home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Apakah Boleh, Mengonsumsi Antibiotik untuk Ibu Hamil? Begini Aturannya!

Apakah Boleh, Mengonsumsi Antibiotik untuk Ibu Hamil? Begini Aturannya!

Untuk menjaga kehamilan, tentu ada banyak penyesuaian yang harus ibu lakukan. Salah satunya, menjadi lebih selektif soal obat-obatan. Lalu, bagaimana jika sakit dan harus minum obat antibiotik saat hamil? Apakah aman minum antibiotik untuk ibu hamil? Simak jawabannya berikut ini.

Apakah aman, antibiotik untuk ibu hamil?

Antibiotik untuk ibu hamil

Tak ada jawaban yang bersifat hitam di atas putih soal penggunaan antibiotik selama masa kehamilan.

Mengutip dari Mayo Clinic, dokter memperbolehkan untuk mengonsumsi antibiotik bagi ibu hamil tentunya dengan pengawasan ketat. Ini karena setiap kehamilan mempunyai kondisi yang berbeda

Selain itu, ada beberapa jenis antibiotik yang memang aman bagi kehamilan dan ada yang harus dihindari sama sekali. Namun, hanya dokter yang bisa menentukan apakah ibu boleh minum antibiotik saat hamil.

Sebagai contoh, pemberian antibiotik untuk ibu hamil akan dilakukan apabila dokter telah mendiagnosis infeksi lainnya dan bukan sekadar batuk atau pilek saja.

Antibiotik yang aman untuk ibu hamil

Seperti penjelasan di atas, ibu hamil tidak bisa mengonsumsi semua jenis antibiotik. Berikut adalah beberapa jenis antibiotik yang tergolong aman dan harus dengan resep dokter.

1. Penisilin

Ini salah satu jenis antibiotik yang tergolong aman untuk ibu hamil dan menyusui. Namun, beritahukan kepada dokter apabila Anda mempunyai riwayat alergi dengan mengonsumsi penisilin.

Begitu juga saat Anda mempunyai alergi seperti asma, eksim, serta demam berisiko lebih tinggi mengalami reaksi serius terhadap penisilin.

Dokter juga kemungkinan akan memberikan penisilin dosis rendah apabila ibu hamil mempunyai kondisi penyakit ginjal dan hati.

2. Cephalosporins

Jenis antibiotik lainnya yang mungkin akan dokter berikan untuk obu hamil adalah cephalosporins.

Cephalosporins mungkin tidak cocok bagi Anda yang mempunyai penyakit ginjal, tetapi dalam kondisi tertentu dokter akan tetap memberikannya dalam dosis rendah.

Namun, perlu ibu ketahui pula bahwa jika mengalami alergi dengan antibiotik jenis penisilin, kemungkinan Anda juga bisa mengalami alergi pula dari cephalosporins.

3. Eritromisin

Tidak jauh berbeda dengan jenis antibiotik lainnya, eritromisin bekerja untuk menghentikan pertumbuhan bakteri dan tergolong aman untuk ibu hamil.

Penggunaan eritromisin adalah untuk membantu mengatasi berbagai macam infeksi bakteri seperti difteri, infeksi kulit, hingga gangguan saluran pernapasan.

4. Clindamycin

Cara kerja jenis antibiotik yang juga tergolong aman utnuk ibu hamil ini adalah dengan membantu pertumbuhan bakteri serta mencegah penyebaran ke area organ lainnya.

Biasanya, dokter akan memberikan resep antibiotik clindamycin saat ibu mengalami kondisi seperti radang tenggorokan, infeksi paru, amandel, infeksi telinga, dan lain-lainnya.

Meskipun tergolong aman, tetapi ingatlah bahwa tubuh dan reaksi setiap orang terhadap obat berbeda-beda.

Jadi, selalu konsultasikan langsung dengan dokter sebelum mengambil keputusan medis apa pun selama masa kehamilan.

Pertimbangan sebelum minum antibiotik

Antibiotik untuk ibu hamil

Antibiotik adalah obat antimikroba yang digunakan untuk menghentikan atau memperlambat perkembangan bakteri penyebab infeksi dalam tubuh.

Sebelum meresepkan antibiotik untuk ibu hamil, dokter akan mempertimbangkan apakah risiko minum antibiotik lebih besar daripada risiko membiarkan perkembangan bakteri.

Pasalnya, infeksi bakteri tertentu seperti infeksi saluran kemih juga bisa membahayakan janin yang berujung pada komplikasi kehamilan.

Kalau risiko infeksi bakteri bagi janin masih lebih besar daripada risiko minum antibiotik, dokter akan membuat resep antibiotik untuk Anda.

Apabila Anda harus minum antibiotik saat hamil, perhatikan baik-baik dan ikuti anjuran dokter. Sebagai contoh, berapa lama harus minum antibiotik, dosis dan aturan pakai, serta efek sampingnya.

Jika ada pertanyaan atau belum yakin akan suatu hal, hubungi dokter Anda. Jangan berasumsi atau mengambil keputusan sendiri tanpa pengawasan dokter.

Risiko minum antibiotik saat hamil

Walaupun antibiotik bermanfaat untuk mengatasi masalah penyakit infeksi tertentu, penggunaan obat ini hanya boleh jika ibu benar-benar perlu saja dan sesuai anjuran dokter.

Hal ini karena antibiotik baik pada orang biasa maupun untuk ibu hamil dapat mengakibatkan risiko serta efek samping tertentu.

Beberapa di antaranya adalah sakit perut, reaksi alergi, hingga bayi cacat lahir. Dokter juga harus memantau agar tidak menggunakan antibiotik secara berlebihan.

Apalagi, ada pula jenis antibiotik yang tidak cocok pada kondisi tubuh tertentu saat hamil sehingga menimbulkan risiko.

Misalnya, tetrasiklin dapat menghitamkan gigi bayi yang sedang berkembang. Penggunaan tetrasiklin tidak dianjurkan setelah minggu ke-15 kehamilan.

Ketika Anda mempunyai kekhawatiran serta pertanyaan tentang penggunaan antibiotik selama kehamilan, segera konsultasikan dengan dokter.

health-tool-icon

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir-Hello Sehat

Gunakan kalkulator ini untuk menghitung hari perkiraan lahir (HPL) Anda. Ini hanyalah prediksi, bukan sebuah jaminan pasti. Pada umumnya, hari melahirkan sebenarnya akan maju atau mundur seminggu dari HPL.

Durasi siklus haid

28 hari

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

What antibiotics are safe during pregnancy?. (2021). Retrieved 3 June 2021, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/expert-answers/antibiotics-and-pregnancy/faq-20058542

Antibiotics – Considerations . (2017). Retrieved 3 June 2021, from https://www.nhs.uk/conditions/antibiotics/considerations/

Hospital, T. (2021). Antibiotic use in pregnancy. Retrieved 3 June 2021, from https://www.thewomens.org.au/news/antibiotic-use-in-pregnancy

Antibiotic Use During Pregnancy and Lactation. (2006). American Family Physician, 74(6), 1035. Retrieved from https://www.aafp.org/afp/2006/0915/p1035.html

Antibiotics During Pregnancy: A Few Things to Know – Burdett Birth Center. (2018). Retrieved 3 June 2021, from https://www.burdettbirthcenter.org/blog/pregnancy-tips/antibiotics-during-pregnancy-is-it-safe/

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Atifa Adlina Diperbarui 3 minggu lalu
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita
x