Anda Sering Jatuh? Ini Kondisi Medis yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 15 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Keseimbangan tubuh yang baik dibutuhkan setiap orang untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Lalu bagaimana dengan orang yang mudah jatuh karena tidak seimbang? Ya, mungkin Anda salah satu orang yang sering jatuh atau ‘oleng’ ketika berjalan atau saat melakukan aktivitas lainnya. Hati-hati, keseimbangan tubuh yang kurang baik bisa jadi tanda Anda mengalami beberapa kondisi medis yang tidak Anda sadari. Lalu apa saja kondisi medis yang menyebabkan Anda tidak mempunyai keseimbangan tubuh yang baik dan mudah jatuh?

Kondisi medis yang sering terjadi dan menyebabkan keseimbangan tubuh kurang baik

1. Masalah telinga dalam

Telinga tidak hanya berfungsi sebagai indera pendengar saja, namun juga bertanggung jawab atas keseimbangan tubuh. Di dalam telinga bagian dalam terdapat sebuah rongga yang berisi cairan dan sensor keseimbangan. Ketika terjadi infeksi atau gangguan pada telinga dalam, maka cairan dan sensor keseimbangan akan terganggu sehingga tidak dapat melakukan fungsinya dengan baik. Jadi, otak tidak menerima sinyal apapun dari sensor keseimbangan dan membuat Anda menjadi tidak seimbang dan mudah jatuh.

2. Mempunyai otot-otot yang lemah

Orang yang sudah memasuki masa lanjut usia, rata-rata mempunyai keseimbangan yang buruk. Jadi jangan heran jika, banyak lansia yang sering dan mudah jatuh sehingga harus ditemani ke mana pun untuk menghindari risiko tersebut. Hal ini memang umum terjadi pada lansia, karena otot-otot mereka mulai melemah akibat massa otot berkurang. Massa otot akan berkurang seiring dengan pertambahan usia. Untuk mencegah hal ini terjadi di masa tua Anda, maka Anda sebaiknya melakukan olahraga yang rutin agar massa otot tidak mudah berkurang.

3. Mengonsumsi obat-obatan tertentu

Gejala pusing dan kehilangan keseimbangan berkurang terkadang juga disebabkan oleh efek samping dari penggunaan suatu obat. Salah satu contoh sederhananya saja, beberapa obat bisa membuat Anda mengantuk dalam beberapa menit setelah mengonsumsinya. Rasa kantuk ini membuat keseimbangan Anda menurun, sehingga mudah jatuh.

Risiko pusing dan kehilangan keseimbangan dapat lebih besar jika Anda mengonsumsi lebih dari satu jenis obat dalam satu waktu. Apabila Anda yakin bahwa obat tersebut memiliki efek samping terhadap keseimbangan tubuh Anda, sebaiknya diskusikan hal tersebut ke dokter.

4. Kurang pasokan darah ke otak

Kurangnya aliran darah ke otak disebut dengan hipotensi ortostatik dan percaya atau tidak, kondisi ini ternyata cukup umum terjadi. Sebuah penelitian yang melibatkan sebanyak hampir seribu orang ini menunjukkan bahwa sebanyak 21% dari total respondennya mengalami hipotensi ortostatik. Jika Anda sering pusing dan tidak seimbang ketika berdiri dari posisi duduk atau tiba-tiba bangun dari posisi tidur, maka penyebabnya adalah hipotensi ortostatistik. Kondisi ini bisa disebabkan karena tubuh kekurangan cairan. Kurang asupan makanan juga dapat mengakibatkan hal ini terjadi. Apabila kondisi ini sering terjadi, maka Anda harus memeriksakan diri ke dokter.

Kondisi medis yang jarang terjadi namun bisa menyebabkan keseimbangan tubuh menjadi buruk

1. Kerusakan saraf

Salah satu kelompok orang yang paling berisiko untuk mengalami hal ini adalah penderita diabetes. Dalam bahasa medis kerusakan saraf disebut juga dengan neuropati perifer yang juga bisa diakibatkan oleh infeksi, kekurangan vitamin, kelainan genetik, terlalu sering minum alkohol, dan beberapa trauma yang menyebabkan kerusakan saraf di kaki, tangan, dan kepala.

2. Tumor otak

Salah satu gejala yang timbul jika seseorang memiliki tumor di otaknya adalah kehilangan keseimbangan, mudah jatuh, dan pusing. Namun, kehilangan keseimbangan yang diakibatkan oleh tumor otak biasanya sangat sering terjadi. sehingga jangan cemas dan khawatir dulu jika Anda hanya sesekali mengalami kehilangan keseimbangan, maka kemungkinan besar bukan tumor otak penyebabnya.

Tumor yang berjangkit di dalam otak dapat menyebabkan gangguan koordinasi serta otak tidak sempurna dalam mengirim atau menerima sinyal, sehingga keseimbangan tubuh buruk. Oleh karena itu jika Anda sering mengalami masalah keseimbangan, lebih baik untuk periksakan diri ke dokter.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Hal yang Harus Anda Lakukan Ketika Menyaksikan Bullying

Anda sering melihat bullying tapi tidak tahu harus berbuat apa? Anda ingin menolong korban tapi takut? Cari tahu di sini apa yang harus Anda lakukan!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Hidup Sehat, Psikologi 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Apakah Posisi Kencing Berdiri Berbahaya untuk Kesehatan?

Kencing dengan posisi berdiri kerap dilakukan pria, tapi mereka yang mengidap gangguan saluran kemih justru dilarang. Apa alasannya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Urologi, Kandung Kemih 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Kenapa Cuaca Dingin Bikin Rematik Kumat dan Bagaimana Mengatasinya?

Istilah 'dingin sampai menusuk tulang' bisa terjadi pada penderita rematik Nyeri sendi akibat rematik kambuh bisa disebabkan oleh cuaca, bagaimana bisa?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 24 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Terapi Urine dengan Minum Air Kencing, Benarkah Efektif?

Terapi urine dengan minum air kencing yang terdengar menjijikkan telah dipercaya sejak berabad-abad lalu. Apakah manfaatnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Urologi, Kandung Kemih 23 September 2020 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

obat psoriasis alami

Sederet Bahan Herbal yang Berpotensi Sebagai Obat untuk Psoriasis

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 9 menit
obat cacing kremi

Obat Paling Ampuh untuk Menghilangkan Cacing Kremi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 5 menit
ensefalopati uremikum

Ensefalopati Uremikum, Komplikasi Gangguan Ginjal yang Menyerang Otak

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit
hubungan suami istri terasa hambar

3 Hal yang Membuat Seks Tidak Lagi Terasa Memuaskan, dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 4 menit