6 Cara Menghilangkan Bulu di Badan yang Paling Populer

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29 November 2019 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Ada banyak cara menghilangkan bulu di badan, mulai dari mencukur, waxing, menggunakan krim pencabut bulu, dan lain sebagainya. Sayangnya, terlalu banyak pilihan kadang malah bikin bingung. Nah, jika Anda sedang bimbang memilih, simak berbagai manfaat dan risiko yang ditawarkan dari setiap cara menghilangkan bulu di badan di bawah ini.

Berbagai cara menghilangkan bulu di badan

Memahami beberapa cara menghilangkan bulu di badan berikut ini akan membantu Anda menentukan metode mana yang terbaik untuk kondisi kulit Anda.

1. Pencabutan

tren cabut alis

Metode satu ini umumnya dilakukan pada area-area tubuh seperti ketiak dan alis. Anda mencabut bulu Anda satu persatu sampai akarnya menggunakan pinset. Ketahanan cara ini untuk menghilangkan bulu diperkirakan 3-8 minggu. Meski terbilang cukup lama, dibutuhkan teknik yang tepat untuk melakukan pencabutan bulu menggunakan pinset. Pasalnya, jika bulu Anda patah, maka bulu itu dapat tumbuh ke dalam kulit, menyebabkan ingrown hair (bulu tumbuh ke dalam).

Agar aman, bersihkan pinset dengan alkohol sebelum dan sesudah penggunaan. Hal ini dilakukan guna mengurangi risiko infeksi.

2. Mencukur

kesalahan-mencukur-jenggot

Cara menghilangkan bulu satu ini bisa dilakuan di bagian tubuh manapun. Asalkan dilakukan secara teliti dan hati-hati. Sebab menggunakan alat cukur atau pencukur listrik berarti Anda memotongnya sangat dekat dengan kulit. Nah, hal inilah yang meningkatkan risiko kulit Anda terluka saat mencukur. Kabar baiknya, Anda bisa mencegah hal tersebut.

Jika Anda menggunakan pisau cukur sekali pakai, basahi kulit Anda dan gunakan sabun atau busa cukur. Cukurlah mengikuti arah bulu tumbuh. Ganti pisau cukur Anda secara teratur karena Anda dapat melukai diri Anda sendiri dengan pisau cukur yang tumpul. Sayangnya metode satu ini memiliki ketahanan yang terbilang lebih sedikit dibanding jika Anda menghilangkan bulu dengan cara dicabut. Dalam kurun waktu setidaknya seminggu, bulu-bulu di tubuh bisa saja muncul kembali, sehingga Anda harus bercukur sesering mungkin.

Ada mitos yang sangat populer bahwa jika Anda mencukur bulu Anda maka hal itu akan menyebabkan bulu tumbuh lebih kasar. Nah, ternyata mitos ini bisa dijelaskan secara ilmiah. Bulu memiliki ujung yang lembut. Saat Anda mencukurnya, Anda memotong bagian yang halus tersebut. Itulah mengapa bulu yang tumbuh kemudian terasa kasar.

3. Waxing

waxing bulu cara menghilangkan bulu

Waxing bisa dilakukan di bagian tubuh manapun, termasuk wajah, ketiak, kaki, dan area bikini. Terapis akan membalurkan cairan lilin (wax) pada kulit Anda, kemudian menutupnya dengan potongan kain. Ketika wax sudah kering, kain itu akan ditarik dengan cepat untuk mencabut bulu Anda. Beberapa jenis wax dapat ditarik tanpa menggunakan kain.

Metode ini memiliki durasi ketahanan sekitar 3 sampai 6 minggu. Jika Anda tertarik melakukan metode ini, pastikan bulu Anda harus memiliki panjang setidaknya 0,5 cm agar dapat di-wax. Jadi biarkan bulu Anda tumbuh sebelum melakukan waxing.

4. Laser

cara menghilangkan bulu dengan laser

Semakin majunya perkembangan teknologi, kini Anda tak perlu lagi merasakan sakit ketika menghilangkan bulu di badan. Adalah laser, salah satu cara menghilangkan bulu di tubuh yang efektif dan memiliki ketahanan waktu yang lama. Meski begitu, metode ini harus dilakukan oleh dokter terlatih dan berpengalaman karena memiliki kemungkinan efek samping seperti terbakar dan munculnya jaringan parut di kulit.

