home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Amankah Minum Antibiotik Saat Hamil? Ini Penjelasannya

Amankah Minum Antibiotik Saat Hamil? Ini Penjelasannya

Untuk menjaga kehamilan, tentu ada banyak penyesuaian yang harus dilakukan. Salah satunya adalah harus lebih selektif soal obat-obatan yang Anda konsumsi. Lalu, bagaimana jika saat hamil Anda jatuh sakit dan harus minum obat antibiotik dari dokter? Apakah minum antibiotik selama hamil tetap aman? Simak jawabannya berikut ini.

Apakah aman ibu hamil minum antibiotik?

Tak ada jawaban yang bersifat hitam di atas putih soal penggunaan antibiotik selama masa kehamilan. Dalam kasus tertentu, minum antibiotik selama hamil diperbolehkan selama ibu dalam pengawasan dokter. Ini karena setiap kehamilan dan kondisi ibu tentu berbeda-beda.

Selain itu, ada beberapa jenis antibiotik yang memang aman bagi kehamilan dan ada yang harus dihindari sama sekali. Namun, hanya dokter Anda yang bisa menentukan apakah Anda boleh minum antibiotik saat hamil dan jenis antibiotik apa yang aman.

Mempertimbangkan risiko minum antibiotik saat hamil

Para ahli mengingatkan bahaya minum antibiotik, terutama pada trimester pertama kehamilan. Pasalnya, pada tiga bulan pertama inilah organ-organ bayi Anda mulai terbentuk.

Konsumsi antibiotik pada saat ini berisiko menyebabkan gangguan pada organ bayi sehingga ada kemungkinan bayi lahir cacat atau mengalami kelainan tertentu.

Hal yang harus dipertimbangkan sebelum minum antibiotik saat hamil

Antibiotik adalah obat antimikroba yang digunakan untuk menghentikan atau memperlambat perkembangan bakteri penyebab infeksi dalam tubuh. Sebelum meresepkan antibiotik pada ibu hamil, dokter akan mempertimbangkan apakah risiko minum antibiotik lebih besar daripada risiko membiarkan perkembangan bakteri.

Pasalnya, infeksi bakteri tertentu seperti infeksi saluran kencing juga bisa membahayakan janin jika tidak diobati dengan antibiotik. Kalau risiko infeksi bakteri bagi janin masih lebih besar daripada risiko minum antibiotik, dokter akan membuat resep antibiotik untuk Anda.

Bila Anda harus minum antibiotik saat hamil, perhatikan baik-baik dan ikuti anjuran dokter. Misalnya, berapa lama harus minum antibiotik, dosis dan aturan pakai obat, serta efek samping yang perlu diwaspadai.

Kalau ada pertanyaan atau Anda belum yakin akan suatu hal, hubungi dokter Anda. Jangan berasumsi atau mengambil keputusan sendiri tanpa pengawasan dokter.

Obat antibiotik apa saja yang aman saat hamil?

Ada beberapa jenis antibiotik yang dinyatakan relatif aman bagi kehamilan, antara lain:

Meski tergolong aman, tetapi ingatlah bahwa tubuh dan reaksi setiap orang terhadap obat berbeda-beda. Jadi, selalu konsultasikan langsung dengan dokter sebelum mengambil keputusan medis apa pun selama masa kehamilan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Antibiotics and Pregnancy. http://www.parents.com/pregnancy/my-body/is-it-safe/antibiotics-and-pregnancy/ Diakses pada 1 Februari 2017.

Is it safe to take antibiotics during pregnancy? http://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/expert-answers/antibiotics-and-pregnancy/faq-20058542 Diakses pada 1 Februari 2017.

Medicines during pregnancy. http://www.webmd.com/baby/tc/medicines-during-pregnancy-overview#1 Diakses pada 1 Februari 2017.

Foto Penulis
Ditulis oleh Irene Anindyaputri
Tanggal diperbarui 04/11/2020
x