Muntaber atau gastroenteritis adalah peradangan pada saluran pencernaan, khususnya lambung, usus besar, dan usus kecil. Virus dan bakteri gastroenteritis adalah infeksi usus yang berhubungan dengan gejala diare berair, kram perut, mual, dan muntah. Gejala ini terkadang disertai kembung, demam, menggigil, sakit kepala, dan kelelahan. Tanda-tanda gejala tersebut biasanya berlangsung selama 2-3 hari, tetapi beberapa ada yang dapat bertahan hingga seminggu.

Bayi, anak-anak, orang tua, dan orang dengan penyakit yang mendasari lebih rentan terhadap komplikasi muntaber. Bahaya terbesar yang diakibatkan oleh muntaber adalah dehidrasi. Hilangnya cairan melalui diare dan muntah dapat mengganggu keseimbangan elektrolit tubuh, sehingga dapat menyebabkan masalah yang berpotensi untuk mengancam jiwa, seperti kelainan detak jantung (aritmia).

Apakah muntaber menular? Bagaimana cara penyebarannya?

Ya. Muntaber merupakan penyakit yang sangat menular. Virus yang menyebabkan muntaber adalah norovirus, ia biasanya menjangkit orang dewasa, meskipun virus lain seperti adenovirus, rotavirus dan astrovirus juga bisa menyebabkan muntaber. Kemudian virus tersebut menyebar melalui kontak dengan orang yang terinfeksi, misalnya dengan berbagi makanan, air, atau peralatan makan. Individu juga dapat terinfeksi oleh makanan atau minuman yang terkontaminasi.

Bagaimana makanan dapat terkontaminasi oleh virus gastroenteritis?

Makanan dapat terkontaminasi oleh penyaji atau pembawa makanan yang sudah terkontaminasi virus, terutama ketika mereka tidak mencuci tangan secara teratur setelah menggunakan kamar mandi. Kerang mungkin terkontaminasi karena limbah, dan orang yang mengonsumsi kerang mentah atau yang kurang matang dari perairan tercemar mungkin akan mendapatkan diare.

Siapa saja yang dapat terkena muntaber?

Semua orang bisa terkena virus ini. Muntaber dapat menjangkit orang dari berbagai usia dan latar belakang. Namun, beberapa virus cenderung menyebabkan penyakit diare. Rotavirus adalah penyebab paling umum dari diare pada bayi dan anak balita. Adenovirus dan astrovirus menyebabkan diare pada anak-anak dan juga orang dewasa. Sedangkan norovirus, lebih banyak menginfeksi orang dewasa.

Bagaimana gejala berlangsung?

Menurut Dr. Madanick, gejala muntaber seperti diare, muntah, dan nyeri perut tidak terjadi segera setelah Anda terinfeksi dengan virus, namun gejala terjadi secara bertahap lebih dari 1-2 hari. Tetapi, jenis lain dari keracunan makanan dapat menyerang dengan cepat selama beberapa jam setelah Anda terkena virus.

Bagaimana cara mengobati muntaber?

Yang paling penting dalam mengobati muntaber adalah dengan mencegah dehidrasi. Perawatan harus dimulai di rumah. Dokter mungkin akan memberikan petunjuk spesifik tentang jenis cairan apa yang harus dikonsumsi. Centers for Disease Control and Prevention merekomendasikan keluarga untuk memiliki pasokan oralit di rumah. Oralit biasanya dapat ditemukan di apotek tanpa resep. Ikuti petunjuk yang ada dalam bungkus dan gunakan air yang bersih untuk meminumnya.

Selain itu, Anda sebenarnya dapat sembuh dengan sendirinya setelah 2-3 hari mengalami muntaber. Untuk keracunan makanan, karena ia menyerang manusia dengan cepat, maka penyembuhannya juka akan berlangsung dengan cepat, kira-kira selama 1-2 hari.

Apakah minum banyak air putih dapat memulihkan muntaber?

Tidak benar. Menurut Dr Rogg, kesalahan terbesar yang dilakukan banyak orang adalah dengan mencoba untuk minum banyak air. Mereka memahami bahwa mereka harus mencegah terjadinya dehidrasi, namun apa yang mereka benar-benar lakukan adalah salah. Memasukkan air ke dalam tubuh tanpa menambahkan elektrolit akan mencairkan elektrolit yang masih berada dalam tubuh Anda. Parahnya lagi jika Anda minum minuman yang bergula tanpa menambahkan garam, hal itu akan membuat diare menjadi lebih buruk.

Apakah muntaber dapat dicegah?

Ya. Orang dapat mengurangi peluang untuk terinfeksi virus dengan sering mencuci tangan. Basuh permukaan yang terkontaminasi dengan klorin pembersih rumah tangga yang berbasis pemutih, dan segera cuci pakaian yang terinfeksi. Jika makanan atau air diduga terkontaminasi, segera buang.

Kapan harus menghubungi dokter?

Anda harus menghubungi dokter jika terdapat darah dalam kotoran Anda atau ketika Anda muntah darah. Diare itu sendiri bukanlah suatu kondisi yang berbahaya, namun hubungilah dokter jika Anda mengalami lingling dan kelesuan yang ekstrem, terdapat kekurangan urin, urin warna kuning tua, serta tanda-tanda dehidrasi serius.

Anda juga dapat meminta bantuan jika gejala Anda tidak lebih baik setelah tiga hari, muntah berkepanjangan yang menahan asupan makanan, atau jika Anda mengalami lonjakan suhu mulut lebih dari 38°C.

BACA JUGA:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca