Antibiotik untuk Radang Tenggorokan, Kapan Perlu Mengonsumsinya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Radang tenggorokan mungkin tidak terlalu membahayakan, tapi dapat menimbulkan rasa tidak nyaman yang mengganggu, terutama terasa sakit saat menelan dan berbicara. Untuk itu, Anda perlu segera mengobatinya. Antibiotik untuk radang tenggorokan bisa efektif menyembuhkan, tapi tidak semua kondisi radang tenggorokan dapat disembuhkan dengan antibiotik.

Perlu Anda ketahui bahwa ada banyak penyebab radang tenggorokan, di antaranya adalah virus dan bakteri. Penggunaan obat antibiotik tergantung dari apa penyebab radang tenggorokan tersebut.

Kapan perlu menggunakan antibiotik untuk radang tenggorokan?

Radang tenggorokan atau faringitis memang paling sering disebabkan oleh infeksi virus, seperti pada penyakit pilek atau flu. Radang tenggorokan karena virus dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu kurang dari seminggu. 

Namun, peradangan pada tenggorokan juga bisa disebabkan oleh infeksi bakteri, yakni Streptococcus grup A. Jika spesifik disebabkan bakteri tersebut, penyakit ini disebut juga dengan strep throat.

Umumnya, radang tenggorokan karena bakteri ini terjadi pada anak-anak usia 5-15 tahun, tapi orang di segala usia juga bisa mengalaminya.

Menurut studi dalam Journal Laboratory of Physicians, infeksi bakteri Sreptococcus di tenggorokan bisa lebih serius dibandingkan virus penyebab pilek jika tidak kunjung sembuh.

Pasalnya, infeksi bakteri ini bisa menimbulkan masalah di sekitar tenggorokan seperti radang amandel (tonsilitis) atau sinusitis. Selaim itu, infeksi juga bisa menyebar ke jaringan lain dan menyebabkan demam rematik atau peradangan pada ginjal, meskipun komplikasi ini jarang terjadi.

Untuk mengobati radang tenggorokan yang disebabkan bakteri, diperlukan obat antibiotik yang diresepkan oleh dokter. Antibiotik selanjutnya perlu dikonsumsi sampai habis dalam rentang waktu yang ditentukan dokter.

Antibiotik tidak ampuh untuk mengobati radang tenggorokan yang disebabkan oleh virus. 

Ciri-ciri radang tenggorokan yang disebakan bakteri

Infeksi bakteri Streptococcus dapat membuat tenggorokan Anda terasa sakit, kering, dan gatal. Akibatnya, Anda bisa mengalami gejala seperti kesulitan menelan bahkan berbicara. Radang tenggorokan akibat bakteri biasanya berlangsung lebih dari seminggu dan bisa disertai dengan demam.

Gejala batuk umumnya tidak terjadi saat Anda mengalami radang tenggorokan karena bakteri. Pasalnya, hampir setiap radang tenggorokan disebabkan oleh virus memunculkan gejala seperti batuk, hidung tersumbat, dan bersin.

Selain itu, pada bagian amandel juga sering terlihat lapisan berwarna putih. Infeksi bakteri juga dapat menyebabkan pembesaran kelenjar getah bening di leher sehingga tampak membengkak. 

Anda perlu segera berkonsultasi pada dokter untuk mendapatkan pengobatan antibiotik, terutama jika Anda merasakan gejala radang tenggorokan seperti:

  • Tenggorokan sangat sakit
  • Demam tinggi hingga di atas 38 derajat Celsius
  • Muncul bercak putih pada amandel
  • Kelenjar di leher bengkak
  • Muncul ruam di kulit
  • Kesulitan bernapas
  • Kesulitan menelan

Jenis antibiotik untuk radang tenggorokan

efek samping antibiotik

Dalam memastikan apakah radang tenggorokan diakibatkan infeksi virus atau bakteri, dokter bisa melakukan rapid test atau tes usap dengan mengambil sampel dari bagian belakang tenggorokan. Sampel tersebut kemudian akan diperiksa di laboratorium untuk mengetahui patogen penyebabnya.

Apabila dikonfirmasi penyebab radang tenggorokan adalah infeksi bakteri Streptococcus, dokter akan meresepkan obat antibiotik.

Antibiotik untuk radang tenggorokan ini bekerja dengan cara membunuh bakteri sehingga menghentikan peradangan sekaligus menghambat penyebaran bakteri ke jaringan lain. Selain itu, pengobatan radang tenggorokan melalui antibiotik juga akan meredakan demam dan gejala sakit tenggorokan.

Terdapat beberapa jenis obat antibiotik yang umumnya diberikan oleh dokter untuk mengobati radang tenggorokan, di antaranya:

  • Penicillin
  • Amoxicillin
  • Eritromisin
  • Cephaplosporin
  • Cefadroxil
  • Clarithromycin
  • Cefixime

Penicillin dan amoxicillin merupakan jenis antibiotik yang paling umum diresepkan. Namun, cephalosporin (cefalexin) menjadi alternatif untuk anak-anak yang memiliki alergi terhadap kedua antibiotik tersebut.

Lamanya pengobatan antibotik bisa berbeda-beda, tergantung dari seberapa parah kondisi radang tenggorokan yang dialami.

Penting bagi Anda untuk menghabiskan semua antibiotik yang diresepkan dokter untuk membunuh semua bakteri yang menyebabkan radang tenggorokan. Berhenti minum antibiotik sebelum habis meskipun Anda merasa sudah membaik, dapat mengakibatkan radang tenggorokan kambuh lagi.

Selain itu, penggunaan antibiotik secara sembarang juga meningkatkan risiko resistansi bakteri, yaitu kondisi di mana bakteri kebal terhadap efek dari antibiotik.

Pengobatan radang tenggorokan di rumah

Selama menjalani pengobatan antibiotik untuk radang tenggorokan, ada baiknya jika Anda juga melakukan perawatan sederhana di rumah.

Beberapa hal ini dapat Anda lakukan untuk membantu meringankan gejala dan mempercepat penyembuhannya. Seperti:

  • Berkumur dengan larutan air garam beberapa kali dalam sehari.
  • Memperbanyak konsumsi cairan seperti minum air putih atau mengonsumsi sup kaldu hangat.
  • Mengonsumsi permen pereda tenggorokan seperti lozenges
  • Menghindari alergen dan penyebab iritasi seperti asap dan bahan kimia.
  • Menggunakan obat pereda nyeri, seperti acetaminophen untuk meredakan sakit

4 Obat Alami untuk Radang Tenggorokan yang Tak Kalah Ampuh

Pengobatan dengan antibiotik efektif mengatasi radang tenggorokan yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Umumnya, tidak ada efek samping yang berarti dari pengobatan antibiotik ini. Meski begitu, Anda tetap harus mengikuti anjuran dari dokter untuk mencegah kambuhnya penyakit dan risiko kekebalan bakteri.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bisakah Kunyit Digunakan untuk Meredakan Radang Tenggorokan?

Kunyit untuk radang tenggorokan menjadi obat alami yang dapat dikonsumsi siapa saja. Zat antibakteri dalam kunyit mampu menyembuhkan radang tenggorokan.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Hidup Sehat, Tips Sehat 22 November 2019 . Waktu baca 4 menit

Mengulik Penyebab dan Cara Cepat Mengobati Sariawan di Tenggorokan

Sariawan yang muncul di tenggorokan tidak cuma membuat kita malas berbicara. Minum dan menelan ludah pun rasanya sakit minta ampun. Harus bagaimana, dong?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 15 September 2019 . Waktu baca 7 menit

Atasi Makanan yang Tersangkut di Tenggorokan dengan Cara Ini

Makanan yang nyangkut di tenggorokan memang mengganggu dan terasa seperti akan tersedak. Nah, supaya tidak begitu fatal akibatnya, kenali cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Tips Sehat 13 Agustus 2019 . Waktu baca 7 menit

Sudah Sembuh dari Batuk, Kenapa Tenggorokan Masih Gatal dan Sakit?

Kadang tenggorokan tetap masih terasa gatal sampai sakit meski batuk sudah sembuh. Bisa jadi, ini hal wajar. Namun, bisa juga disebabkan hal lain. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Batuk, Kesehatan Pernapasan 8 Agustus 2019 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Konten Bersponsor
penyakit tenggorokan musiman

5 Penyakit Musiman yang Mengganggu Tenggorokan

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 1 September 2020 . Waktu baca 6 menit
puasa saat radang tenggorokan

7 Tips Sehat Menjalani Puasa Saat Radang Tenggorokan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
permen pelega tenggorokan

Jangan Asal Pilih Permen Pelega Tenggorokan, Pastikan Ada Kandungan Ini

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 24 April 2020 . Waktu baca 4 menit
makanan saat radang tenggorokan

Apakah Boleh Makan Es Krim saat Radang Tenggorokan?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 9 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit