7 Khasiat Minyak Esensial untuk Kesehatan Ini Sayang Jika Dilewatkan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Minyak esensial atau minyak atsiri adalah ekstrak minyak harum yang didapat dari hasil penyulingan tanaman, bunga, akar, kayu, atau biji buah. Selain bermanfaat untuk relaksasi dan menenangkan pikiran, minyak esensial juga bisa jadi obat penawar penyakit, lho! Lantas, apa saja manfaat minyak esensial untuk kesehatan? Yuk, cari tahu lewat ulasan berikut ini!

Beragam manfaat minyak esensial untuk kesehatan

Minyak esensial bukanlah minyak seperti pada umumnya karena tidak mengandung asam lemak. Komponennya benar-benar murni dari ekstrak tanaman yang jadi sumber olahannya.

Minyak esensial dapat dioleskan langsung ke kulit atau dihirup aromanya. Namun sebelum dioleskan ke kulit, encerkan dulu dengan minyak pembawa seperti minyak zaitun atau minyak kelapa yang sudah dilelehkan.

Nah, berikut ini adalah manfaat minyak esensial yang bisa Anda dapatkan berdasarkan kandungan bahan alaminya.

1. Peppermint: masalah pencernaan

manfaat peppermint

Kalau Anda sedang mual, diare, atau kram perut, ada baiknya Anda coba oleskan perut dengan minyak esensial peppermint. Pasalnya, minyak esensial peppermint mengandung senyawa yang bisa menenangkan otot-otot pencernaan dan membantu mengeluarkan gas penyebab sakit perut.

Selain itu, minyak esensial peppermint juga dapat meningkatkan energi dan stamina tubuh. Menurut sebuah penelitian aroma minyak esensial peppermint juga mampu menurunkan kadar hormon stres kortisol.

2. Lemon: memperbaiki suasana hati

manfaat lemon

Para ahli asal Jepang menemukan bahwa aroma minyak esensial lemon dapat membantu mengendalikan gejala depresi. Bahkan, penggunaan minyak esensial lemon dapat mengurangi pemakaian obat antidepresan pada penderita depresi.

Selain itu, manfaat minyak esensial lemon juga dapat mengeluarkan racun dalam tubuh dan membantu mengatasi jerawat. Karena aroma yang dihasilkan dapat menaikkan suasana hati, minyak yang satu ini juga baik untuk meningkatkan fokus dan konsentrasi Anda.

3. Lavender: masalah tidur dan mengatasi gejala PMS

manfaat minyak lavender

Minyak lavender adalah salah satu minyak paling serbaguna. Bagaimana tidak, minyak esensial lavender dapat memberikan efek menenangkan dengan mengurangi kadar hormon stres kortisol dalam darah.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa aroma lavender dapat meningkatkan gelombang alfa di otak yang terkait dengan relaksasi dan tidur nyenyak.

Tidak hanya itu, manfaat minyak esensial lavender juga dapat meringankan gejala PMS dengan mengoleskannya di bagian perut sembari terus dipijat lembut.

4. Jeruk bali merah (grapefruit): mengurangi nafsu makan

manfaat dan risiko buah grapefruit adalah

Bagi Anda yang sering tak mampu menahan rasa lapar, cobalah untuk menghirup aroma minyak esensial jeruk bali merah. Sebuah penelitian kecil yang diterbitkan dalam jurnal Neuroscience Letters menemukan bahwa menghirup aroma minyak esensial jeruk bali dapat menghambat saraf lambung yang memicu rasa lapar.

5. Minyak kayu putih: mengobati pilek dan flu

minyak untuk impotensi

Sudah melakukan berbagai cara namun pilek dan flu masih saja datang? Coba hirup aroma minyak esensial kayu putih (eukaliptus) secara rutin.

Ya, manfaat minyak esensial eukaliptus dapat membantu menyembuhkan hidung tersumbat dan rasa sesak akibat alergi. Eukaliptus mengandung sifat antibakteri yang dapat merilekskan otot-otot hidung. Campurkan beberapa tetes minyak esensial esensial eukaliptus ke dalam air hangat dan hirup aroma segarnya.

6. Minyak pohon teh: mencegah infeksi

tea tree oil

Minyak pohon teh atau tea tree oil adalah salah satu minyak esensial yang banyak dipilih untuk melawan infeksi kulit berkat sifat antibakteri, antiseptik, dan antijamurnya. Mengoleskan minyak pohon teh dapat mengatasi infeksi kulit dan ruam.

Bagi Anda yang memiliki masalah ketombe, minyak esensial pohon teh juga bisa menjadi pilihan yang tepat. Oleskan beberapa tetes minyak esensial pohon teh di kepala secara langsung atau campurkan dengan shampoo sebelum digunakan untuk keramas.

7. Chamomile: meningkatkan fokus

manfaat teh chamomile

Chamomile memang lebih umum digunakan sebagai seduhan teh yang menyegarkan. Tapi jangan salah, chamomile juga bisa digunakan sebagai minyak esensial, lho!

Manfaat minyak chamomile adalah untuk membantu merilekskan tubuh dan pikiran dari stres yang tak berkesudahan. Kalau Anda terbiasa untuk minum teh chamomile sebelum tidur, maka kini Anda bisa mencoba meneteskan minyak esensial chamomile pada bantal untuk mendapatkan tidur yang nyanyak.

Bila dicampurkan dengan lavender, manfaat minyak esensial ini dapat memberikan perlindungan ganda untuk mengatasi stres dan kecemasan. Jadi, minyak esensial mana yang akan Anda gunakan hari ini?

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pertolongan Pertama untuk Mengobati Sengatan Lebah

Katanya, sengatan lebah bisa bikin seseorang meriang dan panas dingin. Lalu bagaimana cara pertolongan pertama dalam mengobati sengatan lebah?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 23 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Cara Mengatasi Gejala Leptospirosis, Penyakit Khas di Musim Hujan

Leptospirosis adalah salah satu penyakit yang sering bermunculan saat musim hujan. Saat gejala leptospirosis mulai terasa, segera atasi dengan cara ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hidup Sehat, Tips Sehat 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

Anda suka nekat makan daging ayam belum matang? Awas, akibatnya bisa fatal. Ini dia berbagai bahaya dan ciri-ciri daging ayam yang belum dimasak sempurna.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Apakah Lansia Masih Perlu Minum Susu? Berapa Banyak yang Dibutuhkan?

Minum susu biasanya dianjurkan untuk anak-anak. Lalu, jika sudah lanjut usia, apakah masih perlu minum susu? Berapa banyak susu yang harus diminum?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Konten Bersponsor
keluarga sehat karena melakukan perilaku hidup bersih dan sehat

4 Tips Perilaku Hidup Bersih dan Sehat untuk Lindungi Diri dan Keluarga di Era New Normal

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 27 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
memanaskan makanan

Bolehkah Memanaskan Makanan Dalam Wadah Plastik di Microwave?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 27 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
Penyebab sakit pinggang

Cari Tahu Gejala, Penyebab dan Pengobatan untuk Sakit Pinggang

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 27 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit
arti warna dahak

Warna Dahak Merah, Hijau, Atau Hitam? Cari Tahu Artinya di Sini

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 26 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit