Tips Seks Pakai Kondom Aman dan Tetap Menyenangkan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 Mei 2020 . Waktu baca 8 menit
Bagikan sekarang

Berhubungan seks pakai kondom merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mencegah kehamilan. Alat kontrasepsi ini dapat digunakan saat Anda sudah menggunakan alat kontrasepsi lain, seperti pil KB. Meski demikian, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui saat berhubungan seks pakai kondom agar dapat menghindari kehamilan secara efektif.

Mengapa berhubungan seks pakai kondom lebih aman?

Beberapa orang berpendapat bahwa berhubungan seks pakai kondom bisa membuat mereka merasa aman serta tidak khawatir terhadap penyakit kelamin dan kehamilan yang tidak diinginkan. Adanya relaksasi mental ini, dapat berpengaruh kepada kenikmatan seksual yang maksimal.

Orang yang memiliki masalah seperti ejakulasi dini mengatakan bahwa memakai kondom dapat membantu aktivitas seks mereka. Kondom dirasa dapat mengurangi gesekan berlebih saat penetrasi dan dapat membantu meningkatkan daya tahan penis ereksi ketika berhubungan seksual.

Jenis kondom yang digunakan selama melakukan seks, juga berdampak pada kenikmatan yang didapat. Sebagai contoh, kondom dengan variasi tekstur atau rasa dapat membuat seks jadi lebih menarik dan menyenangkan.

Kapan menarik penis keluar saat berhubungan seks pakai kondom?

seks

Pembuahan terjadi ketika sel telur dan sperma bertemu yang sebagian besar berujung pada kehamilan. Kondom menjadi salah satu alat untuk mencegah pembuahan terjadi.

Saat berhubungan seks pakai kondom, sperma yang keluar ketika ejakulasi akan terkumpul di dalam kondom, tepatnya di bagian ujung. Hal ini akan menghindarkan pembuahan, kecuali jika kondom bocor karena kualitasnya yang buruk.

Tanpa kondom, Anda perlu menarik penis keluar segera sebelum ejakulasi. Hal ini dilakukan agar cairan sperma tidak keluar di dalam leher rahim dan berenang menemui sel telur.

Namun, saat memakai kondom, Anda tidak perlu buru-buru menariknya saat akan ejakulasi. Anda bisa menariknya sebelum atau setelah ejakulasi. Semuanya tergantung pada keinginan Anda dan pasangan.

Pasalnya, meskipun Anda mengeluarkan sperma saat penis masih berada di dalam vagina, pembuahan tetap tidak akan terjadi karena terhalang oleh kondom.

Hal yang perlu Anda ingat, segera setelah ejakulasi sebaiknya segera tarik penis keluar. Ini penting untuk menghindari kondom yang sudah penuh oleh sperma tidak bocor atau sobek ketika masih berada di dalam.

Pastikan untuk menggunakan kondom dengan benar

Dikutip dari Planned Parenthood,  kondom 98 persen efektif untuk mencegah kehamilan. Namun pada kenyataanya, jika Anda tidak pakai kondom dengan benar saat berhubungan seks, efektifitasnya hanya 85 persen. Itu artinya sekitar 15 dari 100 orang pengguna kondom tetap hamil.

Untuk itu, cara terbaik agar kondom berfungsi optimal yaitu dengan menggunakan kondom dengan benar setiap kali Anda melakukan seks. Artinya, Anda perlu pakai kondom dari awal hingga akhir hubungan seks. Pastikan kondom juga terpasang dengan benar sebelum kontak antar alat kelamin.

Selain itu, gunakan pelumas ekstra pada kondom untuk memberikan perlindungan tambahan. Gunakan kondom berkualitas baik dan kondom belum kedaluwarsa. Selain itu, hal lain yang penting dilakukan untuk memaksimalkan fungsi kondom ialah memegang pangkal kondom saat menarik penis keluar. Hal ini dilakukan agar  kondom tidak terlepas dari penis.

Tidak hanya itu, sebagian dari Anda mungkin tidak menyadari bahwa cara menyimpan kondom dapat memengaruhi kualitasnya. Menaruhnya di tempat yang terlalu panas atau terlalu dingin juga dapat merusak material kondom. Sinar matahari langsung dan kelembapan berlebih juga dapat memecah lateks sehingga membuat kondom menjadi lebih mudah robek.

Oleh karena itu, pastikan untuk tidak menyepelekan petunjuk penyimpanan yang tertera pada kemasan. Simpan kondom yang belum digunakan pada suhu kamar dan di tempat yang kering. Jangan lupa untuk menjauhkannya dari sinar matahari langsung atau suhu yang panas.

