home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Yuk, Kenali Penyebab Rambut Uban, Plus 3 Nutrisi yang Dapat Mencegahnya

Yuk, Kenali Penyebab Rambut Uban, Plus 3 Nutrisi yang Dapat Mencegahnya

Rambut hitam yang sehat berkilau jadi idaman banyak orang. Namun, seiring pertambahan usia rambut pun akan berubah menjadi keabuan dan akhirnya memutih. Bahkan, kondisi ini bisa terjadi lebih cepat dari yang Anda duga. Sebenarnya, apa penyebab ubanan? Apakah rambut uban bisa dicegah lewat nutrisi makanan meski sudah lanjut usia? Yuk, simak ulasannya berikut ini.

Berbagai penyebab rambut ubanan, termasuk kekurangan nutrisi

Tubuh memiliki zat perwarna yang Anda kenal dengan sebutan pigmen. Nah, pigmen ini adalah pemberi warna rambut, mulai dari hitam, cokelat, pirang, hingga merah. Pigmen yang mewarnai rambut ini berasal dari melanin, hasil dari melanosit.

Ada dua jenis melanin pada rambut, yakni eumelanin yang memberi warna hitam atau cokelat dan pheomelanin yang memberi warna cokelat kemerahan. Selain empat warna tersebut, ada juga rambut yang berwarna abu-abu atau putih dan ini yang Anda kenal sebagai uban.

fakta rambut beruban

Ada beberapa penyebab kenapa rambut Anda menjadi ubanan, salah satunya kekurangan nutrisi. Lebih jelas, mari bahas satu per satu penyebabnya.

Usia bertambah tua

Seiring bertambahnya usia, sel pigmen di folikel rambut kita berangsur-angsur mati. Folikel rambut adalah lubang kecil di kepala yang menjadi tempat tumbuhnya rambut. Ketika ada lebih sedikit sel pigmen dalam folikel rambut, helai rambut itu tidak lagi mengandung melanin.

Kondisi ini membuat warna rambut jadi lebih transparan, seperti abu-abu, perak, atau putih saat tumbuh. Biasanya, rambut akan semakin kekurangan pigmen memasuki usia 35 tahun. Namun, beberapa orang bisa saja memiliki uban di usia yang lebih muda daripada seharusnya.

Masalah rambut pada lansia, selain beruban, juga umumnya rambut lansia rontok dan menipis.

Masalah kesehatan

Menurut Harvard Medical School, selain penuaan, rambut uban juga bisa muncul akibat tubuh kekurangan nutrisi, seperti kekurangan vitamin B12. Di samping itu, masalah kesehatan lain yang bisa memicu rambut menjadi memutih adalah:

  • Telogen effluvim, yakni kondisi rambut rontok akibat stres. Pada lansia, rambut yang rontok bergenerasi lebih cepat karena stres. Kondisi memungkinkan rambut yang tumbuh menjadi abu-abu.
  • Vitiligo merupakan kondisi yang menyebabkan melanosit hilang atau hancur. Kondisi ini mungkin terjadi karena sistem kekebalan keliru menyerang kulit kepala daripada infeksi.
  • Alopecia areata, yakni kebotakan akibat sistem imun yang menyerang folikel rambut sehingga sangat mungkin rambut yang tumbuh berwarna keabuan atau putih.
  • Mengalami stres berat juga memicu munculnya uban lebih cepat atau lebih banyak.
  • Tuberous sclerosis, yakni kondisi bawaan langka akibat tumor jinak di berbagai organ, seperti otak, jantung, ginjal, mata, paru-paru, hingga kulit kepala.
  • Neurofibromatosis adalah penyakit bawaan yang menyebabkan tumor tumbuh di sepanjang saraf, tulang, dan kulit yang tidak normal.
  • Penyakit tiroid yang menandakan gangguan pada kelenjar penghasil tiroid dan bisa memicu uban pada rambut.

Nutrisi makanan yang dapat mencegah uban pada rambut

manfaat vitamin b12

Nutrisi makanan erat kaitannya dengan munculnya rambut ubanan. Oleh karena itu, untuk mencegah rambut putih ini, Anda perlu mencukupi nutrisi tertentu, seperti:

1. Vitamin B12

Vitamin B12 membantu menjaga kerja sistem saraf agar tetap normal, berperan dalam pembentukan informasi genetik (RNA dan DNA), dan memproduksi sel darah merah bersama dengan asam folat atau vitamin B9. Saat tubuh kekurangan vitamin ini dalam jumlah besar, maka anemia pernisiosa bisa terjadi.

Seiring bertambahnya umur, kemampuan tubuh untuk menyerap vitamin B12 dari makanan akan menurun, sehingga risiko kekurangan vitamin ini jadi makin besar. Apalagi jika sudah berusia 50 tahun ke atas.

Selain membentuk sel darah, nutrisi juga berpotensi untuk menjaga kesehatan rambut, yaitu mencegah uban. Anda dapat dengan mudah memperoleh vitamin ini dari telur, organ dalam ayam, dan sapi (hati atau ginjal), atau kerang.

2. Vitamin B9

Vitamin B9 membantu vitamin B12 untuk memproduksi DNA dan RNA yang dibutuhkan dalam membentuk sel darah merah. Selain itu, vitamin yang Anda kenal sebagai folat ini juga menjaga kesehatan rambut, seperti mencegah kerontokan dan merangsang produksi metionin, yaitu asam lemak yang penting untuk menjaga warna rambut.

Kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan ubanan dini. Jadi, Anda dapat mencegah rambut uban dengan mencukupi nutrisi vitamin B9, dari bayam, buncis, berbagai jenis kacang, asparagus, nasi putih, sereal, dan pasta.

3. Tembaga dan zat besi

Kadar tembaga dan zat besi yang rendah pada tubuh bisa mempercepat terjadinya penuaan. Hal ini memungkinkan seseorang memiliki uban lebih ceoat daripada usia seharusnya.

Tubuh memerlukan tembaga untuk membantu kinerja berbagai enzim dalam tubuh. Sementara zat besi berperan penting dalam pembentukan sel darah merah. Jika Anda kekurangan dua mineral penting ini, risiko rambut beruban akan lebih besar anda alami.

Anda bisa mendapatkan tembaga pada hati ayam atau sapi, tiram, kerang, kacang mete, kacang hazelnut, almond, dan lentil. Sementara zat besi paling banyak terdapat pada daging sapi, bayam, dan lentil.

Mencegah rambut uban selain dengan nutrisi makanan

obat berhenti merokok

Jika nutrisi dari makanan sudah tercukupi, Anda juga perlu melakukan hal lain untuk mencegah uban pada rambut, contohnya mampu mengendalikan stres. Stres dapat memicu kerontokan yang mungkin menyebabkan pigmen pada rambut tidak berfungsi dengan tepat.

Anda bisa mengelola stres dengan banyak cara, seperti meditasi dan menerapkan teknik pernapasan untuk menenangkan pikiran, melakukan hal yang Anda sukai, atau bila perlu lakukan konsultasi ke psikolog.

Di samping itu, Anda juga harus berhenti merokok untuk mencegah rambut ubanan. Pasalnya, zat kimia rokok bisa memicu stres oksidatif yang menyebabkan kerusakan sel penghasil melanin, yaitu melanosit. Berhenti merokok tidak hanya mencegah uban, tapi membantu seseorang lansia terhindari dari penyakit kronis.

Cobalah untuk mengurangi jumlah rokok yang Anda isap secara perlahan dan imbangi dengan olahraga untuk membantu meredakan gejala penarikan nikotin. Selain itu, pilihan jenis olahraga untuk lansia mungkin perlu rekomendasi dokter agar lebih aman.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Kumar, A. B., Shamim, H., & Nagaraju, U. (2018). Premature Graying of Hair: Review with UpdatesInternational journal of trichology10(5), 198–203. https://doi.org/10.4103/ijt.ijt_47_18 [Accesssed on February 3rd, 2021]

Daulatabad, D., Singal, A., Grover, C., & Chhillar, N. (2017). Prospective Analytical Controlled Study Evaluating Serum Biotin, Vitamin B12, and Folic Acid in Patients with Premature CanitiesInternational journal of trichology9(1), 19–24. https://doi.org/10.4103/ijt.ijt_79_16 [Accesssed on February 3rd, 2021]

Shmerling, R. H. (2020, June 23). Why does hair turn gray? Harvard Health Blog. https://www.health.harvard.edu/blog/hair-turn-gray-2017091812226 [Accesssed on February 3rd, 2021]

Vitamin B12. (2020, September 6). Office of Dietary Supplements (ODS). https://ods.od.nih.gov/factsheets/VitaminB12-Consumer/ [Accesssed on February 3rd, 2021]

Guo, E. L., & Katta, R. (2017). Diet and hair loss: effects of nutrient deficiency and supplement useDermatology practical & conceptual7(1), 1–10. https://doi.org/10.5826/dpc.0701a01 [Accesssed on February 3rd, 2021]

Arruda, L., Arruda, S., Campos, N., de Valencia, F., & Siqueira, E. (2013). Dietary Iron Concentration May Influence Aging Process by Altering Oxidative Stress in Tissues of Adult Rats. Plos ONE8(4), e61058. doi: 10.1371/journal.pone.0061058 [Accesssed on February 3rd, 2021]

Mahmood, L. (2014).The metabolic processes of folic acid and Vitamin B12 deficiencyJournal Of Health Research And Reviews1(1), 5. doi: 10.4103/2394-2010.143318 [Accesssed on February 3rd, 2021]

Hemoglobin and functions of iron. ucsfhealth.org. https://www.ucsfhealth.org/education/hemoglobin-and-functions-of-iron [Accesssed on February 3rd, 2021]

Copper. (2020, January 1). Linus Pauling Institute. https://lpi.oregonstate.edu/mic/minerals/copper [Accesssed on February 3rd, 2021]

Folate. (2020, June 3). Office of Dietary Supplements (ODS). https://ods.od.nih.gov/factsheets/Folate-HealthProfessional/ [Accesssed on February 3rd, 2021]

Zayed, A., Shahait, A., Ayoub, M., & Yousef, A. (2013). Smokers′ hair: Does smoking cause premature hair graying?Indian Dermatology Online Journal4(2), 90. doi: 10.4103/2229-5178.110586 [Accesssed on February 3rd, 2021]

 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Aprinda Puji Diperbarui 29/03/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Tania Savitri
x