Janin Berhenti Bergerak, Apakah Harus Periksa ke Dokter?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 6 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Merasakan tendangan pertama janin pasti sangat membahagiakan. Walaupun sedikit sakit, tapi merasakan tendangan bayi menunjukkan bahwa bayi dalam kondisi sehat dan aktif saat berada dalam kandungan. Namun, bagaimana jika janin berhenti bergerak di dalam kandungan? Apa yang harus dilakukan?

Apa yang harus dilakukan jika janin berhenti bergerak?

Sebelum memutuskan apa yang harus dilakukan saat janin berhenti bergerak, sebaiknya ketahui dulu penyebab janin berhenti bergerak. Ada banyak penyebabnya, mulai dari hal yang normal sampai yang serius.

Sebenarnya, apabila janin berhenti bergerak dalam waktu yang sebentar, Anda tidak perlu khawatir. Hal ini bisa saja terjadi karena janin sedang tidur, biasanya selama 20-40 menit atau bahkan sampai 90 menit. Saat janin sudah bangun, ia mungkin akan aktif menendang perut Anda lagi.

Namun, jika Anda khawatir karena janin sudah cukup lama tidak bergerak, Anda mungkin bisa beristirahat sebentar. Berbaringlah di sisi kiri Anda dan kemudian minum atau makanlah sesuatu yang manis. Gula yang masuk ke dalam tubuh Anda bisa menjadi energi bagi janin untuk bergerak aktif kembali. Anda juga bisa menepuk perut Anda dengan lembut untuk merangsang bayi agar bergerak lagi.

Anda harus tenang, dan mulailah untuk menghitung pergerakan bayi. Jika tendangan bayi yang Anda rasakan kurang dari 10 kali dalam 2 jam, sebaiknya segera periksakan ke dokter. Dokter mungkin akan melakukan USG untuk melihat pergerakan bayi dan juga merekam detak jantung bayi.

Berapa kali tendangan bayi yang normal?

Anda mungkin akan merasakan tendangan pertama bayi pada usia kehamilan sekitar 18 minggu. Tentu, bahagia sekali rasanya saat merasakan tendangan pertama bayi ini. Namun, seiring dengan usia kehamilan yang bertambah, pergerakan bayi Anda dalam kandungan mungkin akan lebih sering sehingga kadang membuat Anda kurang nyaman.

Saat janin sudah bertambah besar dan kuat (sekitar usia kehamilan 20-24 minggu), kulit perut Anda akan meregang, sehingga Anda mungkin akan lebih mudah merasakan pergerakan bayi. Melalui tendangan dari kakinya ke perut Anda atau dengan sikutan dari tangannya ke perut Anda. Ya, pasti banyak sekali hal yang dilakukan bayi di dalam sana.

Bayi cenderung lebih banyak bergerak pada waktu-waktu tertentu, misalnya saat Anda tidur. Pergerakan bayi ini bisa berubah saat mereka tumbuh dan berkembang. Pada trimester ketiga kehamilan, bayi akan bergerak lebih sering, setidaknya 16-45 gerakan per jam, seperti dikutip dari laman Pregnancy Birth & Baby.

Pergerakan yang dihasilkan janin ini akan berbeda-beda tiap janin. Ada janin yang memang aktif sekali dalam kandungan dan ada juga yang kurang aktif tapi masih normal (setidaknya menghasilkan 10 kali gerakan dalam 2 jam). Untuk bisa menghitung pergerakan janin dengan baik, Anda sebaiknya sambil berbaring. Ini supaya Anda bisa benar-benar fokus merasakan gerakan janin.

Penting bagi Anda untuk mengenali kebiasaan pergerakan janin Anda sendiri. Jadi, jika ada perubahan pergerakan bayi atau bayi berhenti bergerak, Anda bisa langsung merasakannya dan jika ada yang aneh, Anda harus langsung memeriksakannya ke dokter.

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bisakah Mencegah Autisme Sejak Anak dalam Kandungan?

Tentu kita tidak ingin memiliki anak autisme. Sebisa mungkin, kita ingin mencegahnya, bahkan sejak hamil. Apakah bisa mencegah autisme anak sedari hamil?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 18 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Tanda-Tanda Keguguran yang Perlu Diketahui Ibu Hamil

Keguguran rentan menyerang kehamilan di usia muda atau trimester pertama. Berikut tanda-tanda keguguran yang perlu diwaspadai.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Masalah Kehamilan, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 17 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Pilihan Obat Sembelit yang Aman Diminum Ibu Hamil

Obat sembelit cukup ampuh mengatasi susah BAB. Apa saja obat pencahar yang aman diminum ibu hamil untuk mengatasi sembelit?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Masalah Kehamilan, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 15 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

10 Penyebab Kaki Bengkak dan Cara Mengatasinya

Ada banyak penyebab kaki bengkak, mulai dari cedera, lama berdiri, kehamilan, dan banyak lagi. Bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kesehatan, Gejala dan Kondisi Umum 10 Februari 2021 . Waktu baca 11 menit

Direkomendasikan untuk Anda

fungsi hormon fsh dan lh

Memahami Fungsi Hormon FSH dan LH pada Sistem Reproduksi

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
pergerakan janin

Kapan Bisa Mulai Mendengar Detak Jantung Janin Dalam Kandungan?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
vitamin E untuk kesuburan

Vitamin E untuk Kesuburan, Benarkah Bisa Bikin Cepat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
proses terjadinya kehamilan atau pembuahan

Proses Terjadinya Kehamilan: Dari Hubungan Intim Hingga Jadi Janin

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit