4 Jenis Infeksi yang Paling Sering Terjadi Pada Ibu Hamil

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Ibu hamil lebih rentan terserang infeksi karena perubahan hormon yang menekan sistem imun sehingga membuat badan jadi gampang lelah. Beberapa jenis infeksi saat hamil harus diwaspadai para ibu. Infeksi apa saja itu?  

Beberapa infeksi saat hamil yang sering terjadi

Ada beberapa jenis infeksi saat hamil yang wajib diketahui:

1. Bacterial vaginosis

Bacterial vaginosis (BV) adalah infeksi bakteri yang menyerang vagina. Satu dari 5 wanita hamil dapat mengembangkan infeksi vagina ini. Bacterial vaginosis saat hamil terjadi dipengaruhi oleh gejolak hormon kehamilan. Gejala termasuk keputihan berwarna keabuan dan berbau amis, nyeri saat buang air kecil, dan vagina gatal.

Jika tidak diobati, gejala BV akan bertahan lama. Efeknya pada bayi bisa lahir prematur atau memiliki berat badan lahir rendah.

2. Infeksi jamur vagina

Selain infeksi bakteri, wanita hamil juga rentan mengalami infeksi jamur pada vaginanya. Infeksi jamur pada vagina saat hamil umumnya disebabkan oleh pertumbuhan jamur Candida albicans yang kelewat batas, yang dipengaruhi oleh peningkatan kadar estrogen. Kadar estrogen yang lebih tinggi selama kehamilan membuat vagina Anda menghasilkan lebih banyak glikogen, yang kemudian membuat jamur lebih mudah untuk tumbuh subur di sana.

Merebaknya pertumbuhan jamur ini menyebabkan vagina gatal dan terasa panas, sakit saat buang air kecil atau berhubungan seks, dan mengeluarkan keputihan berbau. Selain ibu hamil, ibu menyusui juga rentan terkena infeksi ini dengan alasan yang sama.

3. Infeksi Streptococcus grup B

Infeksi Streptococcus grup B (GBS) adalah infeksi bakteri yang sering menyerang vagina wanita hamil atau anusnya. Strep B itu sendiri sebenarnya merupakan jenis bakteri yang umum bermukim dalam tubuh.

Infeksi strep B dapat menyebabkan infeksi kandung kemih dan infeksi rahim. Wanita hamil yang positif terkena GBS bisa menularkan infeksi ke bayinya lewat aliran darah di plasenta atau saat persalinan. Meski demikian, risiko infeksi pada bayi cenderung kecil. Hanya 1 di antara 2.000 kasus paparan infeksi saat hamil yang menyebabkan infeksi strep B pada bayi.

Pada kasus serius, infeksi strep B pada kehamilan dapat menyebabkan keguguran, meningitis, sepsis, pneumonia, hingga bayi lahir mati. Namun hal ini sangat jarang terjadi.

Tetap saja, GBS tidak boleh diabaikan. Ibu hamil harus memeriksakan diri ke dokter jika curiga mengalami infeksi GSB.

4. Trikomoniasis

Trikomoniasis adalah infeksi yang disebabkan oleh parasit yang disebut Trichomonas vaginalis. Trikomoniasis termasuk jenis penyakit kelamin yang dapat ditularkan lewat hubungan seks tanpa kondom.

Terinfeksi trikomoniasis saat hamil dapat meningkatkan risiko melahirkan prematur, atau bahkan berat bayi rendah saat lahir. Meski jarang, ada juga kemungkinan infeksi bisa ditularkan pada bayi saat melahirkan.

Mencegah agar ibu tak gampang terserang infeksi

Infeksi saat hamil sebetulnya dapat dicegah dengan beragam hal mudah yang bisa Anda lakukan setiap hari. Yakni:

  • Jangan lupa untuk mencuci tangan di tiap aktivitas menggunakan sabun dan air. Hal ini sangat penting dilakukan, terlebih setelah dari toilet, memotong daging mentah, sayuran, dan bermain dengan anak-anak
  • Makan makanan yang dagingnya dimasak sampai matang betul. Jangan makan makanan yang berdaging mentah, seperti sushi atau sashimi terlebih dahulu
  • Jangan mengonsumsi produk susu yang tidak dipasteurisasi atau mentah
  • Jangan berbagi peralatan makan, cangkir, dan makanan dengan orang lain
  • Hindari membersihkan kotoran kucing secara langsung, dan ada baiknya Anda menghindari kontak langsung dengan hewan peliharaan selama hamil.
  • Pastikan Anda mendapat beberapa vaksin penting untuk hamil, salah satunya ada vaksin hepatitis, meningitis, dan tetanus.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Muncul Garis Hitam di Perut Saat Hamil, Apa Sih Artinya?

Saat hamil, Anda mungkin akan menemukan garis hitam di perut pada usia kehamilan yang mulai besar. Tapi, tidak semua ibu hamil punya garis ini. Mengapa?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Awas! Ini Bahayanya Jika Ibu Kekurangan Yodium Saat Hamil

Tidak sedikit wanita hamil yang belum mengetahui pentingnya yodium. Padahal, kekurangan yodium saat hamil memiliki dampak yang buruk bagi janin.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 7 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Apa Penyebab Anak dan Tantrum dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Tantrum pada anak bisa terjadi kapan pun di manapun, termasuk di tempat umum. Berikut cara untuk mengatasi dan mencegahnya di kemudian hari,

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Anak 1-5 Tahun, Parenting, Perkembangan Balita 2 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit

Berbagai Penyebab Bayi Lahir Prematur

Jika bayi belum cukup umur untuk keluar dari rahim, mengapa bisa keluar sebelum waktunya? Berikut berbagai penyebab bayi lahir prematur.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Bayi, Bayi Prematur, Parenting 2 Oktober 2020 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

vaksin MMR

Vaksin MMR: Manfaat, Jadwal, dan Efek Samping

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit

Apa yang Terjadi Pada Bayi Jika Ibu Stres Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
potret pasangan diskusi tentang persalinan normal dan caesar

Pahami Faktor Penentu Persalinan Caesar sebagai Persiapan Sambut si Kecil

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
darah tinggi setelah melahirkan

Kenali Gejala dan Bahaya Tekanan Darah Tinggi Setelah Melahirkan

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit