Ciri-ciri Gegar Otak yang Perlu Anda Waspadai

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 20 Mei 2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Gegar otak biasanya terjadi pada anak, namun orang dewasa pun juga bisa mengalami gegar otak karena berbagai alasan. Ini bisa disembuhkan, tetapi kondisi otak Anda mungkin menjadi tidak sama lagi seperti sebelumnya. Untuk menghindari gegar otak, sebaiknya lindungi kepala Anda dengan baik, terutama saat mengendarai motor, bersepeda, maupun berolahraga. Apa saja gejala gegar otak yang paling umum? Simak dulu informasi berikut ini.

Apa itu gegar otak?

Gegar otak adalah cedera otak traumatis ringan yang dapat berdampak pada fungsi otak Anda. Dampaknya biasanya hanya sementara, seperti sakit kepala, bermasalah dengan konsentrasi, memori, keseimbangan, dan koordinasi.

Gegar otak tidak selalu mengakibatkan pingsan atau kehilangan kesadaran. Beberapa orang mungkin akan mengalami pingsan, lupa tentang apa yang terjadi sebelum ia mengalami gegar otak, atau kebingungan. Tapi, beberapa lainnya mungkin tidak mengalami hal ini.

Waktu pemulihan setelah Anda mengalami gegar otak pun akan berbeda tiap orang. Beberapa orang pulih dalam beberapa jam, beberapa lainnya bisa lebih lama, mungkin membutuhkan waktu beberapa minggu untuk pulih. Dengan istirahat yang cukup, banyak orang yang bisa benar-benar pulih dari gegar otak.

Apa penyebab gegar otak?

Otak merupakan organ lunak yang dikelilingi oleh cairan otak dan dilindungi oleh tulang tengkorak yang keras. Cairan di sekitar otak Anda ini berfungsi sebagai bantalan untuk melindungi otak dari benturan tulang tengkorak dan dari luar. Namun, saat kepala Anda terkena pukulan yang sangat keras, otak Anda bisa membentur tengkorak Anda sehingga mengakibatkan luka.

Banyak alasan yang dapat menjadi penyebab gegar otak. Gegar otak bisa disebabkan oleh pukulan keras ke kepala atau tubuh, terjatuh, kecelakaan saat naik kendaraan bermotor, olahraga (terutama yang berisiko tinggi, seperti sepak bola, rugby, dan tinju), atau luka lain yang dapat menggetarkan otak dan tengkorak Anda. Penyebab paling sering dari gegar otak pada orang dewasa adalah terjatuh dan kecelakaan motor.

Apa saja ciri dan gejala gegar otak?

Banyak kasus gegar otak terjadi pada anak-anak dan remaja, antara usia 5-14 tahun. Hal ini biasanya disebabkan oleh olahraga dan terjatuh saat bermain, seperti bermain sepeda. Namun, gegar otak pada anak-anak mungkin lebih sulit dikenali karena mereka tidak bisa menggambarkan bagaimana rasa yang ia rasakan.

Beberapa tanda dari anak-anak yang mengalami gegar otak adalah:

  • Kebingungan
  • Mudah lelah
  • Lebih rewel atau mudah tersinggung
  • Kehilangan keseimbangan dan mudah goyah saat berjalan
  • Sering menangis
  • Pola makan dan pola tidur berubah
  • Kurang bersemangat saat melakukan aktivitas, bermain misalnya

Sedangkan, tanda dan gejala gegar otak yang muncul pada orang dewasa adalah:

  • Sakit kepala
  • Merasa kepala seperti ditekan
  • Hilang kesadaran sesaat
  • Kebingungan
  • Amnesia atau lupa ingatan mengenai apa yang terjadi pada dirinya sebelumnya
  • Dering di telinga
  • Mual dan muntah
  • Kelelahan
  • Lama dalam menjawab pertanyaan

Jika Anda mengalami benturan keras di kepala Anda dan setelah itu Anda merasakan tanda dan gejala seperti di atas, sebaiknya segera periksakan diri Anda ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Segera bawa ke dokter!

Walaupun termasuk cedera otak ringan, namun gegar otak dapat menyebabkan masalah yang lebih serius. Gegar otak yang berulang atau gegar otak parah dapat menyebabkan masalah jangka panjang, seperti masalah dengan gerakan, pembelajaran, atau berbicara.

Perlu Anda ingat bahwa setelah Anda mengalami gegar otak, otak lebih sensitif terhadap segala kerusakan. Sehingga, jika Anda mengalami gegar otak sebaiknya segera periksakan diri Anda dan ikuti pengobatan dari dokter sampai benar-benar pulih kembali, serta hindari aktivitas yang dapat membahayakan otak Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Selalu Merasa Lapar, Padahal Sudah Makan Banyak? Mungkin Anda Punya Gangguan Ini

Setelah makan, Anda mungkin berharap akan merasa kenyang. Namun lain ceritanya jika Anda punya kelainan ini yang bisa terus bikin Anda sering lapar

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Hidup Sehat, Fakta Unik 3 Oktober 2017 . Waktu baca 6 menit

Panduan Perawatan Setelah Gegar Otak Supaya Cepat Sembuh

Baik jika gegar otak terjadi pada Anda, pada anggota keluarga, maupun pada anak, ini yang bisa dilakukan untuk membantu dan mempercepat penyembuhannya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Hidup Sehat, Tips Sehat 4 Agustus 2017 . Waktu baca 5 menit

Mengenal 3 Jenis Trauma pada Kepala

Dari mulai kejedot hingga benturan keras pada kepala, Anda mungkin sudah sering mengalaminya. Tapi, trauma kepala seperti apa yang berakibat fatal?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Hidup Sehat, Tips Sehat 31 Desember 2016 . Waktu baca 6 menit

Gejala Kerusakan Otak Akibat Cedera Pada Kepala

Cedera kepala yang parah dapat mengakibatkan kerusakan otak, kecacatan, gangguan mental, bahkan kematian. Apa saja gejala dan penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Fakta Unik 20 Desember 2016 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kepala bayi terbentur

Yang Harus Dilakukan Saat Kepala Bayi Terbentur

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 18 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit
rasa sabun di mulut

Mulut Terasa Seperti Bersabun? Mungkin 6 Hal Ini Penyebabnya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 20 Maret 2019 . Waktu baca 4 menit
Glasgow Coma Scale alias GCS adalah

Mengenal Glasgow Coma Scale (GCS), Penilaian Tingkat Kesadaran Manusia

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 29 Oktober 2018 . Waktu baca 6 menit
telinga berdarah

5 Penyebab Telinga Berdarah dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2018 . Waktu baca 6 menit