Memutarkan Musik Pada Bayi Dalam Kandungan Tidak Membuatnya Lebih Pintar

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Kita sering mendengar bahwa memperdengarkan musik kepada bayi dalam kandungan bisa meningkatkan IQ bayi dan membuatnya lebih cerdas saat tumbuh nanti. Apakah ini benar?

Sayangnya, sampai saat ini tidak ada penelitian yang mendukung anggapan tersebut, seperti dikutip dari BabyCenter.

Ya benar, memperdengarkan musik kepada bayi dalam kandungan tidak akan membuatnya jadi lebih pintar dibandingkan anak-anak lain. Anda mungkin sering mendengar bahwa musik bisa membuat anak pintar matematika, tapi Gordon Shaw, peneliti neuroscience dari University of California di Irvine, mengatakan bahwa studi yang ada hanya fokus pada anak yang lebih besar, bukan pada bayi atau yang masih dalam kandungan.

Shaw juga menjelaskan, sebagai contoh, anak yang les piano dapat mengalami peningkatan kemampuan spasialnya (kemampuan untuk memahami ruang tiga dimensi), tapi para peneliti hanya menguji anak-anak berusia 3-4 tahun.

Penelitian tentang pengaruh musik terhadap bayi dalam kandungan bahkan juga menguji pengaruh musik klasik, yang ternyata tidak ada efeknya sama sekali terhadap kepintaran bayi setelah ia lahir. 

Selain itu, memperdengarkan musik kepada bayi dalam kandungan dengan volume yang tinggi atau dengan menempelkan speaker ke perut ibu justru berbahaya, seperti yang dilaporkan DailyMail. Para peneliti menyarankan agar para ibu mendengarkan musik dalam volume normal saja, atau bisa juga sambil menyanyi dan mengelus-elus perut

Lalu apa manfaat musik bagi bayi dalam kandungan?

Banyak ahli percaya bahwa bayi akan mengenali musik yang orangtua mereka perdengarkan ketika masih dalam kandungan, dan bahkan akan bangun atau tidur ketika mereka mendengarkan lagu yang familiar. Janet DiPietro, psikolog yang mempelajari perkembangan janin dari Johns Hopkins University, mengatakan bahwa kesimpulan tersebut murni sebuah anekdot dan tidak berdasarkan penelitian nyata.

Berlawanan dengan Janet, ahli saraf Eino Partanen mengatakan, jika seorang ibu bernyanyi atau bersenandung melodi tertentu saat sedang hamil, sepertinya bayinya akan mengenali lagu-lagu tersebut.

“Jadi, bernyanyi atau berdendang melodi tersebut bisa berguna jika Anda mencoba untuk menenangkan bayi apabila ia menangis,” tutur Eino.

Para ahli lainnya mengatakan, ketika Anda memperdengarkan musik kepadanya saat masih dalam kandungan, janin akan bernapas selama lagu diputar. Dokter kandungan dari California, Rene Van de Carr, mengatakan ia melakukan observasi terhadap janin berusia 33 minggu dan bayi ini bernapas ketika mendengarkan beat dari Beethoven’s Fifth Symphony. Ia juga mengatakan, karena janin mengikuti ritme simfoni lagu tersebut, jelas bahwa janin belajar sesuatu tentang ritme dan menikmatinya.

Bukti paling nyata dipaparkan oleh Linda Geddes, penulis buku kehamilan Bumpology.

“Sampai saat ini tidak ada bukti yang baik bahwa memainkan musik ke perut akan meningkatkan perkembangan otak bayi Anda. Namun, peneliti menyarankan bahwa bayi yang belum lahir bisa belajar untuk memahami bahwa ibu mereka merasa rileks dengan mendengarkan beberapa lagu,” ujarnya.

BACA JUGA:

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Cara Menggugurkan Kandungan Ketika Kehamilan Bermasalah

Aborsi boleh saja dilakukan apabila ada indikasi medis. Apa saja pilihan cara menggugurkan kandungan yang aman? Simak selengkapnya di halaman ini. 

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 15 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Pertumbuhan Berat Badan Janin dalam Kandungan di Setiap Trimester Kehamilan

Membesarnya perut ibu saat hamil menandakan janin berkembang dengan baik. Idealnya, berapa berat badan normal janin sejak awal hingga akhir kehamilan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 13 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit

Perkembangan Janin di Usia Kehamilan 10 Minggu

Kini usia kehamilan Anda sudah memasuki usia 10 minggu. Bagaimana perkembangan janin 10 minggu kehamilan? Cari tahu semua informasinya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Trimester 1, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 1 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Tips Memilih Dokter Kandungan yang Bagus

Sedang merencanakan kehamilan atau baru mendapat kabar gembira kehamilan? Berikut tips dan pertimbangan dalam memilih dokter kandungan yang bagus.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Program Hamil, Kesuburan, Kehamilan 31 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

hipospadia

Hipospadia

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
obat flu ibu hamil

Obat Flu untuk Ibu Hamil, Mulai dari Obat Medis Sampai Alami

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
garis hitam di perut linea nigra

Kenali Linea Nigra, Garis Hitam “Khas” di Perut Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
pertumbuhan bayi

Tahapan Pertumbuhan Bayi yang Ideal di Usia 0-11 Bulan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 15 menit