Laser bisa dilakukan untuk bagian tubuh manapun, tapi tidak efektif jika digunakan pada bulu yang berwarna terang atau pirang. Biasanya bagian tubuh yang paling sering diminta untuk dihilangkan bulunya meliputi punggung, dada, perut, dan kaki.

Untuk mencapai hasil akhir yang maksimal, Anda diharuskan melakukan metode ini berkali-kali, setidaknya 6-12 kali perawatan. Karena menggunakan alat berteknologi canggih, maka harga yang ditawarkan untuk sekali laser terbilang mahal.

5. Krim perontok bulu

krim perontok bulu

Depilatori atau krim perontok bulu menawarkan metode menghilangkan bulu tanpa alat atau pun rasa sakit seperti waxing. Krim ini bekerja dengan cara memecah struktur protein rambut sehingga rambut bisa keluar dan terangkat dari kulit dengan mudah saat Anda menggosokkan krimnya ke kulit.

Setelah digosok, disemprot atau dioles ke kulit, formula krim akan memecah ikatan kimia yang menahan struktur protein rambut di tubuh, dan protein ini dikenal sebagai keratin. Begitu krim melarutkan keratin, rambut menjadi cukup lemah untuk terlepas dari folikel. Maka rambut atau bulu bisa dengan mudahnya melepaskan diri atau rontok dari folikel.

Krim ini sudah banyak dijual bebas di toko obat atau bahkan swalayan. Ketahanan metode ini untuk mencegah pertumbuhan bulu berkisar dari hitungan hari hingga beberapa minggu. Sayangnya penggunaan krim untuk menghilang bulu dapat berefek iritasi pada kulit jika ditinggalkan terlalu lama atau jika kulit Anda terlalu sensitif. Untuk menghindari hal itu, bacalah petunjuk pemakaian krim yang ada di kemasan dengan saksama.

6. Pil KB

manfaat pil kb minum pil kb

Khusus untuk wanita, kadang menopause atau kondisi seperti polycystic ovary syndrome (PCOS) dapat mengakibatkan bulu tumbuh semakin banyak.

Pada kasus ini, dokter mungkin akan menyarankan obat seperti pil KB untuk mengurangi jumlah hormon yang berkaitan dengan tumbuhnya bulu.

Cara menghilangkan bulu di tubuh ini harus dilakukan dengan berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu. Jika dilakukan secara sembarangan, maka risiko efek samping yang muncul cenderung lebih besar.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bahan-bahan Alami untuk Mengusir Kulit Kepala Gatal

Ada banyak penyebab kulit kepala gatal, tapi banyak juga bahan-bahan alami dan sederhana yang ampuh mengusir kulit kepala gatal.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 9 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

Kulit Kering Bikin Gatal? Begini Cara Mengatasinya

Kulit kering ternyata bisa menimbulkan rasa gatal dan iritasi. Begini cara mengatasi gatal karena kulit kering, serta mencegah kulit jadi semakin kering.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dermatologi, Health Centers 1 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

Warna Rambut Sesuai Karakteristik Diri, yang Manakah Anda?

Warna rambut yang salah bisa membuat Anda terlihat lebih tua. Berikut cara mengetahui warna rambut yang sesuai dengan karakter diri.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Kecantikan 31 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

10 Cara Merawat Rambut Keriting agar Mudah Diatur

Rambut keriting rentan kering dan kusut hingga sulit diatur. Oleh karena itu, rambut keriting perlu perawatan khusus. Bagaimana merawat rambut keriting?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Perawatan Rambut & Rambut Rontok, Hidup Sehat 5 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

terapi urine minum air kencing

Terapi Urine dengan Minum Air Kencing, Benarkah Efektif?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 8 menit
penyebab mengatasi kulit mengelupas

5 Cara Merawat Kulit yang Mengelupas

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 11 September 2020 . Waktu baca 5 menit
bibir gatal

7 Penyebab Bibir Hitam untuk Anda yang Tidak Merokok

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 12 Agustus 2020 . Waktu baca 3 menit
bahan krim anti-aging

7 Bahan Dalam Krim Anti-Aging yang Perlu Anda Tahu

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 21 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit