Mengenali Berbagai Ciri-ciri atau Gejala Kanker Kulit

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 November 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Secara umum, kanker kulit terjadi pada bagian yang sering terkena sinar matahari. Namun, bukan berarti penyakit ini tidak dapat menyerang kulit di bagian tubuh lainnya. Gejala dari tiap jenis kanker kulit bisa jadi berbeda. Oleh karena itu, simak penjelasan lengkap mengenai gejala atau ciri kanker kulit yang perlu diperhatikan di artikel berikut ini.

Ciri-ciri kanker kulit berdasarkan jenisnya

Penyakit kanker kulit terbagi atas tiga jenis, yaitu karsinoma sel basal, karsinoma sel skuamosa, dan melanoma. Masing-masing jenis dari kanker ini bisa jadi memiliki ciri-ciri yang berbeda pada kulit. Lalu apa saja gejala dari masing-masing jenis tersebut?

1. Karsinoma sel basal

Karsinoma sel basal muncul dalam bentuk benjolan kecil dan halus seperti mutiara pada kulit. Biasanya, salah satu jenis dari kanker kulit ini muncul pada area kulit yang sering terpapar matahari, termasuk wajah, telinga, leher, kulit kepala, dada, pundak, dan punggung.

Beberapa ciri-ciri berikut ini mungkin menunjukkan gejala dari kanker kulit jenis karsinoma sel basal, yaitu:

  • Luka yang tak kunjung sembuh

Apabila Anda memiliki luka terbuka yang tak kunjung sembuh, dan mungkin berdarah, atau berubah menjadi kering dan mengelupas, segera periksakan ke dokter. Apalagi jika luka tersebut bertahan hingga berminggu-minggu. Luka ini juga bisa saja sembuh tapi kemudian muncul kembali.

  • Kulit yang iritasi

Lebih peka terhadap berbagai perubahan yang terjadi pada tubuh, termasuk kulit adalah hal yang sebaiknya Anda lakukan. Salah satu contohnya, jika Anda menyadari adanya kulit yang iritasi atau berwarna kemerahan pada wajah, dada, pundak, lengan, atau kaki.

Pasalnya, hal tersebut bisa jadi salah satu ciri-ciri dari kanker kulit. Tak hanya itu, Anda mungkin mengalami karsinoma sel basal apabila kulit yang iritasi tersebut mengelupas, terasa gatal, dan sakit.

  • Benjolan yang berkilap atau berwarna terang

Jika Anda menemukan adanya benjolan yang berkilap atau berwarna terang, merah muda, merah, atau putih, bisa jadi itu adalah ciri-ciri dari kanker kulit jenis karsinoma sel basal.

Namun, tonjolan yang muncul bisa jadi berwarna gelap, apalagi jika muncul pada orang dengan warna kulit yang lebih gelap. Belum lagi, gejala kanker kulit yang satu ini sering disalahartikan sebagai tahi lalat biasa.

  • Area kulit yang mirip seperti luka

Karsinoma sel basal juga bisa ditandai dengan adanya area kulit yang berwarna putih atau kuning yang lebih mengkilap dibanding area kulit lainnya.

Lalu, area tersebut terlihat kencang tapi seolah membaur dengan area kulit lain yang tidak bermasalah. Kondisi ini bisa jadi menunjukkan ciri-ciri dari jenis kanker kulit yang satu ini.

2. Karsinoma sel skuamosa

Karsinoma sel skuamosa adalah jenis lain dari kanker kulit. Meski penyebab kanker kulit jenis karsinoma sel skuamosa relatif sama dengan jenis kanker kulit lainnya. Hanya saja, letak terjadinya kanker cenderung berbeda, begitu pula dengan ciri-ciri yang mungkin muncul dari kanker kulit ini.

Karsinoma sel skuamosa biasanya ada dalam bentuk benjolan berwarna merah dan biasanya kasar, serta luka pada kulit seperti sisik dan berkerak. Ciri ini biasanya muncul di daerah yang sering terkena sinar matahari, seperti kulit kepala, leher, wajah, telinga, dan tangan.

Namun, orang yang mempunyai warna kulit gelap biasanya mempunyai karsinoma sel skuamosa pada daerah yang jarang terkena sinar matahari, seperti telapak tangan dan telapak kaki. Beberapa tanda-tanda dari jenis kanker kulit ini adalah:

  • Adanya bercak merah bersisik

Salah satu ciri-ciri yang harus Anda pahami dari salah satu jenis kanker kulit yang satu ini adalah munculnya bercak berwarna merah yang mungkin juga bersisik. Bercak bersisik ini bisa membuat kulit mengelupas atau berdarah.

Jika Anda menemukan ciri-ciri tersebut, segera hubungi dokter untuk memastikan apakah Anda mengalami kanker kulit atau tidak.

  • Adanya benjolan

Sedikit mirip dengan tanda-tanda kanker kulit jenis karsinoma sel basal, jenis kanker kulit ini juga berpotensi menimbulkan benjolan. Bahkan, terkadang benjolan yang muncul justru terlihat cekung ke dalam di bagian tengahnya.

  • Luka terbuka

Luka terbuka yang menjadi ciri-ciri dari kanker kulit biasanya tidak dapat sembuh. Bahkan, meski bisa sembuh, luka itu berpotensi untuk muncul kembali. Luka terbuka ini biasanya memiliki bagian yang kering dan mudah mengelupas.

3. Melanoma

Melanoma merupakan salah satu jenis kanker kulit yang paling serius. Oleh sebab itu, Skin Cancer Foundation bahwa melakukan deteksi terhadap melanoma merupakan langkah penting untuk menentukan pengobatan terhadap kanker kulit ini.

Ciri-ciri kanker kulit melanoma adalah:

  • Terdapat luka memar yang tidak dapat disembuhkan.
  • Adanya penyebaran pigmen yang awalnya hanya berupa titik-titik, kemudian menyebar ke kulit di sekitarnya.
  • Tahi lalat yang membengkak atau kulit di sekitarnya berubah kemerahan.
  • Muncul rasa gatal yang terkadang berubah menjadi rasa sakit.

Tidak jarang, melanoma sulit dibedakan dengan tahi lalat biasa. Maka itu, perhatikan metode ABCDE yang dapat membantu Anda lebih mudah menentukan apakah tahi lalat yang terdapat pada tubuh merupakan melanoma.

A untuk asymmetry (asimetris)

Biasanya, ciri-ciri dari jenis kanker kulit ini adalah asimetris. Artinya, apabila Anda menggambar garis lurus di tengah-tengah pada tahi lalat dan kedua sisi tidak sama, bisa jadi itu bukan tahi lalat biasa, melainkan melanoma.

B untuk border (batasan/tepi)

Tepian dari melanoma biasanya tidak sama atau bahkan kulit tepinya terkelupas. Sementara, tahu lalat biasa akan memiliki tepian kulit yang halus dan tidak terkelupas.

C untuk colour (warna)

Adanya warna yang beragam pada tahi lalat bisa menjadi sebuah ciri-ciri bahwa itu bukan tahi lalat biasa melainkan salah satu jenis kanker kulit, yaitu melanoma. Jika tahi lalat biasa hanya terdiri dari satu warna, tahi lalat melanoma bisa terdiri dari berbagai warna, mulai dari hitam, cokelat, dan biru.

D untuk diameter (ukuran)

Jika dibandingkan dengan tahi lalat biasa, ciri-ciri dari tahi lalat melanoma adalah ukurannya yang cenderung lebih besar dibanding dengan tahi lalat biasa. Biasanya, ukuran melanoma lebih besar 6 milimeter (mm) dibanding ukuran tahu lalat pada umumnya.

E untuk evolving (berkembang)

Benjolan melanoma bisa berubah ukuran (menjadi lebih kecil atau lebih besar), berubah bentuk, dan berubah warna. Bahkan benjolan yang mungkin akan terlihat seperti tahi lalat ini dapat menyebabkan rasa gatal hingga mengeluarkan darah.

Oleh sebab itu, sebaiknya segera lakukan deteksi dini terhadap kanker kulit jika merasakan gejala tertentu. Hal ini dapat menjadi salah satu upaya Anda dalam mencegah terjadinya kanker kulit. Jika Anda memang didiagnosis mengalami kanker kulit, setidaknya dokter bisa segera membantu untuk menentukan jenis pengobatan yang sesuai dengan kondisi kesehatan.

Dengan menangani kondisi ini secepat mungkin, Anda telah membantu mempercepat proses pengobatan yang dapat meningkatkan potensi Anda sebagai pasien untuk sembuh dari penyakit kanker kulit ini.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tabir Surya untuk Kulit, Seberapa Penting Menggunakannya?

Cahaya matahari memicu penuaan dini, kulit kusam, hingga kanker kulit. Maka itu, dibutuhkan rangkaian skincare tabir surya. Seberapa penting produk ini?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 9 Desember 2020 . Waktu baca 12 menit

Karsinoma Sel Basal

Karsinoma sel basal adalah salah satu jenis kanker kulit yang paling umum terjadi. Simak penjelasan lengkap tentang gejapa, penyebab dan pengobatannya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kanker Kulit, Kanker 10 September 2020 . Waktu baca 11 menit

Berbagai Pilihan Pengobatan untuk Pasien Kanker Kulit

Untuk mengatasi penyakit kanker kulit, ada beberapa jenis prosedur medis yang bisa dijalani oleh pasien. Lalu, apa saja jenis pengobatan kanker kulit?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kanker Kulit, Kanker 13 Februari 2020 . Waktu baca 7 menit

Muncul Freckles di Mata, Apakah Berbahaya? Perlukah Dihilangkan?

Bintik cokelat atau freckles di mata biasanya tidaklah membahayakan penglihatan, tapi perlukah Anda menghilangkan bintik-bintik ini?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu Lestari
Kesehatan Mata, Penyakit Mata 14 Agustus 2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mendeteksi penyakit dari kaki

Bisakah Mendeteksi Penyakit dari Kondisi Kaki?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 4 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
medical checkup

Perlukah Melakukan Medical Check Up secara Rutin?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 7 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
efek tanning

Melakukan Tanning, Apa Efeknya untuk Kesehatan Kulit?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 26 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
Porfiria atau porphyria adalah membuat seseorang terlihat pucat pasi dan bertingkah laku bak vampir yang harus menghindari sinar matahari.

Porfiria

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 15 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit