7 Bahan Alami Penangkal Flu yang Tersedia di Rumah

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 17/03/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Flu bisa menghampiri kita kapan pun tanpa kenal waktu. Entah karena daya tahan tubuh kita sedang menurun, kesibukan sedang tinggi sehingga kesehatan terbengkalai, atau karena teman-teman kantor sedang ramai-ramai terjangkit flu dan Anda pun tertular.

Mungkin kesannya sepele, namun sebetulnya hingga saat ini masih belum ada obat yang bisa menyembuhkan sakit flu. Obat-obatan yang tersedia di pasaran biasanya hanya berfungsi untuk meredakan gejala flu, bukan menyembuhkan penyakitnya.

Jadi, kalau hanya untuk meredakan gejala saja, kenapa tidak beralih ke pengobatan alami yang lebih mudah (dan murah)? Berikut ini beberapa ramuan yang bisa Anda siapkan sendiri di rumah saat pilek mulai menyerang.

Madu

Jika flu Anda disertai batuk, madu bisa jadi obat yang efektif dalam mengurangi frekuensi dan keparahan batuk yang Anda alami.

“Apapun bisa Anda gunakan untuk menenangkan tenggorokan, namun madu tampaknya bekerja dengan baik,” ujar Ford.

Biasanya madu tidak diminum langsung, tapi dicampurkan ke dalam teh panas. Perlu diingat bahwa madu tidak bisa benar-benar menyembuhkan. Selain itu, sakit tenggorokan yang disebabkan bakteri kadang juga antibiotik untuk membunuh bakteri penyebab infeksi tersebut. Ford juga mengatakan bahwa madu tidak memiliki efek antibakteri.

Sup ayam hangat

Sup ayam hangat yang dibuat di rumah dengan bahan berkualitas baik mampu membuat lendir di saluran pernafasan Anda menjadi encer, karena kehangatnya. Ford mengatakan ada banyak khasiat sup ayam, meskipun sup ayam bukan satu-satunya yang bisa mengencerkan lendir di saluran pernapasan Anda saat sakit flu.

“Kuah hangat dan asin akan membantu melembapkan dan mengeluarkan lendir. Sulit untuk mengukur besarnya khasiat sup ayam ini, tapi saat sup dibuat dengan bahan-bahan karya nutrisi seperti ayam kampung dan wortel, ia akan bekerja lebih baik,” jelas Ford.

Teh herbal hangat

Seperti yang dikutip dari WebMD Boots, teh herbal hangat membantu mengurangi kemampetan di saluran pernapasan Anda, mencegah dehidrasi, dan meringankan rasa tidak nyaman di hidung dan tenggorokan Anda.

Jika hidung Anda mampet, sering kali ini membuat Anda tidak bisa tidur di malam hari. Teh herbal hangat bisa menjadi penyelamat. Tambahkan madu untuk khasiat tambahan.

Bawang putih

Anda bisa memakan bawang putih sebagai penangkal virus flu. Dilansir Best Health Mag jika Anda tidak takut bau mulut, kulum setengah siung bawang putih di dalam mulut Anda dan bernafaslah. Jika Anda merasa kepedesan atau jika aroma bawangnya terlalu kuat, Anda bisa segera mengunyahnya lebih cepat agar bisa jadi bagian kecil, dan bisa Anda telan dengan air setelahnya.

Teh jahe

Kata orangtua kita, teh banyak khasiatnya. Dan ini tidak salah-salah amat. Anda bisa meminum segelas teh jahe untuk meredakan flu yang Anda alami, karena jahe membantu menghambat produksi zat yang menyebabkan sesak napas dan penyumbatan bronkial. Jahe juga mengandung senyawa yang disebut gingerol, yang merupakan penekan batuk alami.

Kumur-kumur dengan air garam

Donald Ford mengatakan bahwa garam bisa jadi obat flu paling mudah dan murah untuk meredakan sakit tenggorokan.

“Hidrasi adalah kunci dalam mengurangi sakit tenggorokan, dan sedikit garam dalam air bisa membantu cairan menembus jaringan tubuh. Saya biasanya merekomendasikan satu sendok teh garam dilarutkan dalam segelas air hangat untuk dikumur-kumur,” ujar Ford.

Peppermint tea

Ford mengatakan bahwa mengulum permen mint atau meminum teh peppermint bisa menenangkan perut Anda yang kembung akibat flu. Menurutnya, peppermint mampu mengendurkan otot polos pada saluran lambung.

“Hal ini dapat meringankan sensasi nyeri. Akan tetapi, bila Anda sedang mual atau mengalami gangguan lambung, Anda harus waspada karena teh tersebut bisa membuka bagian atas perut, yang memungkinkan naiknya asam lambung,” papar Ford.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"

    Yang juga perlu Anda baca

    Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

    Momen anak disunat menjadi salah satu hal penting, khususnya di Indonesia. Tapi, dari sisi medis, kapan waktu yang tepat untuk melakukan sunat?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Hidup Sehat, Tips Sehat 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit

    Mengenal Diet Eliminasi (Elimination Diet) untuk Tahu Intoleransi Makanan

    Diet eliminasi akan membantu Anda untuk menemukan beberapa jenis makanan yang memperburuk kondisi tubuh Anda. Seperti apa dietnya?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Alergi, Health Centers 05/07/2020 . Waktu baca 5 menit

    8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

    Banyak gejala penyakit yang sering kali kita abaikan karena terkesan remeh. Padahal, jika dibiarkan justru efeknya bisa fatal.

    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Hidup Sehat, Tips Sehat 03/07/2020 . Waktu baca 4 menit

    Etika Batuk yang Benar untuk Mencegah Penularan Penyakit

    Batuk ada etikanya, tak bisa sembarangan. Bukan cuma masalah kesopanan, tapi juga demi kesehatan. Simak etika batuk yang benar di sini, yuk.

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala
    Batuk, Kesehatan Pernapasan 02/07/2020 . Waktu baca 7 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    kode wadah plastik pada makanan atau minuman

    Apakah Wadah Plastik untuk Makanan Anda Aman Bagi Kesehatan? Cari Tahu Lewat Kode Ini

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
    botol plastik hangat

    Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
    manfaat bersepeda

    Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
    Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
    kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

    Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit