Penyakit jantung merupakan salah satu penyakit penyebab kematian terbanyak di dunia. Pola hidup yang makin sedenter (kurang gerak) di zaman sekarang ini turut memengaruhi perkembangan penyakit jantung. Oleh karena itu, untuk mencegah penyakit jantung, Anda disarankan untuk mengubah pola makan Anda menjadi lebih sehat dan lebih aktif melakukan aktivitas fisik. Beberapa makanan dengan kandungan tertentu pun dipercaya dapat menjaga kesehatan jantung Anda sehingga membantu mengurangi risiko penyakit jantung, salah satunya adalah minyak zaitun.

Apa itu minyak zaitun?

Minyak zaitun merupakan lemak atau minyak yang diperoleh dari buah pohon zaitun (Olea europaea). Sehingga, minyak yang dihasilkannya dinamakan minyak zaitun. Tanaman ini banyak tumbuh di negara Mediterania.

Banyak sekali manfaat yang dapat dihasilkan dari minyak zaitun. Tak heran, minyak ini banyak digunakan dalam pembuatan kosmetik, obat-obatan, sabun, dan juga ditambahkan dalam masakan Anda.

Kandungan dalam minyak zaitun untuk jantung

Minyak zaitun untuk jantung mengandung lemak sehat yang baik untuk kesehatan Anda. Jenis lemak yang banyak terkandung dalam minyak zaitun adalah asam lemak tak jenuh tunggal (monounsaturated fatty acid/ MUFA). Asam lemak tak jenuh tunggal ini dapat membantu dalam mengurangi kadar kolesterol jahat dan kadar kolesterol total dalam tubuh, serta membantu mempertahankan kadar kolesterol baik dalam darah. Hal ini kemudian dapat membantu menurunkan risiko dari penyakit jantung dan stroke.

Asam lemak tak jenuh tunggal juga dapat menyediakan nutrisi yang membantu perkembangan dan mengontrol sel-sel dalam tubuh. Selain itu, asam lemak tak jenuh tunggal juga dapat membantu memperbaiki fungsi pembuluh darah Anda. Minyak yang mengandung asam lemak tak jenuh tunggal juga biasanya mengandung vitamin E (vitamin yang mengandung antioksidan). Sehingga, minyak zaitun (yang merupakan salah satu minyak dengan kandungan asam lemak tak jenuh tunggal) dapat membantu melindungi kesehatan jantung Anda.

Selain mengandung asam lemak tak jenuh dan antioksidan, minyak zaitun juga mengandung senyawa fenolik yang dapat melindungi jantung Anda, yang disebut polifenol. Polifenol yang terdapat dalam minyak zaitun ini dapat menurunkan risiko penyakit jantung dengan cara menurunkan tekanan darah dan kolesterol, mengurangi pembekuan darah, dan melindungi lapisan pembuluh darah arteri. Minyak zaitun yang mengandung polifenol tinggi dapat memengaruhi gen yang mengurangi risiko sindrom metabolik dan penyakit jantung.

Selain membantu mengurangi risiko penyakit jantung, minyak zaitun juga ternyata dapat membantu mengurangi risiko diabetes mellitus tipe 2 dan kanker. Beberapa penelitian telah mengaitkan konsumsi asam lemak tak jenuh tunggal (yang terkandung dalam minyak zaitun) dengan kontrol kadar insulin dan gula darah. Sehingga, konsumsi minyak zaitun juga dapat membantu jika Anda menderita diabetes mellitus tipe 2. Selain itu, kandungan polifenol dan antioksidan dalam minyak zaitun juga dapat membantu mengurangi peradangan dan pertumbuhan sel, serta melindungi sel dari kerusakan, sehingga dapat mengurangi risiko kanker.

Gunakan minyak zaitun secukupnya

Walaupun minyak zaitun mempunyai manfaat kesehatan yang baik bagi Anda, namun pemakaian yang bijak juga diperlukan. Bagaimanapun, minyak zaitun merupakan lemak yang mengandung kalori tinggi. Jika dipakai terlalu banyak, tentu dapat menyumbang kalori tambahan pada tubuh Anda. Sehingga, Anda disarankan untuk menggunakan secukupnya saja. American Heart Association pun menyarankan batas konsumsi makanan yang mengandung asam lemak tak jenuh tunggal adalah kurang dari 20% dari total kebutuhan energi harian Anda.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca