Ciri-ciri Hormon Estrogen Terlalu Rendah Pada Wanita

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 September 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Anda tentu pernah mendengar atau membaca tentang hormon estrogen. Estrogen adalah hormon yang penting bagi wanita. Hormon ini lebih banyak dijumpai pada wanita daripada pria. Namun, apa yang terjadi jika seorang wanita kekurangan estrogen? Apa saja tandanya, dan bagaimana cara mengatasinya?

Pentingnya hormon estrogen bagi tubuh perempuan

Hormon estrogen erat kaitannya dengan perempuan. Sebenarnya tubuh pria juga memproduksi estrogen, hanya saja estrogen yang diproduksi oleh tubuh perempuan lebih banyak daripada pria.

Selain itu, walau kadar estrogen yang beredar dalam darah termasuk kecil, namun hormon ini sangat berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh Anda. Fungsi estrogen termasuk:

  • Perkembangan seksual pada remaja perempuan begitu mencapai masa puber
  • Mengatur penebalan dinding rahim selama siklus menstruasi dan selama kehamilan
  • Mendorong pertumbuhan payudara pada remaja dan wanita hamil.
  • Mengatur metabolisme tulang dan kolesterol.
  • Mengatur asupan makanan, berat badan, metabolisme glukosa dan sensitivitas insulin dalam tubuh.

Apa tanda dan gejalanya jika wanita punya hormon estrogen rendah?

Anak perempuan yang belum mencapai pubertas dan wanita yang sudah mendekati masa menopause biasanya memiliki hormon estrogen yang rendah. Namun, tetap saja, wanita dari berbagai kelompok umur dapat mengalami kondisi ini. Beberapa gejala dari kadar estrogen yang rendah pada wanita adalah:

Jika dibiarkan tanpa pengobatan, maka kadar estrogen yang rendah dapat menyebabkan masalah kesuburan.

Apa yang menyebabkan kadar hormon estrogen rendah?

Estrogen dihasilkan di indung telur (ovarium). Oleh karena itu, semua kondisi medis yang memengaruhi ovarium dapat mengancam produksi estrogen. Wanita muda dapat mengalami kadar estrogen rendah akibat:

Pada wanita di atas usia 40 tahun, kadar estrogen yang rendah dapat menjadi tanda bahwa Anda sudah mendekati menopause. Masa transisi ini dinamakan dengan perimenopause. Selama masa ini, ovarium akan tetap memproduksi estrogen, namun dalam jumlah yang sedikit sampai akhirnya berhenti sama sekali. Saat ovarium Anda sudah benar-benar berhenti memproduksi hormon estrogen, maka saat itulah Anda dikatakan menopause.

Faktor risiko yang menyebabkan kadar estrogen rendah

Faktor risiko yang paling umum sebagai penyebab rendahnya kadar estrogen, antara lain:

  • Usia
  • Riwayat masalah hormonal dalam keluarga (contoh: kista ovarium)
  • Kelainan pola makan (contoh: anoreksia)
  • Diet ekstrim
  • Olahraga berlebihan
  • Gangguan pada kelenjar pituitari

Bagaimana saya tahu kalau saya punya kadar estrogen rendah?

Diagnosis dini dan penanganan yang tepat dapat mencegah banyak masalah kesehatan yang diakibatkan oleh rendahnya kadar estrogen. Jika, Anda mengalami gejala-gejala seperti yang telah dijelaskan di atas, sebaiknya Anda segera konsultasikan dengan dokter. Dokter biasanya akan menanyakan riwayat kesehatan dan riwayat keluarga Anda. Setelah melakukan pemeriksaan fisik, dokter biasanya akan meminta Anda memeriksakan darah untuk mengukur kadar estrogen dalam tubuh.

Pada beberapa kasus, dokter bisa saja mengusulkan pemeriksaan pencitraan otak seperti CT Scan atau MRI untuk mencari tahu apakah terdapat kelainan di otak yang mempengaruhi produksi hormon Anda.

 Bagaimana cara dokter menangani kondisi hormon estrogen yang rendah?

Hormon estrogen buatan dosis tinggi biasanya diberikan pada wanita usia 25-50 yang memiliki kadar estrogen rendah. Obat ini dapat membantu menurunkan risiko terjadinya patah tulang, penyakit kardiovaskular, dan ketidakseimbangan hormon lainnya. Estrogen dapat diberikan melalui obat minum, melalui vagina, atau melalui suntikan.

Terapi estrogen jangka panjang biasa dianjurkan bagi para wanita yang mendekati menopause atau pada wanita yang menjalani operasi pengangkatan rahim. Di luar kasus tersebut, terapi estrogen biasanya hanya diberikan selama satu hingga dua tahun. Hal ini disebabkan karena terapi estrogen dapat meningkatkan risiko kanker.

Poin penting yang harus diingat

Estrogen merupakan hormon yang penting bagi kesehatan, terutama bagi wanita. Kelainan genetik, riwayat masalah hormonal dalam keluarga, dan penyakit tertentu dapat menyebabkan kadar estrogen menjadi rendah. Kadar estrogen yang rendah ini dapat mengganggu perkembangan seksual dan fungsi seksual Anda. Selain itu, kondisi ini dapat pula meningkatkan risiko obesitas, osteoporosis, dan penyakit kardiovaskular.

Namun demikian, perkembangan pengobatan yang telah pesat membuat kondisi ini mudah ditangani. Dengan diagnosis dan penanganan yang tepat, maka hormon estrogen yang rendah dapat dengan mudah teratasi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apakah Wadah Plastik untuk Makanan Anda Aman Bagi Kesehatan? Cari Tahu Lewat Kode Ini

Saat ini hampir semua tempat makanan atau minuman terbuat dari wadah plastik. Namun, sebelum menggunakannya, ketahui dulu kode dari masing-masing wadah.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

Ada yang bilang kita sudah tak boleh minum air yang disimpan dalam botol plastik hangat. Misalnya karena ditinggal di mobil seharian. Benarkah demikian?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

Anda pasti tahu mengayuh sepeda tentunya lebih sehat dibanding naik mobil. Tapi, apa sebenarnya manfaat bersepeda bagi kesehatan tubuh kita?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Tips Sehat 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Mengapa Kuku Bisa Cantengan dan Bagaimana Mengobatinya?

Kuku yang cantengan tak hanya mengerikan untuk dipandang mata, namun bisa terasa menyakitkan dan mungkin bernanah. Begini cara mengobatinya.

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Tips Sehat 08/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

tidak puas dengan pekerjaan berbahaya bagi kesehatan

Tidak Menikmati Pekerjaan di Masa Muda, Bisa Membahayakan Kesehatan di Masa Depan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 14/07/2020 . Waktu baca 4 menit
bercak darah saat tidak sedang haid

Ada Bercak Darah Saat Tidak Sedang Haid? Ini Penyebabnya

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Dipublikasikan tanggal: 14/07/2020 . Waktu baca 3 menit
Konten Bersponsor
foto orang yang merawat anggota keluarga yang terkena penyakit kronis; saat mengasuh, penting untuk tetap jaga diri saat merawat orang sakit kronis

Tips Jaga Diri Saat Merawat Orang Sakit Kronis di Masa Pandemi

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 13/07/2020 . Waktu baca 5 menit
mengusir biang keringat

3 Bahan Alami yang Bisa Mengusir Biang Keringat

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Dipublikasikan tanggal: 13/07/2020 . Waktu baca 3 menit