Sedang Hamil, Mendadak Hamil Lagi. Kenali Superfetasi, Fenomena Kehamilan Langka

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 24 November 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Sepasang suami istri dari Arkansas, Amerika Serikat, mengalami hal yang awalnya dianggap mustahil namun ternyata bisa juga terjadi. Sang istri tengah mengandung janin berusia dua setengah minggu ketika dokter menyadari bahwa di rahimnya ada satu janin lagi yang baru saja terbentuk. Ya, wanita ini ternyata mengandung dua janin yang beda usia!

Fenomena yang sangat langka ini rupanya pernah tercatat sejarah juga pada tahun 2015. Pasangan dari Australia tengah mengandung janin berusia sepuluh hari ketika dokter menemukan janin baru lainnya. Hamil dua janin yang beda usia ini dikenal dengan istilah superfetasi.

Apa itu superfetasi?

Superfetasi adalah kejadian langka di mana sebuah janin terbentuk dalam rahim wanita yang tengah mengandung janin lain dari pembuahan yang lebih dulu. Maka, ia akan mengandung dua janin yang beda usia.

Akan tetapi, kedua janin yang dikandung bukan bayi kembar. Pada kasus kehamilan kembar, sel telur yang sudah dibuahi oleh sel sperma akan membelah dan menjadi dua janin terpisah. Atau dua sel telur yang berbeda akan dibuahi oleh dua sel sperma di saat yang bersamaan. Umur kedua bayi kembar sudah pasti sama karena berasal dari siklus menstruasi yang sama.

Sedangkan pada kasus superfetasi, kedua janin berasal dari sel telur dan pembuahan yang berbeda. Umur kedua janin tersebut pun tentu berbeda. Biasanya usia janin terpaut beberapa hari atau beberapa minggu.

Kasus superfetasi cukup sering terjadi pada spesies lain seperti tikus, kelinci, kuda, dan domba. Namun, pada manusia kasus superfetasi yang pernah tercatat dan terbukti secara medis berjumlah kurang dari sepuluh. Superfetasi pertama kali diketahui pada tahun 1960.

Bagaimana superfetasi bisa terjadi?

Kehamilan janin yang beda usia tadinya dianggap sebagai hal yang mustahil. Setelah pembuahan terjadi, hormon dalam tubuh seharusnya menghentikan proses ovulasi. Akibatnya, sel telur pun tidak akan dihasilkan sampai sembilan bulan ke depan.

Sementara itu, superfetasi terjadi ketika wanita yang tengah mengandung mengalami ovulasi. Ketika berovulasi, sel telur akan dilepaskan oleh indung telur. Jika pada masa pelepasan ini sel telur bertemu dengan sel sperma, akan terjadi pembuahan berikutnya.

Hingga saat ini, belum ada penelitian atau teori yang berhasil menjawab bagaimana seorang wanita bisa berovulasi ketika dirinya sedang hamil. Menurut dokter kandungan yang diwawancarai oleh situs kesehatan WebMD, dr. Jeffrey Kuller, fenomena superfetasi ini akan sangat jarang terjadi pada manusia. Belum tentu kejadian ini bisa terulang lagi. Para ilmuwan pun masih akan terus berusaha memecahkan misteri di balik fenomena langka ini.

Apa yang akan terjadi pada kedua janin yang beda usia tersebut?

Kedua janin akan tumbuh dalam rahim ibu layaknya bayi kembar. Namun, karena usianya berbeda maka perkembangannya tentu tidak sama persis. Tanggal kelahirannya juga berbeda, tergantung pada usia masing-masing janin.

Akan tetapi, dari seluruh kasus yang pernah tercatat, janin yang beda usia akhirnya akan dilahirkan pada saat yang bersamaan. Hal ini tidak jadi masalah karena biasanya beda usia bayi hanya terpaut beberapa minggu saja. Maka, bayi kedua bisa lahir dengan selamat dan sehat.  

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Manfaat Kesehatan yang Bisa Anda Dapat dari Buah Mangga

Kandungan mangga yang manis dan asam menyegarkan menjadikan buah musiman ini bintangnya rujak. Apa saja manfaat mangga untuk kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Fakta Gizi, Nutrisi 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

9 Bahaya yang Bisa Terjadi Jika Nekat Bikin Tato di Mata

Tertarik ingin mata Anda berwarna tidak hanya warna putih saja? Tato mata bisa jadi jawabannya. Sebelum lakukan, cari tahu dulu bahayanya di sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kesehatan Mata, Penyakit Mata 3 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

5 Langkah untuk Berhenti Merokok

Berhenti merokok memang bukan perkara mudah. Mulailah dengan 5 langkah berikut.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Berhenti Merokok, Hidup Sehat 3 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Apakah Produk Pembersih di Rumah Anda Sebabkan Masalah Pernapasan?

Kandungan dalam berbagai produk pembersih rumah bisa menimbulkan masalah kesehatan. Bagaimana cara memilih dan mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 3 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

gaya pengasuhan

Kenali Tanda dan Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
demam tanda hamil

Apakah Demam Dapat Berarti Salah Satu Tanda Kehamilan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Jessica Yulianti
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
mudah dihipnotis

Mengapa Sebagian Orang Mudah Dihipnotis, Sementara yang Lain Tidak?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
jenis kanker

Mengenal Angiosarkoma, Kanker yang Sering Menyerang Kulit Kepala dan Leher

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit