Gaya Renang Mana yang Paling Ampuh Turunkan Berat Badan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Selain baik untuk kesehatan jantung, renang juga ampuh menurunkan berat badan dengan risiko cedera yang rendah. Namun, dari keempat gaya renang yang ada, ada satu gaya renang paling ampuh yang bisa menurunkan berat badan Anda. Kira-kira yang mana, ya? Baca terus untuk mencari tahu.

Memangnya berenang bisa menurunkan berat badan?

Gerakan renang melibatkan banyak sekali gerakan otot. Kerja jantung dan paru pun jadi lebih keras ketika melakukan olahraga di dalam air. Tidak mengherankan jika renang bisa membakar banyak kalori. Berat badan Anda pun bisa turun. Semua gaya badan ampuh untuk menurunkan berat badan.

Pembakaran kalori renang tergantung dari gaya yang dilakukan, jarak, dan juga kecepatan. Itu artinya semakin jauh Anda berenang, tentunya bisa meningkatkan pembakaran kalori lebih lagi.

Sama halnya dengan kecepatan. Semakin cepat Anda bisa berenang dengan teknik yang benar, maka kalori pun bisa terbakar lebih banyak lagi. Jika dianggap jarak dan kecepatan yang sama, ini dia perbandingan pembakaran kalori berdasarkan tiap gaya renang.

Gaya katak (gaya dada)

Gaya dada

Jika Anda pergi ke kolam renang umum, mungkin Anda paling sering melihat orang berenang dengan gaya yang sering disebut katak ini. Ketika melakukan gaya ini, otot-otot tubuh bagian atas maupun bawah akan sama aktifnya.

Saat Anda melakukan tarikan tangan gaya ini ke depan dada sepenuh tenaga, Anda menggerakan otot pectoralis, yakni otot yang berada di bagian dada Anda. Termasuk juga, otot-otot di lengan Anda termasuk otot bisep.

Setelah Anda menarik tangan ke depan dada, Anda harus mendorong tangan Anda kembali ke depan dengan posisi yang lurus. Dorongan yang Anda berikan ini akan memerlukan keterlibatan otot bahu, dada, dan trisep Anda.

Secara bergantian dengan tangan, kaki gaya dada pun digerakan. Otot bagian bawah yakni kaki, bokong, paha akan terlibat dalam gerakan gaya dada.

Gaya dada atau gaya katak adalah gaya yang membakar lebih sedikit dari kalori daripada gaya renang yang lain. Melakukan langkah-langkah gaya dada secara berulang-ulang hingga 10 menit membakar hingga 60 kalori.

Gaya punggung

Gaya punggung

Gaya punggung adalah satu-satunya gaya dengan posisi telentang menghadap ke langit, sedangkan 3 gaya renang lainnya tengkurap mengarah ke dalam air.

Gaya punggung melatih otot-otot inti untuk menahan badan bisa seimbang dan lurus di permukaan air. Gerakan tangan berputar ke belakang dalam gaya ini juga membuat otot bisep bergerak paling dominan.

Tangan Anda harus berputar terus bergantian untuk mendorong air dengan sekuat tenaga, sembari menggerakan kaki. Gerakan kaki gaya punggung melibatkan banyak otot bagian bawah, dari otot pantat, otot paha hingga otot hamstring (3 jenis otot yang berada di sepanjang bagian belakang paha, di bawah panggul sampai ke arah bawah lutut). Gaya punggung ini dapat membakar 80 kalori dalam 10 menit.

Gaya bebas

Gaya bebas

Tangan dan kaki gaya  bebas bekerja mirip seperti gaya punggung. Tangan di putar bergantian kanan dan kiri sembari menggerakan kaki sepanjang berenang dengan gaya bebas. Bedanya, gaya punggung telentang, sedangkan gaya bebas tengkurap.

Gaya bebas memerlukan rotasi dari bahu hingga tangan mampu diayun ke depan sejauh mungkin dan selanjutnya bisa kembali menarik air sekuat tenaga.

Otot punggung bagian atas, bahu, latisimus dorcii, pectoralis, deltoid berperan dalam rotasi perputaran tangan gaya bebas.

Selain itu otot inti juga  diperlukan. Semua gaya renang pasti akan melibatkan otot-otot inti ini. Otot inti berperan untuk membuat posisi streamline dan tubuh seimbang di dalam air. Streamline adalah posisi badan, tangan, dan kaki lurus sejajar seperti garis permukaan air.

Pada bagian kaki, otot pinggul, otot pantat, otot paha bergerak aktif membuat laju renang Anda semakin cepat melesat. Kalori yang dapat dibakar melalui gaya bebas ini sekitar 100 kalori tiap 10 menitnya.

Gaya kupu-kupu

Gaya kupu-kupu

Jika Anda belajar gaya kupu sejak dewasa, percayalah pasti Anda akan menganggap gaya ini adalah gaya yang paling berat dilakukan. Gaya kupu melibatkan semua otot inti tubuh untuk bergerak melawan air.

Otot lastisimus dorcii otot besar yang datar berada di bagian punggung bagian tengah, ada di sisi kanan maupun kiri. Otot pectoralis, paha depan, paha belakang. serta, Otot bahu dan pinggul. Semua otot ini akan digunakan bersamaan dalam satu gerakan gaya kupu-kupu.

Banyaknya otot-otot besar yang aktif dalam gerakan gaya kupu, membuat gaya ini memicu kerja jantung dan paru-paru lebih berat untuk mendistribusikan oksigen. Anda pun akan mendapatkan pembakaran kalori terbanyak dari gerakan ini.

Sebenarnya, jumlah otot yang aktif terlibat dalam gaya bebas dan gaya kupu jumlahnya sama. Bedanya paling terlihat pada gerakan tangan. Jika Anda melakukan gaya kupu, Anda akan menggunakan semua otot bersamaan baik tangan kanan dan kiri. Pada gaya bebas, otot digunakan bergantian antara tangan kanan dan kiri.

Karena itu, meskipun otot yang dilibatkan sama banyaknya, dari perbedaan gerakan bisa dilihat jika gaya kupu memerlukan kekuatan yang lebih berat daripada gaya bebas.

Itu mengapa, gaya kupu-kupu adalah gaya renang paling ampuh menurunkan berat badan. 10 menit saja berenang gayakupu-kupu bisa membakar hingga 150 kalori tubuh Anda. Besar sekali bukan dalam waktu yang hanya sebentar? Jika Anda makan 1 porsi (100 gr) kentang goreng, dengan gaya kupu 10 menit Anda mampu membakar setengah kalorinya yang sebesar 312 kalori. Tidak mengherankan dengan melakukan gaya ini dengan rutin, berat badan yang Anda impikan pun bisa tercapai.

Berapa Banyak Kalori yang Berhasil Saya Bakar Saat Berolahraga?

Ingin tahu berapa banyak kalori yang berhasil kamu bakar dalam sehari? Efektifkah olahraga yang kamu pilih untuk membakar kalori? Cek selengkapnya.

Mau Cari Tahu!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sehatkah Kalau Makan Makanan yang Sama Terus Setiap Hari?

Adakah dampak kesehatan tertentu jika kita makan makanan yang sama tiap harinya? Apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi kebiasaan tersebut?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Tips Makan Sehat, Nutrisi 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Mengenal Diet CICO, yang Penting Kalori Masuk dan Keluar Sama

Diet CICO adalah salah satu diet yang sedang populer. Katanya diet ini cocok untuk menurunkan berat badan tanpa harus memilih makanan, tapi apa benar?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Diet, Nutrisi 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

9 Cara Jitu untuk Mengusir Semut Bandel di Rumah

Setiap rumah pasti ada semutnya. Apalagi rumah yang kotor. Jangan panik dulu, air lemon ternyata bisa jadi cara mengusir semut di rumah yang terjamin ampuh.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Kenapa Lidah Terasa Pahit saat Anda Sedang Sakit?

Saat Anda sakit, makan dan minum apapun jadi tak selera. Hal ini karena mulut dan lidah terasa pahit. Nah, ini dia alasan dan cara ampuh mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 25 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

gula darah turun

Habis Makan, Gula Darah Malah Turun Drastis? Apa Sebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angelina Yuwono
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
ciri dan gejala infeksi parasit

Mengenal Jenis-Jenis Parasit dan Penyakit Infeksi yang Disebabkannya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit
badan sakit setelah olahraga

Badan Sakit Setelah Olahraga, Apakah Artinya Olahraga Anda Ampuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
tidak enak badan

6 Cara Mengurangi Rasa Tidak Enak Badan saat Demam

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit