Panduan Olahraga untuk Wanita Pengidap Kanker Payudara

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/02/2020 . 6 menit baca
Bagikan sekarang

Menjadi penderita kanker payudara tidak lantas menghalangi Anda untuk olahraga. Berdiam diri justru berisiko memperparah kondisi tubuh. Orang dengan kanker payudara tentu saja boleh berolahraga, asal tahu batasan dan cara amannya. Mari simak ulasan mengenai tips berolahraga untuk penderita kanker payudara berikut ini.

Manfaat olahraga untuk penderita kanker payudara

Olahraga punya banyak sekali manfaat untuk kesehatan penderita kanker payudara. Jika saat ini Anda sedang menjalani pengobatan kanker, olahraga dapat membantu menjaga tubuh tetap fit dan berstamina melewati setiap proses dan tahapannya.

Beberapa manfaat yang bisa Anda petik ketika berolahraga, antara lain:

  • Membantu mengurangi efek samping pengobatan, seperti kelelahan, kenaikan berat badan, osteoporosis, dan limfedema (pembengkakan jaringan lunak pada tangan serta kaki)
  • Mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke sebagai komplikasi dari pengobatan kanker payudara
  • Mengurangi risiko kekambuhan kanker
  • Mengurangi kecemasan, stres, depresi, dan memperbaiki suasana hati
  • Mencegah berkurangnya massa otot sebagai efek samping dari pengobatan

Namun, penting untuk berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu untuk meminta saran sebelum mulai berolahraga.

Seberapa sering penderita kanker payudara harus olahraga?

Dilansir dari laman Breast Cancer Care, penderita kanker payudara sebaiknya berolahraga minimal 150 menit setiap minggunya. Dengan kata lain, Anda bisa berolahraga 5 hari dalam seminggu selama 30 menit.

Durasi ini sama saja dengan waktu berolahraga orang sehat pada umumnya.

Hal yang perlu menjadi perhatian adalah jenis olahraga dan intensitasnya. Tak perlu memaksakan diri. Jika memang tidak sanggup melakukan selama 30 menit sehari, jangan memaksakan.

Bagaimanapun tubuh Anda membutuhkan energi untuk melawan sel-sel kanker. Jangan sampai, olahraga yang tujuannya untuk memperbaiki kualitas hidup, malah membuat Anda kelelahan.

Jenis olahraga untuk penderita kanker payudara

Dilansir dari laman Breast Cancer berikut beberapa jenis olahraga yang disarankan untuk penderita kanker payudara:

Latihan aerobik

Aerobik berguna untuk meningkatkan detak jantung, melatih otot, dan melatih pernapasan. Selain itu, olahraga yang satu ini juga meningkatkan stamina dan ketahanan tubuh.

Tak hanya itu, aerobik juga bisa memperbaiki suasana hati, membuat tidur lebih nyenyak, dan mengurangi stres untuk pasien kanker payudara.

Berbagai jenis latihan aerobik yang bisa dilakukan oleh penderita kanker payudara, antara lain:

  • Jalan santai
  • Jogging atau berlari
  • Mengendarai sepeda
  • Menari
  • Berenang

Latihan fleksibilitas

Latihan fleksibilitas atau peregangan adalah olahraga yang bertujuan untuk menjaga otot dan persendian agar tidak kaku. Otot dan persendian yang kaku bisa membuat rentang gerak Anda menjadi terbatas.

Latihan ini juga dapat membantu mengurangi kekakuan dan perubahan postur yang mungkin terjadi setelah pengobatan kanker payudara.

Operasi pengangkatan payudara, rekonstruksi, dan radiasi biasanya menyebabkan kekakuan pada bagian tubuh tertentu.

Selain itu, olahraga kelenturan juga bisa membantu meredakan stres dan membuat penderita kanker payudara menjadi lebih rileks.

Beberapa latihan fleksibilitas yang bisa dilakukan penderita kanker payudara, yaitu:

  • Yoga
  • Pilates
  • Tai chi

Latihan kekuatan

Latihan kekuatan membantu memperkuat tulang dan memperbaiki postur. Selain itu, olahraga yang satu ini juga membantu penderita kanker payudara memperbaiki  keseimbangan tubuh dan lemah otot pascaoperasi.

Latihan kekuatan bisa dilakukan di pusat kebugaran atau di rumah. Anda bisa mencoba angkat barbel dengan beban yang disesuaikan kemampuan tubuh. Selain itu, push up dan pull up juga jadi latihan kekuatan yang bisa dicoba jika Anda sanggup menjalaninya.

Apa pun jenis olahraganya, pastikan Anda melakukannya sesuai kemampuan. Jangan memaksakan diri jika sudah tidak mampu karena justru bisa semakin melemahkan kondisi Anda.

Tips olahraga untuk penderita kanker payudara

Penderita kanker payudara wajib melakukan olahraga dengan aman. Berikut tips yang bisa Anda ikuti agar terhindar dari cedera:

Berkonsultasi ke dokter

Sebelum berolahraga seringan apa pun, pastikan untuk berkonsultasi ke dokter.

Selain meminta persetujuan, Anda juga perlu menanyakan apakah ada olahraga atau gerakan yang dianjurkan dan perlu dihindari oleh pasien kanker payudara.

Panduan olahraga dari dokter untuk penderita kanker payudara akan membantu Anda menemukan metode tepat yang membantu proses penyembuhan dan menghindarkan Anda dari cedera.

Jika Anda memiliki limfedema, tanyakan pada dokter apakah Anda sebagai penderita kanker payudara perlu pakaian khusus saat berolahraga atau tidak.

Limfedema adalah kondisi saat kaki dan lengan mengalami pembengkakan yang berisi cairan.

Lakukan pemanasan

Pemanasan wajib dilakukan sebelum melakukan olahraga jenis apa pun. Anda bisa melakukan pemanasan dengan berjalan kaki selama 5-10 menit untuk memanaskan otot. Melakukan peregangan otot juga bisa jadi bagian dari pemanasan yang perlu dilakukan.

Berhenti jika merasa sakit

Meski baru sebentar, tidak masalah jika Anda menghentikan olahraga dan melanjutkannya di lain waktu jika merasa sakit.

Langsung bicarakan hal ini pada instruktur olahraga Anda, kemudian konsultasikan pada dokter setelahnya.

Sesedikit apa pun gerakan yang Anda lakukan, asalkan rutin kegiatan ini tetap akan bermanfaat untuk Anda. Jangan pernah memaksakan diri untuk terus berolahraga meski ada yang dirasa tak beres. Hal itu justru membahayakan tubuh.

Anda juga bisa menggantikan kegiatan olahraga dengan tetap bergerak aktif di rumah, misalnya dengan melakukan pekerjaan rumah yang masih memungkinkan.

Beristirahat sesuai kebutuhan

Kondisi tubuh masing-masing orang berbeda, oleh karenanya jangan memaksakan diri dan beristirahatlah segera saat lelah. Perlu diingat bahwa kondisi tubuh Anda tidak sedang dalam kondisi terbaiknya. Oleh karena itu, menyisipkan waktu istirahat saat olahraga sangat penting meski mungkin Anda merasa kuat-kuat saja.

Lakukan pendinginan

Setelah selesai, pasien kanker payudara juga dianjurkan melakukan pendinginan untuk menetralkan kembali suhu tubuh secara perlahan. Anda bisa melakukan pendinginan dengan berjalan santai selama 5-10 menit. Kemudian, regangkan otot-otot tubuh secara perlahan.

Jangan ragu untuk bertanya kepada dokter mengenai olahraga yang sesuai untuk penderita kanker payudara. Pastikan juga Anda menaati seluruh anjuran demi kesehatan Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

10 Jenis Cedera Olahraga yang Paling Sering Terjadi

Saat berolahraga, tubuh Anda akan bergerak dan beraktivitas lebih intens dari biasanya sehingga Anda rawan mengalami 10 cedera olahraga berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kebugaran, Hidup Sehat 11/06/2020 . 8 menit baca

Hubungan Harmonis Pengaruhi Tingkat Stres Pasien Kanker Payudara

Kanker payudara memberikan tantangan tersendiri dalam hubungan asmara. Namun, hubungan harmonis yang dimiliki pasien kanker payudara ternyata ada manfaatnya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Kanker Payudara, Health Centers 10/06/2020 . 5 menit baca

Olahraga Menggunakan Masker Saat Pandemi, Begini Menurut Pakar

Penggunaan masker memang diperlukan saat bepergian ke luar di tengah pandemi COVID. Namun, amankah menggunakan masker saat olahraga?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Coronavirus, COVID-19 09/06/2020 . 7 menit baca

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Tak heran jika kale kini naik daun di kalangan para pecinta kesehatan. Sayuran hijau ini mengandung segudang manfaat, termasuk untuk kanker payudara.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Nutrisi, Hidup Sehat 28/05/2020 . 5 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

Olahraga di luar rumah pandemi

Olahraga di Luar Rumah Saat Pandemi? Perhatikan Hal-hal Ini

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 30/06/2020 . 4 menit baca
apa itu kolesterol

7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . 5 menit baca

Tips Menjaga Kesehatan Kulit Sebelum dan Sesudah Berolahraga

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 18/06/2020 . 4 menit baca
pemanasan sebelum olahraga

Berapa Lama Olahraga yang Dianggap Efektif?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 16/06/2020 . 5 menit baca