Kapan Saya Bisa Mulai Cek Kehamilan Dengan Test Pack?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

“Saya sedang hamil atau tidak, sih?”

Banyak dari Anda tidak sadar jika Anda sedang hamil, terutama di minggu-minggu pertama kehamilan. Tiba-tiba setelah diperiksakan ke dokter, kehamilan Anda sudah berusia 2 bulan, 3 bulan, atau bahkan 4 bulan. Rasanya terkejut campur senang setelah mengetahui hal itu. Mengapa baru ketahuan sekarang? Sebenarnya mulai usia kehamilan berapa Anda dapat mengetahui kalau diri Anda sedang hamil?

Kapan test pack bisa mulai mendeteksi kehamilan?

Anda akan hamil jika sel telur yang Anda keluarkan dibuahi oleh sperma dari pasangan Anda. Hal ini tidak dapat diketahui secara langsung karena kehamilan hanya dapat diketahui setelah Anda mulai melepaskan hormon human chorionic gonadotropin (HCG). HCG akan dikeluarkan setelah sel telur yang telah dibuahi sperma menempel pada dinding rahim, dan pada saat inilah kehamilan dapat dideteksi oleh alat tes kehamilan.

Untuk mengetahui Anda sudah hamil atau belum, Anda dapat menggunakan alat tes kehamilan untuk memeriksanya. Berapa lama Anda dapat mengetahui bahwa diri Anda hamil tergantung dari alat tes kehamilan yang Anda gunakan. Semua alat tes kehamilan mengukur jumlah hormon HCG untuk menunjukkan Anda hamil atau tidak. Beberapa alat tes kehamilan lebih sensitif daripada yang lain. Semakin sensitif alat tes kehamilan, maka semakin mampu alat tersebut untuk mendeteksi kadar hormon HCG yang masih rendah di awal kehamilan, mungkin dua hari setelah sel telur Anda dibuahi.

Cara memilih test pack yang paling sensitif

Tingkat sensitivitas alat tes kehamilan ini dapat Anda lihat pada kemasan, dengan satuan ukuran mIU/ml (mili-International Unit per mililiter). Pada umumnya, sensitivitas alat tes kehamilan berkisar antara 10 mIU/ml sampai 40 mIU/ml. Semakin rendah angkanya, semakin sensitif alat tes kehamilan tersebut, sehingga semakin dini kehamilan dapat terdeteksi.

Apa saja jenis alat tes kehamilan?

Terdapat dua jenis alat tes kehamilan, yaitu yang menggunakan urin dan yang menggunakan darah. Keduanya mengukur kadar hormon HCG untuk dapat mendeteksi kehamilan.

Tes dengan urin (test pack)

Tes yang menggunakan alat yang dikenal dengan nama test pack ini dapat dilakukan di rumah dengan mudah. Anda hanya mengumpulkan urin Anda, dan test pack akan menunjukkan tanda, seperti perubahan warna, perubahan garis, atau simbol plus-minus yang menandakan Anda hamil atau tidak.

Anda dapat melakukan tes ini saat hari pertama atau hari ke-10 Anda terlambat haid. Terlalu dini melakukan tes ini dapat menunjukkan hasil yang negatif, walaupun sebenarnya Anda sedang hamil. Untuk hasil yang lebih tepat, disarankan untuk memeriksa beberapa hari setelah Anda merasa telat datang bulan.

Tes dengan urin memiliki tingkat akurasi 97% ketika dilakukan dengan benar. Jika dilakukan tidak benar atau terlalu dini, hasilnya tidak akan akurat. Jika tes menunjukkan hasil negatif tetapi Anda mengalami tanda-tanda kehamilan, seperti telat datang bulan, mual, dan kelelahan, tunggu seminggu untuk melakukan tes ini lagi atau Anda dapat melakukan tes lainnya atau kunjungi dokter Anda.

Tes dengan darah

Anda harus mengunjungi dokter Anda untuk melakukan tes ini. Tes ini lebih efektif dan dapat dilakukan lebih dini daripada tes urin karena Anda dapat melakukan tes darah 6 sampai 8 hari setelah ovulasi dimana pembuahan mungkin terjadi saat Anda terakhir kali berhubungan seksual, tetapi hasilnya memakan waktu yang lebih lama karena tes darah harus diuji dalam laboratorium. Terdapat dua jenis tes darah, yaitu kuantitatif HCG dan kualitatif HCG.

Cara kerja dari tes darah kuantitatif adalah dengan mengukur jumlah hormon HCG dalam darah, sedangkan tes darah kualitatif dengan melihat ada atau tidaknya hormon HCG dalam darah. Pada umumnya, jika Anda sedang hamil, hasil tes positif akan ditunjukkan dalam waktu 3-4 hari setelah sel telur yang telah dibuahi sperma menempel pada dinding rahim atau 9-10 hari setelah Anda melakukan hubungan seksual di mana terjadi pembuahan (sel sperma membuahi sel telur).

Apa saja faktor yang mempengaruhi hasil tes?

  • Kapan sel telur menempel pada dinding rahim. Ketika sel telur yang telah dibuahi sperma menempel pada dinding rahim, hormon HCG akan mulai dilepaskan dan jumlahnya terus bertambah. Anda dapat melakukan tes kehamilan dan mendapatkan hasil positif pada saat ini. Namun, tes kehamilan yang terlalu dini dapat menghasilkan tes negatif karena membutuhkan waktu sekitar seminggu bagi sel telur untuk menempel pada dinding rahim dan melepaskan hormon HCG.
  • Berapa banyak Anda minum. Kadar hormon HCG dalam urin tergantung dari seberapa banyak Anda minum. Jika Anda terlalu banyak minum, bukan tidak mungkin kadar hormon HCG dalam urin Anda sedikit karena urin terlalu encer sehingga menunjukkan hasil tes negatif. Urin yang lebih pekat biasanya menunjukkan hasil tes yang positif.
  • Kadar hormon HCG dalam darah. Kadar hormon HCG dalam darah mungkin memiliki tingkat yang bervariasi antar individu sehingga mempengaruhi keakuratan hasil tes kehamilan. Hasil tes yang positif mungkin memerlukan waktu yang lebih lama jika Anda memiliki kadar hormon HCG yang rendah dalam darah.
  • Sensitivitas tes urin. Alat tes kehamilan yang menggunakan urin memiliki tingkat sensitivitas yang berbeda-beda yang menunjukkan seberapa cepat alat tes tersebut dapat mendeteksi keberadaan hormon HCG dalam urin. Sebaiknya Anda membaca tingkat sensitivitas dan petunjuk dalam kemasan sebelum melakukan tes agar Anda tidak salah.

BACA JUGA:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca