Melindungi Kehamilan dari Bahaya Toksoplasma (Bukan Cuma dari Kucing, Lho)

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum.

Pernahkah Anda mendengar infeksi toksoplasmosis pada kehamilan? Hati-hati, infeksi tersebut sangat berbahaya bagi janin. Infeksi toksoplasma dapat menimbulkan kebutaan, gangguan saraf, gangguan jantung, bahkan dapat mengganggu perkembangan otak sang buah hati dalam kandungan. Karena itu, penting bagi Anda untuk melindungi kehamilan dari bahaya toksoplasma.

Toksoplasmosis merupakan suatu gangguan yang disebabkan oleh protozoa yang dikenal dengan sebutan toxoplasma gondii. Protozoa parasit ini memilki dua siklus hidup. Siklus hidup yang pertama yaitu pada saluran pencernaan kucing, sedangkan siklus yang kedua pada hewan yang terinfeksi dan manusia.

Apakah wanita hamil yang kena toksoplasmosis akan menunjukkan gejala?

Umumnya pada kebanyakan ibu yang terkena infeksi toksoplasmosis, tidak memiliki gejala apapun. Hanya sebagian kecil yang memiliki gejala seperti kelelahan, demam ringan, dan pembesaran pada kelenjar limfe.

Bagaimana cara penularan toksoplasma?

Toksoplasma ditularkan melalui tiga cara. Pertama yaitu melalui makanan yang belum dimasak sampai matang atau makanan mentah yang terkontaminasi toksoplasma. Kedua yaitu karena adanya paparan dengan kotoran hewan seperti kucing (hewan-hewan lain seperti kambing, domba, dan anjing juga dapat menjadi penyebar bila memakan makanan atau minuman yang mengandung tokosplama dari kotoran kucing). Yang terakhir yaitu penularan dari ibu hamil ke janin yang dikandungnya.

Tes yang perlu dilakukan sebelum dan saat hamil untuk mengecek toksoplasmosis

Terdapat beberapa tes yang dapat dilakukan untuk mengetahui toksoplasmosis, antara lain tes antibodi Ig M dan Ig G toksoplasma. Saat terjadi infeksi, Ig M akan dapat meingkat dalam waktu 5 hari hingga beberapa minggu, dan mencapai batas puncaknya pada waktu 1-2 bulan. Sedangkan antibodi IgG umumnya muncul lebih lambat dibandingkan IgM. IgG dapat muncul 1-2 minggu setelah infeksi dan mencapai batas puncaknya dalam waktu 12 minggu hingga 6 bulan sesudah infeksi akut. Hasil tes positif terhadap IgG dan negatif IgM, menunjukkan adanya proses infeksi yang telah lama terjadi.

Bila Anda sudah hamil, selain tes antibodi toksoplasmosis, Anda juga dapat melakukan tes yang dikenal dengan sebutan amniosentesis. Tes ini dilakukan dengan melihat apakah terdapat t. gondii pada cairan ketuban Anda. Namun, metode tes ini tidak dapat dilakukan bila usia kehamilan kurang dari 18 minggu atau kurang dari 4 minggu sesudah ibu dinyatakan mengalami toksoplasma, karena dapat menyebabkan hasil menjadi positif palsu.

tipes saat hamil

Bila hasil tes positif dan belum hamil, pengobatan apa yang dapat dilakukan?

Bila anda telah mengalami toksoplasmosis sebelum hamil, sebenarnya ketika Anda hamil janin akan terlindungi oleh imun tubuh Anda. Namun, bila Anda terinfeksi saat hamil atau baru saja terinfeksi beberapa saat sebelum hamil, Anda dapat menularkan infeksi ini kepada janin sehingga menimbulkan gangguan mata dan otak pada janin. Maka, menurut para ahli sebaiknya bila Anda terinfeksi toksoplasmosis, ada baiknya bila Anda menunda kehamilan selama 6 bulan sampai benar-benar sembuh.

