SGOT dan SGPT Tinggi, Apakah Sudah Pasti Penyakit Hati?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 02/02/2018
Bagikan sekarang

Pemeriksaan SGOT dan SGPT memang erat kaitannya dengan kesehatan organ hati (liver). Biasanya, ketika Anda mengalami suatu gangguan penyakit hati, dokter akan menganjurkan untuk melakukan tes ini. Namun sebenarnya, ketika SGOT dan SGPT tinggi, belum tentu ini tanda dari penyakit hati. Ada beberapa kondisi kesehatan lain yang menyebabkan hal ini terjadi. Lantas, jika bukan penyakit hati, apa yang membuat SGOT dan SGPT tinggi?

SGOT dan SGPT tinggi, ternyata tak selalu tanda penyakit hati (liver)

SGOT dan SGPT adalah enzim yang dihasilkan secara alami oleh tubuh dan berada pada beberapa organ, seperti hati, jantung, ginjal, otot tubuh, hingga otak. Kedua jenis enzim ini kerap kali dianggap sebagai enzim hati, sehingga jika kadarnya tinggi di dalam tubuh, dicurigai terdapat gangguan fungsi hati.

Padahal, SGOT dan SGPT tinggi tak selalu menandakan gangguan fungsi hati. Ya, memang benar kemungkinan besar hati Anda mengalami masalah. Akan tetapi, hal itu ternyata bukan satu-satunya penyebab dari meningkatnya SGOT dan SGPT.

Jadi, pada orang sehat, kadar SGOT dan SGPT akan normal. Namun, ketika organ mengalami kerusakan, maka enzim ini akan keluar dari sel organ tersebut lalu masuk ke pembuluh darah. Saat itu terjadi maka Anda akan menemukan hasil SGOT dan SGPT tinggi. Kondisi ini bisa saja terjadi ketika semua organ yang memiliki SGOT dan SGPT di dalamnya mengalami kerusakan, tak melulu organ hati.

Beberapa hal yang dapat membuat kadar SGOT dan SGPT menjadi tinggi yaitu:

  • Mengalami penyakit Celiac
  • Hipertiroid, tapi ini jarang ditandai dengan SGOT dan SGPT tinggi
  • Penyakit pada otot rangka

Tahu dari mana jika SGOT dan SGPT tinggi akibat gangguan fungsi hati?

Bila memang hasi pemeriksaan SGOT dan SGPT tinggi akibat gangguan fungsi hati, maka ada beberapa pemeriksaan darah yang juga tidak akan normal. Maka itu, biasanya dokter akan menganjurkan pemeriksaan darah lain seperti:

Biasanya bila Anda memiliki fungsi hati yang terganggu, maka hasil pemeriksaan tersebut akan menunjukkan angka yang lebih tinggi dari angka normal. Selain itu, gangguan fungsi hati juga akan menimbulkan beberapa gejala umum seperti:

  • Cepat lelah
  • Penurunan berat badan yang drastis
  • Kulit dan mata berubah menjadi berwarna kuning
  • Bengkak pada beberapa bagian tubuh, seperti perut dan mata
  • Urine mengalami perubahan warna dan menjadi lebih pekat
  • Mual dan muntah
  • Diare
  • Sakit pada bagian perut

Apabila Anda juga mengalami beberapa gejala tersebut, maka kemungkinan besar ada masalah pada organ hati Anda. Untuk itu, segera periksakan diri ke dokter untuk tahu keadaan Anda lebih lanjut.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Katanya, minum madu saat sahur bisa memberikan segudang manfaat baik bagi tubuh selama menjalani puasa. Tertarik ingin coba? Simak beragam khasiatnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hari Raya, Ramadan 17/05/2020

3 Buah Selain Kurma yang Baik untuk Berbuka Puasa

Kurma bukan satu-satunya buah yang baik dimakan saat berbuka puasa. Lihat berbagai pilihan lainnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Monika Nanda
Hari Raya, Ramadan 14/05/2020

7 Cara Menjaga Tubuh Agar Tetap Fit Saat Puasa

Jangan sampai karena puasa Anda jadi lemas, lesu, dan mudah sakit. Simak rutinitas yang bisa dilakukan agar tetap fit saat puasa.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hari Raya, Ramadan 09/05/2020

Kenapa Saya Sakit Perut Setelah Buka Puasa?

Pernahkah Anda sakit perut setelah buka puasa? Bisa jadi ini karena pengaruh makanan yang Anda konsumsi saat berbuka. Apa lagi sebab lainnya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hari Raya, Ramadan 07/05/2020

Direkomendasikan untuk Anda

resep membuat bakwan

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
panduan diet sehat untuk menurunkan berat badan, cara diet sehat, menu diet sehat, makanan diet sehat, diet sehat alami

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
diagnosis hiv

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020