Vitamin Saat Hamil, Benarkah Memang Dibutuhkan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 05/09/2017 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Seperti yang sudah kita ketahui, ibu hamil mengalami banyak peningkatan kebutuhan zat gizi. Kebutuhan zat gizi ini bisa didapatkan dari makanan sehat. Namun, tak jarang ibu hamil tidak mampu untuk memenuhi kebutuhannya, sehingga ibu hamil dianjurkan untuk mengonsumsi vitamin prenatal.

Apa itu vitamin prenatal?

Vitamin prenatal atau suplemen prenatal mengandung banyak vitamin dan mineral yang diperlukan ibu dan bayi. Vitamin prenatal umumnya mengandung tiga zat gizi penting, yaitu asam folat, zat besi, dan kalsium. Ketiga zat gizi ini sangat dibutuhkan ibu hamil dan mengalami peningkatan saat hamil.

Asam folat dibutuhkan untuk mencegah cacat lahir pada bayi karena asam folat berperan penting dalam pembentukan awal otak dan sumsum tulang belakang. Memenuhi kebutuhan asam folat sebelum hamil sampai beberapa minggu setelah kehamilan sangat dianjurkan bagi ibu hamil. Asam folat sintetis lebih mudah diserap tubuh daripada asam folat alami yang ditemukan dalam makanan. Jadi, mengonsumsi suplemen asam folat sangat dianjurkan, walaupun Anda sudah mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang.

Zat besi juga mengalami peningkatan pada masa kehamilan karena volume darah ibu bertambah. Zat besi ini berperan untuk mengantarkan oksigen untuk ibu dan bayi. Kekurangan zat besi saat hamil dapat menyebabkan ibu menderita anemia defisiensi besi, di mana dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur, bayi lahir dengan berat badan rendah, dan kematian bayi.

Kalsium juga dibutuhkan untuk membantu mencegah ibu kehilangan kepadatan tulangnya karena bayi menggunakan kalsium pada tubuh ibu untuk pertumbuhan tulangnya. Selain untuk pertumbuhan tulang, kalsium juga dibutuhkan untuk pertumbuhan gigi, kesehatan otot dan saraf (termasuk pada jantung).

Apakah semua ibu hamil membutuhkan vitamin prenatal?

Sebenarnya, tidak ada standar baku apa saja kandungan vitamin dan mineral yang harus ada dalam suplemen prenatal. Apa dan berapa yang harus Anda konsumsi tergantung dari kebutuhan Anda masing-masing karena kebutuhan zat gizi antar individu berbeda-beda. Oleh karena itu, pilihlah suplemen prenatal yang sesuai untuk Anda. Anda perlu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi suplemen prenatal. Dokter akan menyesuaikan kebutuhan suplemen Anda berdasarkan kebiasaan makan dan kondisi Anda untuk memenuhi kebutuhan Anda.

Biasanya, yang pasti ibu hamil butuhkan adalah suplemen asam folat dan zat besi, di mana Anda tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan tersebut jika hanya bergantung pada makanan yang Anda makan.

Namun, yang harus Anda ingat adalah vitamin prenatal hanya merupakan pelengkap dari diet Anda, bukan merupakan pengganti. Jadi, jika Anda hanya mengandalkan asupan zat gizi Anda dari suplemen, Anda tidak akan memenuhi 100% vitamin dan mineral yang Anda butuhkan.

Siapa yang sangat membutuhkan vitamin prenatal?

Sulit memang memenuhi semua kebutuhan zat gizi yang diperlukan ibu dan bayi, walaupun ibu hamil sudah memakan banyak makanan. Karena sebab itulah, ibu hamil membutuhkan vitamin prenatal. Banyak ibu hamil mendapatkan manfaat dari vitamin prenatal, terutama bagi yang sudah mengonsumsi vitamin prenatal sebelum dirinya hamil.

Vitamin prenatal ini terutama sangat penting untuk dikonsumsi ibu hamil yang mengalami keterbatasan diet, mempunyai masalah kesehatan, atau komplikasi saat kehamilan, seperti:

  • Ibu vegetarian atau vegan
  • Ibu yang mempunyai intoleransi laktosa atau intoleransi pada jenis makanan lain
  • Ibu yang merokok
  • Ibu yang mengalami penyakit berhubungan dengan darah
  • Ibu yang mempunyai gangguan makan
  • Ibu yang menderita penyakit kronis
  • Ibu yang pernah mengalami operasi lambung
  • Ibu yang mengalami kehamilan anak kembar

Berapa lama saya harus mengonsumsi vitamin prenatal?

Ini tergantung dari kebutuhan masing-masing individu. Jika Anda tidak mampu memenuhi kebutuhan zat gizi Anda dari makanan, mungkin akan lebih baik jika Anda mengonsumsi vitamin prenatal selama kehamilan. Bagi Anda yang ingin menyusui bayi, mungkin dokter Anda akan merekomendasikan untuk meneruskan konsumsi suplemen tersebut setelah bayi lahir.

Apa ada efek samping setelah mengonsumsi vitamin prenatal?

Banyak ibu hamil mengalami masalah pada sistem pencernaannya setelah mengonsumsi vitamin prenatal. Tapi, ini merupakan hal yang normal terjadi. Mengonsumsi suplemen prenatal yang mengandung lebih dari 30 mg zat besi dapat menyebabkan masalah pada saluran pencernaan.

Untuk menghindari hal ini, Anda dapat mencoba mengonsumsinya sebelum tidur atau bersamaan dengan makanan lain untuk membuatnya lebih mudah dicerna dan tidak membuat Anda ingin muntah.

Terlalu banyak zat besi juga dapat menyebabkan sembelit atau bisa juga diare (jarang terjadi). Untuk mencegah sembelit, Anda bisa minum lebih banyak air dan tambahkan serat (dari sayur dan buah) pada menu makan Anda.

BACA JUGA

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

    Puasa bukan menjadi alasan untuk membatasi ibu memberikan gizi yang tepat untuk janin.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Hari Raya, Ramadan 17/05/2020 . Waktu baca 4 menit

    4 Kondisi yang Mengharuskan Ibu Hamil Membatalkan Puasanya

    Ibu hamil boleh puasa. Meski begitu, meneruskan puasa bagi ibu hamil dengan kondisi-kondisi ini tak cuma membahayakan kesehatannya, tapi juga bayinya.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Hari Raya, Ramadan 14/05/2020 . Waktu baca 4 menit

    Berbagai Jenis Gangguan Makan yang Umum Dialami Ibu Hamil

    Gangguan makan yang dialami oleh ibu hamil tentu akan memberikan dampak yang berbahaya bagi keselamatan dan perkembangan janin.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 12/05/2020 . Waktu baca 5 menit

    Kulit Wajah Terlihat Kusam Saat Hamil, Apa Penyebabnya?

    Alih-alih mendapatkan pregnancy glow, sebagian orang malah merasa kulit wajah jadi lebih kusam saat hamil. Apa penyebabnya?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 11/05/2020 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    kista saat hamil di usia tua

    Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . Waktu baca 5 menit
    depresi pasca melahirkan ayah

    Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 14/06/2020 . Waktu baca 5 menit
    tanda istri hamil

    Hai Para Suami, Ini 15 Tanda Istri Anda Sedang Hamil

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 13/06/2020 . Waktu baca 6 menit
    hamil setelah keguguran

    Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran? Ini Hal yang Harus Diketahui!

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Dipublikasikan tanggal: 18/05/2020 . Waktu baca 7 menit