Yang Perlu Diketahui Seputar Penyakit Jantung

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 04/03/2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Penyakit jantung (atau penyakit kardiovaskular) adalah istilah umum yang mencakup sejumlah besar masalah kardiovaskular, termasuk:

  • Penyakit arteri koroner
  • Kelainan ritme jantung (aritmia)
  • Pengerasan arteri (atherosclerosis)
  • Infeksi jantung
  • Kelainan jantung bawaan

Serangan jantung, stroke, dan komplikasi lainnya dapat muncul ketika pembuluh darah tersumbat atau menyempit. Meskipun penyakit jantung dapat mematikan, sebagian besar orang mampu mencegahnya. Dengan mengadopsi gaya hidup sehat dini, Anda berpotensi mampu hidup lebih lama dengan jantung yang lebih sehat.

Apa saja faktor pemicu risiko penyakit jantung?

Ada banyak faktor risiko penyakit jantung, beberapa dapat dicegah dan yang lainnya tidak dapat dicegah, beberapa di antaranya termasuk:

  • Tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Kolesterol tinggi (dan kadar HDL rendah)
  • Merokok
  • Obesitas
  • Tidak aktif berolahraga

Merokok, contohnya, adalah faktor risiko yang mampu dicegah. Perokok menggandakan risiko penyakit jantung, menurut Pusat Informasi Diabetes Nasional.

Orang dengan diabetes mungkin juga lebih berisiko terkena penyakit jantung karena kadar gula darah yang tinggi meningkatkan risiko:

  • Nyeri dada (angina)
  • Serangan jantung
  • Stroke
  • Penyakit arteri koroner

Jika Anda mengidap diabetes, penting untuk mengontrol glukosa untuk membatasi risiko berkembangnya penyakit jantung. Asosiasi Jantung Amerika melaporkan penyakit jantung adalah penyebab disabilitas paling umum pada orang dengan diabetes tipe 2.

Riwayat keluarga, etnis, jenis kelamin, dan umur adalah faktor risiko lainnya. Faktor risiko ini tidak bisa dicegah. Riwayat keluarga, menurut Mayo Clinic, diartikan sebagai anggota keluarga yang memiliki penyakit jantung:

  • Di bawah umur 55 tahun bagi pria (terutama ayah atau saudara laki-laki)
  • Di bawah umur 65 tahun bagi wanita (ibu dan saudara perempuan)

Etnis adalah faktor penting. Kelompok keturunan Asia dan Afrika lebih berisiko daripada kelompok lainnya. Selain itu, pria memiliki risiko lebih besar daripada wanita.

Umur dapat meningkatkan risiko stroke. Menurut Federasi Jantung Dunia, setelah berumur 55, risiko stroke bertambah 2 kali lipat setiap dekade.

Cara mencegah penyakit jantung

Seperti yang disebutkan sebelumnya, beberapa faktor risiko penyakit jantung tidak dapat dicegah—riwayat keluarga, misalnya. Namun, masih penting untuk menurunkan peluang mengidap penyakit jantung dengan mengurangi faktor risiko yang bisa Anda kendalikan.

Memiliki tekanan darah dan kadar kolesterol yang sehat adalah beberapa langkah pertama yang harus Anda ambil demi jantung yang sehat. Tekanan darah yang sehat dianggap kurang dari 120 sistolik dan 80 diastolik (sering dituliskan sebagai “120/80 mm Hg”). Sistolik adalah pengukuran tekanan saat jantung berkontraksi. Diastolik adalah pengukuran saat jantung beristirahat. Angka yang lebih tinggi mengindikasikan bahwa jantung bekerja terlalu keras untuk memompa darah.

Tujuan pembacaan kolesterol akan tergantung faktor risiko dan riwayat kesehatan jantung. Bila Anda memiliki risiko tinggi penyakit jantung, menderita diabetes, atau telah terkena serangan jantung, kadar sasaran akan di bawah yang disarankan untuk orang dengan risiko rendah atau rata-rata.

Walaupun terdengar sederhana, mengatasi stres juga mampu mengurangi risiko. Jangan meremehkan stres kronis sebagai penyebab penyakit jantung. Bicarakan dengan dokter jika Anda terus-menerus merasa terbebani, cemas, atau menghadapi kejadian yang menekan, misalnya pindah rumah, berganti pekerjaan, atau bercerai.

Makan makanan sehat dan berolahraga secara teratur juga penting. Pastikan menghindari makanan tinggi lemak jenuh dan garam. Mayo Clinic merekomendasikan 30-60 menit olahraga hampir setiap hari. Periksakan dengan dokter untuk memastikan Anda bisa memenuhi pedoman ini dengan aman—terutama jika Anda telah memiliki kondisi jantung.

Berhentilah merokok. Nikotin dalam rokok menyebabkan pembuluh darah menyempit, membuatnya lebih sulit mengedarkan darah penuh oksigen, yang mengakibatkan atherosclerosis.

Apa yang bisa saya lakukan setelah didiagnosis penyakit jantung?

Bila Anda baru-baru ini terdiagnosis dengan penyakit jantung, bicarakan dengan dokter tentang langkah-langkah yang bisa Anda ambil untuk tetap sehat sebisa mungkin. Anda bisa mempersiapkan jadwal kunjungan dengan membuat daftar kebiasaan harian mendetail. Kemungkinan topik meliputi:

  • Obat-obatan yang Anda minum
  • Rutinitas olahraga
  • Diet tipikal
  • Riwayat penyakit jantung atau stroke dalam keluarga
  • Riwayat pribadi tekanan darah tinggi atau diabetes
  • Gejala apapun yang Anda alami (seperti jantung berdetak cepat, pusing, atau tidak bertenaga)

Menemui dokter secara teratur hanyalah salah satu kebiasaan yang bisa Anda lakukan. Dengan cara ini, masalah yang berpotensi muncul bisa terdeteksi segera. Faktor risiko tertentu, misalnya tekanan darah tinggi, mungkin diobati dengan obat yang mengurangi risiko penyakit jantung.

Dokter mungkin juga memberikan tips untuk:

  • Berhenti merokok
  • Mengendalikan tekanan darah
  • Berolahraga teratur
  • Mempertahankan kadar kolesterol sehat
  • Menurunkan berat badan
  • Makan makanan sehat

Melakukan semua perubahan ini sekaligus tidak mungkin. Diskusikan dengan penyedia layanan kesehatan tentang perubahan gaya hidup mana yang akan memiliki dampak terbesar. Langkah terkecil ke tujuan ini sekalipun akan membantu Anda tetap sehat.

Apakah ada penyembuhan untuk penyakit jantung?

Penyakit jantung tidak dapat disembuhkan. Penyakit jantung membutuhkan perawatan dan pengawasan ketat seumur hidup. Banyak gejala penyakit jantung bisa dikurangi dengan obat-obatan, prosedur, dan perubahan gaya hidup. Jika metode ini gagal, intervensi koroner atau operasi bypass mungkin dimanfaatkan. Meskipun demikian, tidak ada cara memulihkan kerusakan arteri. Penting untuk menjaga kesehatan mulai dari hari ini.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Endokarditis

    Endokarditis adalah infeksi bakteri yang menyerang endokardium, bagian dari organ jantung. Ketahui lebih lanjut gejala, penyebab, dan pengobatannya.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Kesehatan Jantung, Penyakit Jantung Lainnya 30/06/2020 . Waktu baca 11 menit

    Gagal Jantung Kanan, Apa Bedanya dengan Gagal Jantung Kiri?

    Salah satu tipe gagal jantung adalah gagal jantung kanan. Lalu, apa beda dari gagal jantung kiri dan gagal jantung kanan, ya?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Kesehatan Jantung, Gagal Jantung 30/06/2020 . Waktu baca 7 menit

    Berbagai Komplikasi Gagal Jantung yang Perlu Diwaspadai

    Kondisi gagal jantung dapat memicu komplikasi yang menurunkan kualitas dan harapan hidup. Apa saja komplikasi gagal jantung yang perlu diwaspadai?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Kesehatan Jantung, Gagal Jantung 25/06/2020 . Waktu baca 7 menit

    Apakah Seseorang yang Mengalami Aritmia Jantung Bisa Sembuh?

    Aritmia merupakan jenis penyakit kardiovaskuler yang mempengaruhi denyut jantung. Lantas, apakah Aritmia Jantung Bisa Sembuh?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Kesehatan Jantung, Aritmia 24/06/2020 . Waktu baca 5 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    gejala penyakit yang diacuhkan

    8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . Waktu baca 4 menit
    kelainan katup jantung bawaan pada bayi

    Mengenal Kelainan Katup Jantung Bawaan dan Cara Mengatasinya

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Ihda Fadila
    Dipublikasikan tanggal: 01/07/2020 . Waktu baca 7 menit
    menjaga kesehatan anak dengan penyakit jantung bawaan

    Panduan Menjaga Kesehatan Anak dengan Penyakit Jantung Bawaan

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 01/07/2020 . Waktu baca 10 menit
    gagal jantung akut

    Gagal Jantung Akut, Apa Bedanya dengan Gagal Jantung Kronis?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 01/07/2020 . Waktu baca 5 menit