Melindungi Kehamilan dari Bahaya Toksoplasma (Bukan Cuma dari Kucing, Lho)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 03/01/2018 . 6 menit baca
Bagikan sekarang

Pernahkah Anda mendengar infeksi toksoplasmosis pada kehamilan? Hati-hati, infeksi tersebut sangat berbahaya bagi janin. Infeksi toksoplasma dapat menimbulkan kebutaan, gangguan saraf, gangguan jantung, bahkan dapat mengganggu perkembangan otak sang buah hati dalam kandungan. Karena itu, penting bagi Anda untuk melindungi kehamilan dari bahaya toksoplasma.

Toksoplasmosis merupakan suatu gangguan yang disebabkan oleh protozoa yang dikenal dengan sebutan toxoplasma gondii. Protozoa parasit ini memilki dua siklus hidup. Siklus hidup yang pertama yaitu pada saluran pencernaan kucing, sedangkan siklus yang kedua pada hewan yang terinfeksi dan manusia.

Apakah wanita hamil yang kena toksoplasmosis akan menunjukkan gejala?

Umumnya pada kebanyakan ibu yang terkena infeksi toksoplasmosis, tidak memiliki gejala apapun. Hanya sebagian kecil yang memiliki gejala seperti kelelahan, demam ringan, dan pembesaran pada kelenjar limfe.

Bagaimana cara penularan toksoplasma?

Toksoplasma ditularkan melalui tiga cara. Pertama yaitu melalui makanan yang belum dimasak sampai matang atau makanan mentah yang terkontaminasi toksoplasma. Kedua yaitu karena adanya paparan dengan kotoran hewan seperti kucing (hewan-hewan lain seperti kambing, domba, dan anjing juga dapat menjadi penyebar bila memakan makanan atau minuman yang mengandung tokosplama dari kotoran kucing). Yang terakhir yaitu penularan dari ibu hamil ke janin yang dikandungnya.

Tes yang perlu dilakukan sebelum dan saat hamil untuk mengecek toksoplasmosis

Terdapat beberapa tes yang dapat dilakukan untuk mengetahui toksoplasmosis, antara lain tes antibodi Ig M dan Ig G toksoplasma. Saat terjadi infeksi, Ig M akan dapat meingkat dalam waktu 5 hari hingga beberapa minggu, dan mencapai batas puncaknya pada waktu 1-2 bulan. Sedangkan antibodi IgG umumnya muncul lebih lambat dibandingkan IgM. IgG dapat muncul 1-2 minggu setelah infeksi dan mencapai batas puncaknya dalam waktu 12 minggu hingga 6 bulan sesudah infeksi akut. Hasil tes positif terhadap IgG dan negatif IgM, menunjukkan adanya proses infeksi yang telah lama terjadi.

Bila Anda sudah hamil, selain tes antibodi toksoplasmosis, Anda juga dapat melakukan tes yang dikenal dengan sebutan amniosentesis. Tes ini dilakukan dengan melihat apakah terdapat t. gondii pada cairan ketuban Anda. Namun, metode tes ini tidak dapat dilakukan bila usia kehamilan kurang dari 18 minggu atau kurang dari 4 minggu sesudah ibu dinyatakan mengalami toksoplasma, karena dapat menyebabkan hasil menjadi positif palsu.

tipes saat hamil

Bila hasil tes positif dan belum hamil, pengobatan apa yang dapat dilakukan?

Bila anda telah mengalami toksoplasmosis sebelum hamil, sebenarnya ketika Anda hamil janin akan terlindungi oleh imun tubuh Anda. Namun, bila Anda terinfeksi saat hamil atau baru saja terinfeksi beberapa saat sebelum hamil, Anda dapat menularkan infeksi ini kepada janin sehingga menimbulkan gangguan mata dan otak pada janin. Maka, menurut para ahli sebaiknya bila Anda terinfeksi toksoplasmosis, ada baiknya bila Anda menunda kehamilan selama 6 bulan sampai benar-benar sembuh.

Bila Anda terdiagnosis toksoplasmosis sebelum hamil, dokter mungkin menyarankan pengobatan toksoplasma berupa kombinasi antara obat pyrimethamine dan sulfadiazine dengan tambahan leucovorin untuk mencegah toksisitas hematologi akibat pyrimethamine.

Obat-obatan ini merupakan obat lini pertama. Bila Anda memiliki alergi terhadap obat yang mengandung sulfa, sulfadiazine dapat diganti dengan menggunakan klindamisin. Penggunaan azitromicin juga dapat digunakan sebagai salah satu obat kombinasi pada terapi, bila Anda megalami kontraindikasi pada obat pilihan lini pertama. Terapi pengobatan terhadap toksoplasmosis dapat dikonsumsi selama 6 minggu atau tergantung anjuran dokter masing-masing.

Bila sudah hamil dan ternyata kena toksoplasmosis, apa yang harus dilakukan?

Ada dua alternatif pengobatan untuk melawan bahaya toksoplasma. Pemilihan obat ditentukan oleh apakah janin telah terinfeksi atau tidak. Bila janin belum terinfeksi, dapat diberikan obat spiramycin. Obat ini bertujuan untuk mencegah penularan dari ibu ke janin melalui plasenta.

Namun, bila janin sudah terinfeksi, maka terdapat pilihan obat pyrimethamine dan sulfadiazine. Pyrimethamine merupakan antagonis dari asam folat. Namun, pilihan obat ini tidak dianjurkan pada usia kandungan 3 bulan pertama, karena dapat beracun bagi janin.

komplikasi kehamilan

Mencegah bahaya toksoplasma pada kehamilan

Guna melindungi kehamilan, ibu hamil, dan bayi dalam kandungan dari bahaya toksoplasma, pastikan Anda sudah melakukan langkah-langkah penting berikut ini.

  • Rutin skrining dan periksa ke dokter untuk memastikan tidak ada toksoplasmosis selama hamil.
  • Gunakan sarung tangan dan jagalah kebersihan tangan dan kuku, terutama bila harus terkena paparan benda yang berpotensi terkena kotoran hewan seperti tanah, pasir, dan sebagainya.
  • Kurangi paparan langsung dengan hewan. Bila Anda memelihara hewan dan diharuskan membuang kotorannya, gunakanlah sarung tangan.
  • Selalu cuci tangan dan kuku Anda. Apalagi setelah bermain dengan hewan peliharaan atau membersihkan area hewan.
  • Makanlah makanan yang matang (sudah dimasak pada suhu lebih dari 70 derajat Celsius), atau bila Anda ingin mengonsumsi makanan atau daging yang sudah didinginkan, pilih yang sudah dibekukan hingga suhu -20 derajat Celsius. Suhu yang terlalu panas atau terlalu dingin mampu membunuh T. gondii.
  • Bersihkan semua peralatan di rumah yang pernah menyentuh daging mentah. Misalnya talenan, pisau, atau piring.
  • Jangan mengonsumsi telur mentah atau susu yang belum diolah.
  • Cuci bersih dahulu semua buah dan sayur yang akan dikonsumsi tanpa dimasak.
  • Pastikan air minum yang Anda konsumsi itu bersih, jangan sampai tercemar dengan ookista t. gondii

Perlu diperhatikan bahwa menyimpan makanan di kulkas, memasak dengan menggunakan microwave, dan mengonsumsi daging asap atau daging yang dikeringkan tidak bisa membunuh parasit sehingga tak menjamin makanan bebas parasit.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Hai Para Suami, Ini 15 Tanda Istri Anda Sedang Hamil

Tak hanya wanita yang harus memerhatikan perubahan pada dirinya. Sebagai suami Anda juga harus peka melihat tanda istri hamil dan segera mempersiapkan diri.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesuburan, Kehamilan, Hidup Sehat 13/06/2020 . 6 menit baca

Bahan-bahan Alami untuk Mengusir Kulit Kepala Gatal

Ada banyak penyebab kulit kepala gatal, tapi banyak juga bahan-bahan alami dan sederhana yang ampuh mengusir kulit kepala gatal.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 09/06/2020 . 5 menit baca

Benarkah Bahan Kimia Kosmetik Tingkatkan Risiko Autisme pada Janin?

Studi temukan bahwa bahan kimia tertentu dalam kosmetik bisa meningkatkan risiko autisme. Namun, benarkah demikian? Yuk, baca di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Gangguan Saraf, Health Centers 28/05/2020 . 3 menit baca

Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

Bukanlah hal yang mustahil jika Anda ingin segera kembali hamil setelah mengalami keguguran, tapi ketahui dulu beberapa hal berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Kesuburan, Kehamilan 18/05/2020 . 5 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

cara memandikan bayi yang baru lahir

Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 9 menit baca
kista saat hamil di usia tua

Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . 5 menit baca
bau kaki

Penyebab Bau Kaki Tidak Sedap (dan Cara Mengusirnya)

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15/06/2020 . 5 menit baca
depresi pasca melahirkan ayah

Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14/06/2020 . 5 menit baca