumsi ibu hamil yang mengalami keterbatasan diet, mempunyai masalah kesehatan, atau komplikasi saat kehamilan, seperti:

  • Ibu vegetarian atau vegan
  • Ibu yang mempunyai intoleransi laktosa atau intoleransi pada jenis makanan lain
  • Ibu yang merokok
  • Ibu yang mengalami penyakit berhubungan dengan darah
  • Ibu yang mempunyai gangguan makan
  • Ibu yang menderita penyakit kronis
  • Ibu yang pernah mengalami operasi lambung
  • Ibu yang mengalami kehamilan anak kembar

Berapa lama saya harus mengonsumsi vitamin prenatal?

Ini tergantung dari kebutuhan masing-masing individu. Jika Anda tidak mampu memenuhi kebutuhan zat gizi Anda dari makanan, mungkin akan lebih baik jika Anda mengonsumsi vitamin prenatal selama kehamilan. Bagi Anda yang ingin menyusui bayi, mungkin dokter Anda akan merekomendasikan untuk meneruskan konsumsi suplemen tersebut setelah bayi lahir.

Apa ada efek samping setelah mengonsumsi vitamin prenatal?

Banyak ibu hamil mengalami masalah pada sistem pencernaannya setelah mengonsumsi vitamin prenatal. Tapi, ini merupakan hal yang normal terjadi. Mengonsumsi suplemen prenatal yang mengandung lebih dari 30 mg zat besi dapat menyebabkan masalah pada saluran pencernaan.

Untuk menghindari hal ini, Anda dapat mencoba mengonsumsinya sebelum tidur atau bersamaan dengan makanan lain untuk membuatnya lebih mudah dicerna dan tidak membuat Anda ingin muntah.

Terlalu banyak zat besi juga dapat menyebabkan sembelit atau bisa juga diare (jarang terjadi). Untuk mencegah sembelit, Anda bisa minum lebih banyak air dan tambahkan serat (dari sayur dan buah) pada menu makan Anda.

BACA JUGA

Sumber
Pantau Perkembangan Janin Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan janin dalam kandungan.
Error message goes here
Pantau Bayi Saya
Tak tahu kapan akan melahirkan? Hitung di sini! *Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anda hamil [num] minggu! Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Kapan hari pertama menstruasi terakhir Anda?
Hitung!
Error message goes here
Anda hamil [num] minggu! Perkiraan Melahirkan: [num] Dapatkan info setiap hari, sesuai dengan kebutuhan pribadi Anda dan bayi.
Error message goes here
Pantau sekarang!
Hitung ulang!
Yang juga perlu Anda baca