home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Sering Digunakan, Jeruk Nipis dan Kecap Benarkah Bisa Mengobati Batuk?

Sering Digunakan, Jeruk Nipis dan Kecap Benarkah Bisa Mengobati Batuk?

Larutan air yang dicampur perasan jeruk nipis dan kecap manis telah menjadi resep warisan turun-temurun untuk menyembuhkan batuk. Namun, sebenarnya apa yang terkandung dalam jeruk nipis dan kecap sehingga dipercaya sebagai obat alami yang ampuh menyembuhkan batuk dan gejala lain seperti tenggorokan gatal? Simak penjelasan dan cara membuat obat batuk dari jeruk nipis berikut ini!

Apa benar jeruk nipis dan kecap bisa digunakan untuk obat batuk?

Secara normal, batuk merupakan refleks alami yang bertujuan melindungi saluran pernapasan dari iritan dan partikel kotor yang bisa mengiritasi tenggorokan. Selain itu, batuk juga membantu membersihkan paru-paru dan saluran pernapasan dari zat asing dan lendir berlebih.

Akan tetapi, batuk yang umumnya menjadi gejala dari infeksi virus dan bakteri, serta reaksi alergi dan asma bisa membuat Anda tidak nyaman. Tak jarang, batuk yang berkepanjangan bisa sampai mengganggu dan menurunkan kualitas hidup Anda.

Untungnya, terdapat berbagai hal yang bisa dilakukan sebagai cara mengobati batuk, baik melalui obat pereda batuk yang biasanya tersedia dalam bentuk sirup maupun obat batuk alami. Pengobatan batuk dengan bahan-bahan tradisional lebih populer dilakukan karena lebih aman, murah, sekaligus bisa menghindari efek samping obat batuk nonresep.

Manfaat jeruk nipis sebagai obat alami

Salah satu bahan alami yang biasa diandalkan sebagai obat alami untuk mengatasi batuk adalah jeruk nipis. Buah yang memiliki nama latin Citrus aurantifolia ini mengandung minyak atsiri dan zat lain yang mampu melemaskan otot-otot saluran pernapasan.

Jeruk nipis juga dipercaya berkhasiat mengatasi berbagai gangguan kesehatan lain yang mungkin muncul bersamaan dengan batuk.

Dalam sebuah studi di African Journal of Tradisional diketahui bahwa jeruk nipis mengandung berbagai zat antimikroba yang bisa membantu proses pemulihan tubuh dari infeksi kuman penyakit. Oleh karena itu, jeruk nipis tidak hanya bisa meredakan batuk. Gejala lain yang menyertai batuk seperti, demam, perih dan gatal di tenggorokan juga dapat dihilangkan dengan jeruk nipis.

Kandungan antimikroba pada jerus nipis juga tetap berfungsi efektif sekalipun telah dilarutkan ke dalam air. Manfaat kesehatan jeruk nipis ini juga diketahui bisa bekerja lebih baik apabila pemakaiannya dikombinasikan dengan obat herbal lainnya, yaitu bahan-bahan alami yang telah digunakan sejak lama sebagai obat-obatan.

Cara membuat obat batuk dari jeruk nipis

Jeruk nipis untuk obat batuk

Selama ini, ramuan obat batuk alami yang populer digunakan adalah mencampur jeruk nipis dengan kecap manis. Sebenarnya tidak ada manfaat khusus dari kecap untuk mengatasi gangguan pernapasan. Penggunaan kecap hanya bertujuan untuk mengurangi rasa asam dari jeruk nipis.

Selain dengan kecap, James Steckelberg M.D, dokter dari Mayo Medical School merekomendasikan penggunaan jeruk nipis sebagi obat batuk untuk dicampur dengan madu agar lebih efektif meredakan batuk.

Beberapa penelitian, salah satunya dari Asian Pacific Journal of Tropical Biomedicine menyebutkan bahwa madu juga memiliki kandungan antibakteri yang bisa mempercepat penyembuhan luka akibat peradangan di dalam tubuh.

Untuk membuat ramuan herbal obat batuk dari jeruk nipis, selain dengan kecap, Anda bisa mengikuti cara berikut ini:

  1. Peras sebagian atau setengah jeruk nipis berukuran besar, bisa disesuaikan dengan selera
  2. Campurkan perasan jeruk nipis ke dalam teh atau air hangat sebanyak 100 ml.
  3. Setelah tercampur, tuangkan 2 sendok makan madu ke dalamnya, lalu aduk hingga larut.
  4. Minum selagi hangat untuk merasakan khasiatnya pada tenggorokan Anda. Untuk memperoleh manfaat yang lebih maksimal Anda sebaiknya rutin meminumnya 1-2 kali sehari selama gejala batuk berlangsung.

Anda membutuhkan obat untuk menyembuhkan batuk beserta gejala lainnya. Pengobatan alami dengan jeruk nipis dapat diandalkan untuk mengatasinya. Di samping itu, sebaiknya Anda juga berhati-hati jika mengonsumsinya secara berlebihan.

Meski Menyegarkan, Ternyata Minum Jus Jeruk Terlalu Sering Itu Bahaya!

Penting untuk diketahui bahwa sejauh ini obat-obatan alami yang digunakan untuk mengobati batuk hanya bertujuan menyembuhkan gejala. Obat alami tidak secara langsung menyembuhkan penyebab batuk, misalnya membasmi infeksi virus di saluran pernapasan.

Oleh karena itu, jika batuk yang dialami tidak juga membaik setelah mengonsumsi obat batuk dari jeruk nipis dan madu, ataupun kecap secara rutin, sebaiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter untuk memperoleh pengobatan yang lebih efektif.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Aibinu, I., Adenipekun, T., Adelowotan, T., Ogunsanya, T., & Odugbemi, T. (2006). Evaluation of the antimicrobial properties of different parts of Citrus aurantifolia (lime fruit) as used locally. African journal of traditional, complementary, and alternative medicines : AJTCAM, 4(2), 185–190. https://doi.org/10.1016/S2221-1691(11)60016-6

Narang, N., & Jiraungkoorskul, W. (2016). Anticancer Activity of Key Lime, Citrus aurantifoliaPharmacognosy reviews10(20), 118–122. https://doi.org/10.4103/0973-7847.194043

Morice, A. (2006). Recommendations for the management of cough in adults. Thorax, 61(suppl_1), i1-i24. doi: 10.1136/thx.2006.065144

Mandal, M. D., & Mandal, S. (2011). Honey: its medicinal property and antibacterial activity. Asian Pacific journal of tropical biomedicine, 1(2), 154–160. https://doi.org/10.1016/S2221-1691(11)60016-6

Mayo Clinic. (2020). Honey: An effective cough remedy?. ( Retrieved 25 June 2020, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/common-cold/expert-answers/honey/faq-20058031

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Fidhia Kemala Diperbarui 02/03/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Tania Savitri
x