Menggunakan Krim untuk Menghilangkan Bulu, Amankah?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 1 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Untuk mendapatkan kulit yang mulus tanpa bulu, Anda tentu harus menghilangkan bulu di bagian-bagian tubuh tertentu. Banyak orang melakukan berbagai cara untuk menghilangkan bulu, misalnya dengan laser, mencukur, atau bahkan waxing. Selain ketiga hal populer tersebut, ada sebuah metode lain untuk menghilangkan rambut halus di tubuh menggunakan krim perontok bulu. Apa itu krim perontok bulu? Apakah aman dan maksimal hasilnya untuk menyingkirkan bulu? Simak di sini.

Mengenal krim perontok bulu

Krim perontok atau penghilang bulu umumnya berguna untuk menjangkau titik yang cukup sulit di bagian tubuh lainnya yang sulit dijangkau dengan cukuran. Metode ini juga biasa disebut sebagai depilatori. Depilatori atau hair removal cream menawarkan metode menghilangkan bulu tanpa alat atau pun rasa sakit seperti waxing.

Krim perontok bulu ini bekerja dengan cara memecah struktur protein rambut sehingga rambut bisa keluar dan terangkat dari kulit dengan mudah saat Anda menggosokkan krimnya ke kulit. Setelah digosok, disemprot atau dioles ke kulit, formula krim akan memecah ikatan kimia yang menahan struktur protein rambut di tubuh, dan protein ini dikenal sebagai keratin.

Begitu krim depilatory melarutkan keratin, rambut menjadi cukup lemah untuk terlepas dari folikel. Maka rambut atau bulu bisa dengan mudahnya melepaskan diri atau rontok dari folikel.

Selain berbentuk krim, penghilang bulu ini juga tersedia dalam bentuk gel, roll, dan lulur. Krim perontok bulu ini mengandung beberapa bahan yang berbeda, seperti sodium thioglycolate, strontium sulfide, dan calcium thioglycolate yang akan bereaksi dengan rambut di tubuh Anda. Maka, tak jarang krim ini sedikit berbau menyengat ketika digunakan untuk menghilangkan bulu.

Bagaimana cara menggunakan krim penghilang bulu?

Cara menggunakannya cukup mudah dan krim perontok bulu ini bisa diperoleh di toko kecantikan atau apotek. Pertama, buka kemasan krim perontok bulu. Biasanya di dalam kemasan juga sudah tersedia spatula yang gunanya untuk mengoleskan dan mengangkat krim.

Setelahnya, pastikan kaki atau bagian tubuh lain yang ingin dihilangkan bulunya sudah dibersihkan. Lalu oleskan krim pada bagian tubuh yang berbulu, sesuai petunjuk kemasan. Ratakan menggunakan spatula dan diamkan 1- 3 menit untuk menunggu proses pemecahan keratin rambut dengan krim.

Sehabis itu, gunakan kembali spatula untuk membersihkan atau mengangkat sisa krim dan bulu-bulu yang rontok. Anda bisa membilasnya dengan sabun dan air bersih untuk menghilangkan sisa krim penghilang bulu.

Seberapa efektif menggunakan krim perontok bulu ini?

Dibanding dengan laser, waxing, mencukur, atau elektrolisis, menggunakan krim perontok bulu ini terbilang mudah, murah, dan sedikit risikonya. Penggunaan krim penghilang bulu ini terbilang bisa dilakukan di mana saja, termasuk di rumah tanpa menimbulkan rasa sakit pada proses pengerjaannya.

Metode ini juga terbilang lebih aman karena tidak akan menimbulkan risiko yang berbahaya setelahnya. Namun, tetap saja bagi sebagian orang yang punya kulit sensitif atau alergi pada bahan kimia tertentu ada baiknya memperhatikan bahan-bahan kandungan krim.

Anda juga bisa melakukan uji coba sehari sebelum menggunakan krim dengan cara mengoleskannya sedikit saja ke kulit. Jika terjadi iritasi, merah, gatau atau hal berbahaya lainnya, lebih baik tidak menggunakan krim perontok sebagai cara menghilangkan bulu.

Menurut Food and Drugs Administration (FDA) di Amerika, penggunaan krim perontok bulu ini tidak boleh dilakukan sering-sering. Gunakan paling sering satu minggu sekali saja. Karena pada umumnya, bulu akan mulai tumbuh kembali setelah satu minggu menggunakan krim perontok. Hal ini juga berguna untuk mencegah iritasi pada kulit karena terlalu sering terpapar zat kimia.

FDA juga mengimbau para pengguna krim ini agar tidak digunakan untuk bulu bagian alis, sekitar mata, atau kulit yang sedang luka. Pasalnya, menurut beberapa laporan yang diterima, krim ini juga bsia menimbulkan kondisi kulit seperti luka bakar, lecet, sengatan, ruam gatal, dan masalah pengelupasan kulit.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Mata Kucing Pada Anak? Waspada Gejala Kanker Mata

Orangtua perlu mewaspadai mata anak yang seperti mata kucing. Ada kemungkinan hal ini tanda kanker mata atau retinoblastoma.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Penyakit Kanker Lainnya 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

7 Hal yang Bisa Terjadi Pada Tubuh Jika Anda Berhenti Minum Pil KB

Pil KB berhubungan dengan hormon. Itu sebabnya, saat Anda memutuskan untuk berhenti minum pil KB akan muncul berbagai efek samping. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Seksual, Kontrasepsi 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Kenali Tanda dan Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Sebagai orangtua, Anda perlu tau bedanya anak yang aktif dan hiperaktif. Yuk, kenali tanda dan cara mengatasi anak hiperaktif!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Kesehatan Anak, Parenting 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

Mengapa Sebagian Orang Mudah Dihipnotis, Sementara yang Lain Tidak?

Anda mungkin waspada ketika berjalan sendirian, takut dihipnotis oleh orang tak dikenal. Tahukah Anda tidak semua orang mudah dihipnotis?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Penyakit Saraf Lainnya 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit



Direkomendasikan untuk Anda

setelah menangis

5 Cara Cepat Hilangkan Mata Sembap Setelah Menangis

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
cara pakai termometer

Mengenal 4 Jenis Termometer yang Paling Umum, dan Cara Pakainya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
proses pasang behel

Bagaimana Proses Pemasangan Behel atau Kawat Gigi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Thendy Foraldy
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 8 menit
apa itu lucid dream

Sedang Mimpi Tapi Sadar? Begini Penjelasan Fenomena Lucid Dream

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit