6 Makanan untuk Membuat Kuku Kuat dan Sehat

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 22 Mei 2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Sama halnya dengan kulit, kuku pun perlu dirawat dan diberi asupan nutrisi agar tetap sehat. Kuku yang sehat biasanya memiliki warna merah mudah, tidak pucat, terdapat setengah lingkaran putih pada kuku, dan tidak berwana kuning. Sedangkan kuku yang rapuh, retak atau berubah warna bisa menjadi indikasi kurangnya nutrisi atau bahkan masalah kesehatan, seperti hipotiroidisme.

Mengonsumsi makanan seimbang yang mengandung protein, vitamin dan mineral tidak hanya membuat tubuh Anda sehat, namun Anda juga membuat kuku Anda terawat sehingga menjadi lebih kuat.

Makanan untuk kuku kuat dan sehat

Berikut ini 6 makanan untuk kuku yang bisa Anda konsumsi agar kuku menjadi kuat dan sehat:

1. Aprikot, pisang, anggur

Makanan untuk kuku yang pertama adalah buah. Siapa yang tidak tahu manfaat dari mengonsumsi buah? Buah kaya akan kandungan vitamin yang membuat kuku jadi lebih kuat.

Beberapa sumber buah yang bisa digunakan sebagai makanan untuk kuku adalah buah aprikot kering yang kaya akan vitamin A, kiwi untuk vitamin C, dan pisang untuk kandungan vitamin B6. Selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi blueberry, blackberry dan anggur yang mengandung antioksidan tinggi, sehingga mampu meningkatkan kesehatan kuku.

2. Sayuran yang mengandung vitamin A, kalsium, dan zat besi

Sayuran kaya akan mineral dan vitamin untuk tubuh yang sehat dan kuku yang kuat. Anda bisa mengonsumsi ubi jalar, wortel dan sayuran hijau tua – seperti brokoli, bayam dan asparagus yang banyak mengandung vitamin A. Anda juga sangat dianjurkan untuk banyak mengonsumsi sayuran lainnya yang kaya akan kandungan kalsium, zat besi dan antioksidan.

Menurut juru bicara American Dermatological Society, Dr. D’Anne Kleinsmith, jika Anda memiliki kuku yang melengkung bisa jadi itu adalah indikasi jika tubuh kekurangan zat besi.

3. Biji-bijian

Ahli gizi Ian Marber, yang dikenal sebagai Food Doctor, merekomendasikan beberapa biji-bijian yang mengandung karbohidrat kompleks vitamin dan mineral sebagai makanan untuk kuku yang sehat dan kuat.

Biji-bijian seperti gandum hitam, barley, dan biji bunga matahari, beras merah, dan biji soba kaya akan kandungan vitamin E, vitamin B kompleks biotin dan protein yang bisa membuat kuku jadi lebih kuat dan sehat. Anda bisa menambahkan biji-bijian tersebut ke sereal, adonan roti, pancake, ataupun makanan lainya sesuai selera Anda.

4. Telur

Telur mengandung banyak protein yang penting untuk kuku yang kuat dan sehat. Selain menyediakan sumber protein untuk merawat kesehatan kuku, telur juga mengandung sejumlah nutrisi yang dibutuhkan untuk menjaga kuku agar lebih kuat. Misalnya zat besi, vitamin B6 – biotin, vitamin B12, vitamin A, dan vitamin E.

Kandungan vitamin B6 yang ditemukan pada kuning telur ini dapat membantu mengembalikan kuku yang rapuh atau kering sehingga membuat kuku jadi lebih tebal. Anda bisa mengonsumsi telur dengan cara direbus ataupun dijadikan sebagai omellete atau telur orak-arik. Telur merupakan pilihan makanan rendah kalori dan lemak, asalkan Anda mengonsumsinya dalam porsi yang tidak berlebihan.

5. Daging

Mengonsumsi daging tidak berlemak memang terbukti baik untuk kesehatan tubuh. Anda bisa menemukan protein dan zat besi tingkat tinggi dari daging merah, seperti steak dan daging sapi. Menurut American Family Physician, kekurangan zat besi dikaitkan dengan koilonychia – penyakit kuku yang ditandai dengan kuku berbentuk sendok.

6. Kacang polong

Jika Anda seorang vegetarian, Anda dianjurkan untuk mengonsumsi kacang kedelai, kacang polong ataupun kacang lainnya yang merupakan sumber protein baik untuk diet seimbang. Pasalnya, kacang mengandung protein yang tidak hanya meningkatkan pertumbuhan kuku, tapi juga merupakan sumber vitamin dan mineral seperti zat besi, seng, dan biotin yang sangat bagus untuk kesehatan kuku.

Kandungan biotin (juga dikenal sebagai vitamin B6) telah terbukti secara signifikan meningkatkan ketebalan pelat kuku dan mengurangi kerapuhan kuku. Dalam sebuah penelitian, peneliti Swiss memberi 2.5mg biotin setiap hari kepada sekelompok wanita dengan kuku rapuh. Setelah masa percobaan enam bulan, ketebalan kuku wanita meningkat 25%.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Infeksi Saluran Kencing Pada Wanita: Gejala Hingga Pengobatan

Infeksi saluran kencing dapat terjadi pada wanita. Bagaimana cara mencegah dan mengobati salah satu penyakit pada sistem urologi ini?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Urologi, Urologi Lainnya 16 September 2020 . Waktu baca 6 menit

Anda Sering Jatuh? Ini Kondisi Medis yang Bisa Jadi Penyebabnya

Jika Anda sering jatuh dan merasa keseimbangan tubuh kurang baik, maka hal ini menandakan Anda mengalami kondisi medis tertentu. Apa saja?

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 15 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Minum Antibiotik

Bagaimana sebenarnnya penggunaan antibiotik yang baik dan benar? Berikut beberapa hal yang tidak boleh dilakukan saat sedang minum antibiotik.

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Hidup Sehat, Tips Sehat 15 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Alergi Mata (Konjungtivitis Alergi)

Jika mata Anda mudah merah tanpa penyebab yang jelas, coba simak artikel ini karena mungkin Anda memiliki alergi mata (konjungtivitis alergi).

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Alergi, Alergi Hidung dan Mata 10 September 2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

multivitamin gummy dewasa

Multivitamin Gummy untuk Dewasa, Benarkah Lebih Sehat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 4 menit
yang harus diketahui sebelum melakukan pemeriksaan MRI

Yang Harus Anda Tahu Sebelum Menjalani Pemeriksaan MRI

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 3 menit
perawatan paliatif apa itu

Mengenal Perawatan Paliatif Sebagai Pengobatan Penyakit Kanker

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 6 menit
mata silinder (astigmatisme)

Berbagai Cara untuk Mengurangi Mata Minus (Rabun Jauh)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 17 September 2020 . Waktu baca 3 menit