home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Sering Menguap Bisa Jadi Tanda Gangguan Jantung

Sering Menguap Bisa Jadi Tanda Gangguan Jantung

Menguap merupakan hal yang wajar dilakukan oleh setiap orang. Rata-rata orang menguap akibat kelelahan atau kurang tidur. Namun, tahukah Anda bahwa terlalu sering menguap bisa menjadi tanda bahwa Anda mengalami kondisi yang lebih serius?

Apa itu menguap?

Menguap adalah suatu kegiatan involunter (otomatis, tidak dilakukan dengan sengaja) yang mencakup proses terbukanya mulut, menarik napas dalam, dan mengisi udara ke paru-paru. Menguap merupakan suatu respon yang sangat wajar apabila Anda mengalami kelelahan. Menguap biasanya dicetuskan oleh rasa kantuk atau lelah. Menguap dapat berlangsung singkat ataupun cukup lama, yaitu selama beberapa detik sampai terbukanya mulut untuk menghembuskan napas. Menguap juga dapat disertai dengan desahan yang terdengar, mata berair, atau gerakan meregangkan tubuh.

Mengapa kita menguap?

Masih belum diketahui secara jelas mengapa manusia menguap, akan tetapi pencetus utama dari proses ini adalah rasa lelah dan bosan. Menguap juga mungkin terjadi bila seseorang membicarakan tentang menguap, atau melihat dan mendegar orang lain menguap. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa menguap dapat membantu menurunkan suhu di otak.

BACA JUGA: Kok, Melihat Orang Lain Menguap, Kita Ikut Menguap Juga?

Menguap dikatakan berlebihan apabila terjadi lebih dari satu kali dalam satu menit. Walau sering menguap biasa dikaitkan dengan rasa kantuk atau rasa bosan, namun menguap yang berlebihan juga dapat menjadi gejala dari kondisi medis tertentu.

Beberapa kondisi dapat menyebabkan reaksi vasovagal, alias sebuah reaksi yang dapat menyebabkan Anda sering menguap. Selama reaksi vasovagal, terjadi peningkatan aktivitas dari nervus vagus. Saraf ini berjalan dari otak ke tenggorokan dan menuju ke perut. Ketika saraf ini lebih aktif, denyut jantung dan tekanan darah turun secara signifikan. Reaksi yang terjadi dapat menunjukkan adanya gangguan tidur hingga penyakit jantung yang serius.

Penyebab sering menguap

Penyebab yang pasti dari frekuensi menguap yang berlebihan masih belum diketahui. Akan tetapi, kondisi ini dapat terjadi akibat:

  • kelelahan
  • gangguan tidur
  • efek samping obat tertentu seperti anti-depresan atau anti-cemas
  • perdarahan pada jantung atau di sekitar jantung

BACA JUGA: Tanda-tanda Awal Penyakit Jantung Pada Pria

Walaupun jarang, namun sering menguap juga dapat menjadi gejala dari kondisi yang lebih serius, seperti:

Apa yang harus dilakukan jika saya sering menguap?

Berkonsultasilah kepada dokter jika Anda menyadari bahwa Anda tiba-tiba jadi sering menguap, terutama jika Anda sering menguap tanpa alasan. Hanya dokterlah yang dapat menentukan apakah menguap yang berlebihan tersebut merupakan gejala dari sesuatu yang lebih serius atau tidak.

Untuk mengetahui penyebab Anda menguap secara berlebihan, dokter Anda mungkin akan menanyakan terlebih dulu mengenai kebiasaan tidur Anda untuk meyakinkan bahwa Anda telah mendapat tidur yang cukup. Hal ini dapat membantu membedakan apakah kondisi Anda disebabkan karena kelelahan atau karena adanya gangguan tidur.

BACA JUGA: 9 Tanda Tubuh Anda Butuh Lebih Banyak Tidur

Setelah menyingkirkan adanya kemungkinan gangguan tidur, dokter mungkin akan meminta Anda melakukan serangkaian tes untuk mencari tahu penyebab lain. Electorencephalogram (EEG) mungkin menjadi salah satu tes yang akan diminta oleh dokter Anda. Tes ini bertujuan untuk mengukur aktivitas gelombang otak, berfungsi untuk mendiagnosis epilepsi atau gangguan otak lain.

Dokter juga mungkin akan meminta pemeriksaan MRI untuk Anda. Pemeriksaan ini menggunakan gaya magnet berkekuatan besar dan gelombang radio untuk menghasilkan gambar tubuh yang akan membantu dokter melihat struktur tubuh Anda. Pemeriksaan ini biasa digunakan untuk mendiagnosis gangguan pada saraf tulang belakang dan otak, seperti tumor dan multiple sclerosis. MRI juga dapat digunakan untuk mengevaluasi fungsi jantung dan melihat ada tidaknya masalah jantung.

Bagaimana cara mengatasi kondisi menguap berlebihan?

Jika Anda sering menguap akibat obat yang sedang Anda konsumsi, maka dokter akan menyarankan untuk menurunkan dosis obat yang Anda konsumsi. Pastikan untuk selalu berkonsultasi pada dokter Anda sebelum menurunkan dosis pengobatan. Anda tidak boleh menghentikan konsumsi obat tanpa seizin dokter yang bertanggung jawab atas kondisi Anda.

Jika kondisi Anda disebabkan karena gangguan tidur, dokter mungkin akan menganjurkan Anda untuk mengonsumsi obat atau menggunakan teknik tertentu untuk membantu Anda mendapat tidur yang lebih berkualitas.

Jika kondisi Anda merupakan gejala dari sesuatu yang lebih serius—seperti epilepsi atau gangguan hati, maka penyebabnya harus diobat sesegera mungkin.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Brynie, F. 2011. Why do you yawn when you’re not sleepy? http://www.psychologytoday.com/blog/brain-sense/201111/why-do-you-yawn-when-youre-not-sleepy [diakses pada 14 November 2016]

Gupta S, Mittal S. 2013. Yawning and its physiological significance. International Journal of Applied Basic Medical Research, 3(1), 11-5. http://www.ijabmr.org/article.asp?issn=2229-516X;year=2013;volume=3;issue=1;spage=11;epage=15;aulast=Gupta [diakses pada 14 November 2016]

Pal, S., Padala, P. R. 2009. A case of excessive yawning with citalopram. The Primary Care Companion to the Journal of Clinical Psychiatry, 11(3), 125-6. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2708013/ [diakses pada 14 November 2016]

Krucik G. What causes excessive yawning? 10 possible conditions. http://www.healthline.com/symptom/excessive-yawning [diakses pada 14 November 2016]

Foto Penulis
Ditulis oleh Priscila Stevanni
Tanggal diperbarui 01/12/2016
x