Peyronie, Penyakit yang Membuat Penis Bengkok

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 19/03/2020 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Penyakit Peyronie adalah masalah pada penis yang disebabkan oleh jaringan parut, atau disebut plak, yang terbentuk di dalam penis. Penyakit ini dapat membuat penis bengkok ke atas atau ke samping. Kebanyakan pria dengan penyakit Peyronie masih bisa berhubungan seks. Tapi, mungkin terasa sangat sulit dan menyakitkan. Meskipun ada pengobatan untuk Peyronie ini, namun sebenarnya itu tidak selalu diperlukan, karena penyakit Peyronie dapat menghilang dengan sendirinya. Jika Anda takut akan pengaruhnya terhadap aktivitas seks, maka dengan mengetahui gejala dan memahami bagaimana mengobati kondisi ini mungkin dapat meringankan kecemasan Anda.

Tanda dan gejala penyakit Peyronie

peyronie
http://www.peyroniesassociation.org/what-is-peyronies/do-i-have-peyronies/

Bagi sebagian pria, penyakit Peyronie dapat muncul dengan cepat, atau dalam semalam. Bagi orang lain, penyakit ini berkembang secara bertahap. Berikut tanda dan gejala yang sering terjadi:

1. Plak (nodul)

Plak adalah benjolan yang menebal atau berkembang di bawah kulit batang penis. Plak disebabkan oleh penumpukan kolagen yang berlebih dan munculnya jaringan parut di dalam penis. Plak ini berbeda dari plak yang ada di pembuluh darah. Plak dapat muncul di sepanjang batang penis, tetapi sering kali muncul di sisi atas. Banyak pria bisa merasakan plak di bawah kulit. Plak awalnya sangat lembut, namun akan mengeras seiring waktu.

Karena plak terdiri dari jaringan parut, mereka tidak meregang seperti jaringan normal lainnya di penis, sekaligus mencegah daerah yang terkena untuk memanjang selama ereksi. Hal inilah yang menyebabkan perubahan bentuk penis (atau bisa disebut sebagai deformitas penis), salah satunya penis bengkok.

2. Perubahan bentuk penis saat ereksi, termasuk penis bengkok

peyronie
http://www.peyroniesassociation.org/what-is-peyronies/do-i-have-peyronies/

Perubahan bentuk penis mungkin termasuk bengkok, menekuk, menyempit, atau memendek. Kebanyakan pria yang mengidap Peyronie memiliki kecacatan bentuk penis, dan penis bengkok adalah hal yang paling umum terjadi. Karena kecacatan ini disebabkan oleh plak yang tidak berkembang seperti jaringan penis normal, maka kecacatan tersebut dapat terdeteksi selama ereksi.

3. Nyeri penis

Nyeri penis dapat terjadi dengan atau tanpa ereksi. Lebih dari separuh pria memiliki pengalaman nyeri penis. Bagi banyak orang, itu adalah salah satu gejala pertama yang mereka perhatikan. Meskipun nyeri biasanya terjadi selama ereksi, namun nyeri juga biasa terjadi ketika penis melemas karena peradangan di daerah yang terkena plak. Nyeri saat ereksi dapat disebabkan oleh ketegangan pada plak, dan rasa sakit akan mereda dalam 12-18 bulan setelah gejala tersebut dimulai.

4. Disfungsi ereksi

Penyakit Peyronie dapat menyebabkan disfungsi ereksi, alias impotensi. Diperkirakan bahwa lebih dari dua per tiga pria dengan penyakit ini mengalami disfungsi ereksi. Meskipun beberapa dari mereka mengalami penyakit lain yang menyebabkan impotensi (seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan diabetes), namun tidak diragukan bahwa penyakit Peyronie sendiri benar-benar menyebabkan masalah ereksi, seperti:

  • Penis bengkok. Kelengkungan penis dapat mencegah hubungan seksual atau menyebabkan rasa sakit bagi pasangan pria. Kombinasi dari kebengkokan dan penyempitan poros dapat menyebabkan ketidakstabilan penis, bahkan ketika ereksi berada di titik maksimum, sehingga menyebabkan penis melengkung ke atas.
  • Nyeri penis. Beberapa pria mungkin ada yang menghindari ereksi karena nyeri pada penis.
  • Kecemasan. Kecemasan mengenai kinerja atau kondisi penis dalam hubungan seksual dapat mencegah seorang pria untuk mendapatkan atau mempertahankan ereksi.
  • Perubahan fisik di dalam penis. Plak dapat merusak jaringan ereksi dalam penis dan mencegahnya untuk berfungsi dengan baik. Ereksi mungkin tidak akan terjadi atau penis tidak dapat mengeras dengan adanya plak.

Apakah penyakit Peyronie dapat diobati?

Ya, tapi Anda tidak terlalu membutuhkannya. Karena kondisi ini akan membaik seiring waktu, maka dokter sering menyarankan untuk menunggu 1-2 tahun atau lebih sebelum mereka mencoba untuk memperbaikinya. Selain itu, rasa sakit ringan yang tidak mengganggu kehidupan seks mungkin tidak diberi pengobatan sama sekali.

Jika Anda membutuhkan pengobatan, dokter akan mempertimbangkan operasi atau obat-obatan. Pertama, dokter mungkin akan meresepkan pil, seperti pentoxifylline atau kalium para-aminobenzoate (Potaba). Jika obat-obatan tersebut tidak sukses, Anda mungkin mendapatkan suntikan verapamil atau kolagease ke dalam jaringan parut penis. Jika itu juga tidak berhasil, maka dokter akan mempertimbangkan operasi, tapi biasanya hanya untuk pria yang tidak bisa berhubungan seks sama sekali karena penyakit Peyronie.

 

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Setelah Bertengkar Hebat, Dapatkah Seks Menyelesaikan Masalah?

    Benarkah melakukan hubungan suami-istri setelah bertengkar itu termasuk seks terbaik? Lalu apakah masalahnya terselesaikan? Temukan jawabannya di sini!

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Roby Rizki
    Hidup Sehat, Seks & Asmara 29/12/2019 . 4 menit baca

    Alami 3 Tanda Ini, Itu Artinya Anda Terlalu Sering Masturbasi

    Masturbasi membantu memuaskan keinginan seksual. Namun, bila terlalu sering dilakukan, masturbasi bisa menimbulkan tanda-tanda seperti berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Hidup Sehat, Seks & Asmara 29/10/2019 . 4 menit baca

    Bolehkah Melakukan Oral Seks Setelah Cabut Gigi?

    Setelah cabut gigi, gusi Anda akan terasa nyeri. Bila dilihat dari sisi medis, bolehkah melakukan seks oral setelah cabut gigi?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Hidup Sehat, Seks & Asmara 13/10/2019 . 3 menit baca

    Cara Membersihkan Penis Setelah Berhubungan Seks

    Menjaga kebersihan penis seusai beraktivitas seksual sangat penting. Bagaimana cara membersihkan penis setelah berhubungan intim? Simak jawabannya di sini.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Shylma Na'imah
    Hidup Sehat, Seks & Asmara 27/09/2019 . 4 menit baca

    Direkomendasikan untuk Anda

    cara membersihkan vibrato mainan seks sex toys

    Begini Cara yang Benar Membersihkan Vibrator

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 05/05/2020 . 4 menit baca
    efek samping pakai vibrator terlalu sering

    Kalau Terlalu Sering Pakai Vibrator, Apa Efek Samping yang Ditimbulkan?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Riska Herliafifah
    Dipublikasikan tanggal: 26/04/2020 . 4 menit baca
    seks memperlambat menopause

    Rutin Berhubungan Seks Bisa Memperlambat Datangnya Menopause

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Dipublikasikan tanggal: 03/04/2020 . 4 menit baca

    Berbagai Bahaya yang Ditimbulkan Akibat Melakukan Aborsi Sendiri

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Adinda Rudystina
    Dipublikasikan tanggal: 01/04/2020 . 6 menit baca