Benarkah Hamil Bikin Wanita Jadi Mudah Lupa?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 19/03/2020
Bagikan sekarang

Apakah Anda sedang hamil saat ini dan merasa sering melupakan sesuatu hal? Sebagian besar perempuan yang sedang hamil menyatakan bahwa mereka mudah lupa dan sering tidak ingat berbagai hal yang padahal baru terjadi sejak mulai hamil. Tapi, apakah ingatan yang melemah ini memang diakibatkan oleh kehamilan?

Momnesia, masalah kehamilan yang mempengaruhi kemampuan mengingat

Sering lupa ketika hamil biasanya disebut dengan ‘momnesia’. Sindrom ini tidaklah berbahaya dan wajar terjadi pada ibu hamil karena perubahan fungsi tubuh dan hormon yang terjadi selama kehamilan. Namun, jika kebiasaan sering lupa ini diiringi dengan gejala lain seperti susah berpikir dan berkonsentrasi, tidak semangat menjalani kegiatan sehari-hari, maka Anda baru boleh waspada. Mungkin saja Anda mengalami depresi yang berat dan hal ini dapat menimbulkan berbagai masalah kehamilan.

Sebuah penelitian yang dilakukan di Australia yang dipublikasikan di dalam The British Journal of Psychiatry menemukan bahwa terdapat perubahan bahkan penurunan kemampuan mengingat pada seorang ibu hamil. Studi lain juga pernah meneliti tentang kemampuan mengingat pada ibu hamil, dan dari hasilnya diketahui penurunan kemampuan mengingat hanya terjadi pada masa trimester ketiga. Setelah melahirkan kemampuan ibu kembali normal.

Beberapa penelitian lain juga menemukan hal yang sama, bahwa memang ada penurunan kemampuan mengingat serta kognitif pada ibu hamil, tetapi akan kembali normal setelah ia melahirkan.

BACA JUGA: Apakah Ibu yang Menyusui Bisa Hamil?

Apa yang menyebabkan ibu hamil menjadi pelupa?

Hal yang wajar dan normal jika seseorang yang sedang mengalami stres atau tertekan menjadi sangat pelupa. Dilansir dari wawancara yang dilakukan oleh WebMD, Janer Martin seorang ahli kesehatan saraf menyatakan bahwa jika seseorang tidur tidak cukup saja, bisa menurunkan kemampuan mengingatnya. Dalam kondisi hamil, perubahan hormon di dalam tubuh bisa menjadi alasan mengapa ibu hamil lebih sering lupa.

Ketika hamil, hormon progesteron serta estrogen ibu bertambah berkali-kali lipat, yaitu sekitar 15 hingga 40 kali. Kedua hormon ini berpengaruh terhadap semua sel saraf yang ada di otak. Ketika ibu hamil akan melahirkan, maka hormon oksitosin akan melonjak, membuat uterus berkontraksi serta merangsang tubuh untuk menghasilkan ASI. Hormon oksitosin ini juga mempengaruhi komunikasi sel-sel saraf di otak.

Sebagian besar penelitian juga menyimpulkan hal yang sama, yaitu sindrom momnesia terjadi akibat perubahan hormon di dalam tubuh yang kemudian mempengaruhi kerja sel saraf di otak. Sehingga, ketika hormon kembali normal, kondisi ini akan hilang dan kemampuan ibu akan kembali seperti semula. Oleh karena itu, jangan cemas dan khawatir, kondisi ini tidak berbahaya dan berisiko pada kesehatan.

BACA JUGA: Perdarahan Saat Hamil: Mana yang Normal, Mana yang Bahaya?

Apa gejala dari ‘momnesia’?

Jika seorang ibu hamil mengalami momnesia, maka mungkin dia akan merasa seperti sedang berjalan ke dalam ruangan, ingin mengambil atau melakukan sesuatu, tetapi tiba-tiba lupa apa yang harus dilakukan. Ia bahkan bisa bolak-balik 5-10 kali ke ruangan tersebut untuk mengingat apa yang harus dilakukan.

Beberapa ahli juga menyatakan bahwa fokus seorang ibu dalam merawat anak serta kehamilannya dapat membuat ia menjadi tidak fokus ke hal-hal lain, sehingga sering lupa akan sesuatu hal. Sehingga, kemampuan mengingat memori jangka pendeknya lemah.

Bagaimana cara mengatasi mudah lupa saat sedang hamil?

Sering lupa dan tidak fokus akan hal-hal detil di sekitar, terjadi akibat Anda sangat fokus menyiapkan kelahiran sang bayi. Sehingga, untuk mengatasi momnesia ini, Anda hanya perlu menyederhanakan hal-hal yang tadinya membuat Anda stress, tertekan, dan mengambil alih semua fokus Anda. Memang mempersiapkan kelahiran sang bayi itu penting, namun lakukanlah dengan santai dan tidak tertekan.

Berikut adalah hal yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi momnesia yang terjadi:

  • Menulis hal-hal detil atau penting di dalam catatan. Anda bisa mengatasi kebiasaan pelupa Anda dengan cara mencatat semua kebutuhan yang akan dibeli, rencana atau kegiatan yang akan dilakukan, atau berbagai hal lain yang perlu diingat.
  • Tidur dan istirahat dengan cukup. Kekurangan tidur bisa menyebabkan otak menjadi lelah dan tidak dapat bekerja dengan baik. Hal ini tentu saja mempengaruhi kemampuan mengingatnya. Oleh karena itu, dibutuhkan tidur yang cukup untuk mencegah Anda menjadi sering lupa.

BACA JUGA: Menyusui Bayi di Malam Hari Bisa Mencegah Kehamilan

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Kulit Wajah Terlihat Kusam Saat Hamil, Apa Penyebabnya?

    Alih-alih mendapatkan pregnancy glow, sebagian orang malah merasa kulit wajah jadi lebih kusam saat hamil. Apa penyebabnya?

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha

    Kapan Waktu Terbaik untuk Kontrol Kandungan Selama Pandemi COVID-19?

    Pemeriksaan kehamilan amatlah penting. Di sisi lain, pemeriksaan kehamilan selama pandemi COVID-19 membuat ibu rentan tertular. Apa yang harus ibu lakukan?

    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Coronavirus, COVID-19 29/04/2020

    6 Makanan Bergizi untuk Memperkuat Kandungan

    Selain sehat untuk ibu, berbagai makanan ini juga dapat memperkuat janin dalam kandungan agar masa kehamilan tetap lancar.

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha

    Aturan Menjalankan Puasa yang Aman Bagi Ibu Hamil

    Ibu hamil yang sehat diperbolehkan untuk menjalankan ibadah puasa, namun harus lebih diperhatikan nutrisinya. Bagaimana cara menjalankan puasa saat hamil?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Hari Raya, Ramadan 25/04/2020

    Direkomendasikan untuk Anda

    hamil setelah keguguran

    Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Dipublikasikan tanggal: 18/05/2020
    menu puasa untuk ibu hamil

    Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020
    puasa bagi ibu hamil

    4 Kondisi yang Mengharuskan Ibu Hamil Membatalkan Puasanya

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 14/05/2020
    gangguan makan ibu hamil

    Berbagai Jenis Gangguan Makan yang Umum Dialami Ibu Hamil

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Dipublikasikan tanggal: 12/05/2020