Radang Gusi Saat Hamil Tidak Diobati, Benarkah Meningkatkan Risiko BBLR?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 19/01/2020 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Menurut Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), kurangnya kesadaran untuk menjaga kebersihan gigi dan mulut membuat para ibu hamil mudah mengalami perubahan pada gusi. Hal ini dapat berujung pada terjadinya radang gusi (gingivitis) saat hamil. Masalah gigi apa pun, termasuk radang gusi, tentu harus diobati sesegera mungkin. Lantas, benarkah radang gusi yang tidak kunjung diobati selama masa kehamilan berisiko menyebabkan berat bayi lahir rendah (BBLR)?

Kenapa ibu hamil rentan mengalami radang gusi?

sariawan setelah cabut gigi

Radang gusi alias gingivitis saat hamil, biasanya muncul di gusi bagian depan mulut. Anda akan menyadari adanya radang gusi karena mulai terlihat di bulan kedua kehamilan atau trimester pertama. Kondisi ini bisa terus bertahan hingga sekitar bulan ke-8 atau trimester akhir kehamilan.

Penting untuk mengetahui penyebab radang gusi saat hamil, yang disinyalir berisiko menyebabkan BBLR. Radang gusi selama kehamilan disebabkan oleh peningkatan kadar hormon progesteron di dalam tubuh ibu.

Dibandingkan kadar normal, jumlah hormon progesteron saat hamil dapat meningkat hingga 10 kali lipat lebih tinggi. Peningkatan hormon ini dibarengi dengan peningkatan pertumbuhan bakteri yang menjadi penyebab radang gusi.

Bakteri dalam jumlah yang cukup banyak tersebut kemudian membentuk plak pada gusi. Alhasi, Anda pun mengalami radang gusi atau gingivitis saat hamil.

Bukan itu saja, peradangan yang terjadi pada gusi selama masa kehamilan ini juga bisa dikarenakan kekebalan tubuh yang berubah. Penurunan tingkat kekebalan tubuh dapat menimbulkan reaksi yang berbeda, sehingga kekuatan tubuh cenderung melemah dalam melawan bakteri penyebab radang pada gusi.

Mudah saja untuk mengetahui apakah Anda mengalami radang gusi saat hamil atau tidak. Kondisi ini biasanya ditandai dengan hadirnya darah saat Anda sedang menggosok gigi.

Selain itu, masih ada ciri lain dari radang gusi yang bisa Anda perhatikan. Mulai dari terjadinya pembengkakan pada gusi, gusi berwarna kemerahan, hingga timbulnya bau mulut yang tidak sedap. Berawal dari hal ini, ternyata radang gusi disebut-sebut dapat menyebabkan berat bayi lahir rendah (BBLR).

Benarkah radang gusi saat hamil berisiko menyebabkan BBLR?

proses kehamilan

Meski tampaknya tidak memiliki sangkut paut yang jelas, tapi Anda berpeluang untuk melahirkan bayi dengan berat lahir rendah (BBLR) bila mengalami radang gusi selama kehamilan. Bahkan bukan berisiko menyebabkan BBLR saja, radang gusi atau gingivitis juga dapat meningkatkan kemungkinan kelahiran prematur.

Hal ini diduga karena bakteri yang menjadi penyebab radang gusi saat hamil dapat masuk ke dalam aliran darah, dan kemudian berjalan ke area tempat di mana janin berada. Inilah yang kemudian meningkatkan risiko persalinan prematur serta berat bayi lahir rendah (BBLR).

Mendukung hal tersebut, sebuah penelitian yang dimuat dalam The Pan African Medical Journal, juga menemukan hasil yang sama. Penelitian tersebut mendapatkan ada hubungan antara penyakit periodontitis dengan risiko berat bayi lahir rendah dan kelahiran prematur.

Periodontitis adalah penyakit gusi karena adanya penumpukan plak, yang akhirnya berujung pada kerusakan dan peradangan gusi. Penelitian dari jurnal Mediators of Inflammation, juga menyebutkan bahwa ada hubungan antara terjadinya radang gusi dengan kehamilan.

Dalam penelitian ini, perubahan kadar hormon estrogen dan progesteron saat hamil berpengaruh terhadap pertumbuhan bakteri penyebab peradangan pada gusi. Hanya saja, kedua penelitian tersebut belum dapat menjelaskan mekanisme mengapa radang gusi bisa menyebabkan BBLR.

Masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk menjelaskan peningkatakan risiko BBLR akibat dari peradangan gusi atau gingivitis.

Pentingnya mencegah radang gusi saat hamil

lama menggosok gigi

Anda bisa mencegah kemungkinan terjadinya radang gusi yang berisiko menyebabkan BBLR dengan rutin menyikat gigi dua kali sehari. Agar lebih optimal, coba gunakan pasta yang mengandung fluoride guna memberikan perlindungan yang lebih ekstra.

Selain itu, menggunakan sikat gigi dengan bulu yang lembut juga membantu melindungi gusi dan mencegah terjadinya iritasi. Jangan lupa, Anda tetap perlu rutin memeriksakan kesehatan gigi selama hamil ke dokter gigi.

Pasalnya, kesehatan gigi memiliki andil yang cukup besar pada kesehatan tubuh Anda secara keseluruhan, termasuk untuk tumbuh kembang janin di dalam kandungan. Sedangkan apabila Anda terlanjut menemukan adanya gejala radang gusi atau gingivitis saat hamil, jangan tunda untuk cepat memeriksakannya ke dokter gigi.

Dokter gigi akan memberikan Anda pengobatan sekaligus saran perawatan guna mencegah risiko buruk dari radang gusi di masa kehamilan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Beragam Cara Paling Jitu untuk Menghilangkan Karang Gigi

Karang gigi tak boleh disepelekan karena sebabkan berbagai masalah mulut. Ada banyak cara mudah menghilangkan dan membersihkan karang gigi membandel.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 08/08/2019 . 12 menit baca

Daftar Rekomendasi Obat Sakit Gusi, dari Resep Dokter Hingga Bahan Alami

Sakit gusi tak boleh diremehkan karena bisa jadi sumber infeksi. Untungnya, ada banyak pilihan obat untuk membantu meredakan sakit gusi. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 29/07/2019 . 6 menit baca

Gusi Bengkak

%%title%% adalah masalah mulut yang umum. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, cara mengobati dan mencegah %%title%% di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 22/07/2019 . 1 menit baca

Karang Gigi

%%title%% adalah plak yang mengeras di gigi. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, pengobatan dan cara pencegahan %%title%% di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 11/07/2019 . 1 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

penyebab gusi turun

Kenali 5 Kondisi yang Paling Sering Menyebabkan Gusi Turun

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 06/01/2020 . 4 menit baca
penyakit gigi

5 Penyakit yang Mengintai Kesehatan Tubuh Jika Anda Malas Sikat Gigi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 14/12/2019 . 4 menit baca
wanita sering masalah gigi

Wanita Lebih Sering Terkena Masalah Gigi Dibandingkan Pria, Ini Sebabnya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 18/09/2019 . 3 menit baca
penyebab gigi berlubang

9 Penyebab Gigi Berlubang yang Sering Dianggap Remeh

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 12/08/2019 . 8 menit baca