Bila Anda terdiagnosis toksoplasmosis sebelum hamil, dokter mungkin menyarankan pengobatan toksoplasma berupa kombinasi antara obat pyrimethamine dan sulfadiazine dengan tambahan leucovorin untuk mencegah toksisitas hematologi akibat pyrimethamine.

Obat-obatan ini merupakan obat lini pertama. Bila Anda memiliki alergi terhadap obat yang mengandung sulfa, sulfadiazine dapat diganti dengan menggunakan klindamisin. Penggunaan azitromicin juga dapat digunakan sebagai salah satu obat kombinasi pada terapi, bila Anda megalami kontraindikasi pada obat pilihan lini pertama. Terapi pengobatan terhadap toksoplasmosis dapat dikonsumsi selama 6 minggu atau tergantung anjuran dokter masing-masing.

Bila sudah hamil dan ternyata kena toksoplasmosis, apa yang harus dilakukan?

Ada dua alternatif pengobatan untuk melawan bahaya toksoplasma. Pemilihan obat ditentukan oleh apakah janin telah terinfeksi atau tidak. Bila janin belum terinfeksi, dapat diberikan obat spiramycin. Obat ini bertujuan untuk mencegah penularan dari ibu ke janin melalui plasenta.

Namun, bila janin sudah terinfeksi, maka terdapat pilihan obat pyrimethamine dan sulfadiazine. Pyrimethamine merupakan antagonis dari asam folat. Namun, pilihan obat ini tidak dianjurkan pada usia kandungan 3 bulan pertama, karena dapat beracun bagi janin.

komplikasi kehamilan

Mencegah bahaya toksoplasma pada kehamilan

Guna melindungi kehamilan, ibu hamil, dan bayi dalam kandungan dari bahaya toksoplasma, pastikan Anda sudah melakukan langkah-langkah penting berikut ini.

  • Rutin skrining dan periksa ke dokter untuk memastikan tidak ada toksoplasmosis selama hamil.
  • Gunakan sarung tangan dan jagalah kebersihan tangan dan kuku, terutama bila harus terkena paparan benda yang berpotensi terkena kotoran hewan seperti tanah, pasir, dan sebagainya.
  • Kurangi paparan langsung dengan hewan. Bila Anda memelihara hewan dan diharuskan membuang kotorannya, gunakanlah sarung tangan.
  • Selalu cuci tangan dan kuku Anda. Apalagi setelah bermain dengan hewan peliharaan atau membersihkan area hewan.
  • Makanlah makanan yang matang (sudah dimasak pada suhu lebih dari 70 derajat Celsius), atau bila Anda ingin mengonsumsi makanan atau daging yang sudah didinginkan, pilih yang sudah dibekukan hingga suhu -20 derajat Celsius. Suhu yang terlalu panas atau terlalu dingin mampu membunuh T. gondii.
  • Bersihkan semua peralatan di rumah yang pernah menyentuh daging mentah. Misalnya talenan, pisau, atau piring.
  • Jangan mengonsumsi telur mentah atau susu yang belum diolah.
  • Cuci bersih dahulu semua buah dan sayur yang akan dikonsumsi tanpa dimasak.
  • Pastikan air minum yang Anda konsumsi itu bersih, jangan sampai tercemar dengan ookista t. gondii

Perlu diperhatikan bahwa menyimpan makanan di kulkas, memasak dengan menggunakan microwave, dan mengonsumsi daging asap atau daging yang dikeringkan tidak bisa membunuh parasit sehingga tak menjamin makanan bebas parasit.

Baca Juga:

Sumber
Pantau Perkembangan Janin Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan janin dalam kandungan.
Error message goes here
Pantau Bayi Saya
Tak tahu kapan akan melahirkan? Hitung di sini! *Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anda hamil [num] minggu! Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Kapan hari pertama menstruasi terakhir Anda?
Hitung!
Error message goes here
Anda hamil [num] minggu! Perkiraan Melahirkan: [num] Dapatkan info setiap hari, sesuai dengan kebutuhan pribadi Anda dan bayi.
Error message goes here
Pantau sekarang!
Hitung ulang!
Yang juga perlu Anda baca