Kesalahan pakai kondom saat berhubungan seks

Sayangnya, tidak jarang saat berhubungan seks Anda melakukan kesalahan pakai kondom, sehingga alat kontrasepsi ini tidak bekerja secara efektif membantu mencegah kehamilan dan penularan penyakit kelamin. Berikut adalah beberapa kesalahan pakai kondom yang sebaiknya Anda hindari.

1. Salah memilih ukuran kondom

Memilih ukuran kondom yang tepat adalah salah satu cara yang bisa Anda lakukan jika ingin berhubungan seks pakai kondom aman tanpa takut pasangan hamil atau terjadi penularan penyakit kelamin. Pasalnya, penggunaan kondom yang terlalu sempit dapat menghambat aliran darah menuju penis, sehingga Anda mungkin mengalami disfungsi ereksi.

Sementara itu, kondom yang ukurannya lebih besar dari penis Anda akan mudah lepas dan mengganggu kegiatan seksual Anda dengan pasangan. Hal ini tentu membuat Anda justru merasa percuma menggunakan kondom, apalagi jika bisa membuat Anda tidak jadi ereksi.

Oleh karena itu, selalu periksa terlebih dahulu ukuran kondom yang sesuai dengan besar penis Anda. Jika Anda ragu, Anda bisa membeli semua ukuran kondom yang tersedia dan mencobanya satu persatu demi memastikan ukuran yang paling pas untuk Anda. Hal ini bisa mencegah Anda melakukan kesalahan pakai kondom saat berhubungan seks.

2. Tidak menggunakan dan melepas kondom tepat waktu

Tidak menggunakan dan melepas kondom tepat waktu juga bisa menjadi salah satu kesalahan pakai kondom saat berhubungan seks. Anda harus menggunakan kondom saat Anda telah mulai merasa ereksi. Sementara, waktu yang tepat untuk melepasnya adalah tepat setelah Anda selesai berejakulasi.

Namun sayang, banyak yang tidak terlalu memedulikan aturan ini, sehingga sering kali sudah menggunakan kondom sejak awal padahal belum ereksi dan melepasnya saat benar-benar selesai berhubungan seks. Padahal, menggunakan kondom terlalu awal juga bisa membuat Anda merasa tak nyaman dan mungkin batal ereksi.

Sedangkan, kondom bisa saja sudah sobek atau bocor saat penis masih berada di dalam vagina, sehingga risiko Anda mengalami kehamilan meski menggunakan kondom masih tergolong tinggi.

3. Tidak menggunakan dengan cara yang benar

Meski terlihat mudah, sebenarnya pakai kondom saat seks juga harus dilakukan dengan hati-hati. Jika Anda terlalu terburu-buru menggunakannya, Anda mungkin saja mengalami kesalahan saat memasang kondom. Hal ini bisa berakibat fatal, misalnya kondom rusak atau sobek di tengah Anda sedang berhubungan seks.

Bila sudah demikian, kemungkinan pasangan Anda hamil pun semakin tinggi. Hal ini menandakan penggunaan kondom untuk mencegah kehamilan terhitung gagal.

4. Tidak menyimpan di tempat yang aman

Rupanya, kesalahan yang mungkin Anda lakukan bukan hanya pakai kondom saat berhubungan seks, tapi juga penyimpanan kondom itu sendiri. Ya, jika Anda tidak menyimpan kondom yang Anda miliki dengan benar, kondom ini bisa berpotensi rusak sebelum digunakan.

Oleh karena itu, hindarkan kondom dari tempat yang panas. Jika Anda membawanya bepergian, jangan dimasukkan ke dalam kantong yang sempit atau yang lembab. Untuk menjaga kualitasnya, simpan kondom di tempat yang dingin dan kering.

Tips berhubungan seks menyenangkan meski pakai kondom

Seks pakai kondom tidak perlu berlangsung tidak menyenangkan bagi Anda dan pasangan. Berikut beberapa tips yang dapat Anda lakukan:

1. Pakai pelumas

Dr. Hilda Hutcherson, MD, Profesor Obstetri dan Ginekologi di Columbia University, memberikan saran tentang bagaimana mencapai kenikmatan dengan menggunakan kondom dan pelumas. Anda disarankan untuk menggunakan 1 hingga 2 tetes pelumas pada penis yang telah dibalut kondom. Cobalah pelumas vagina yang berbahan silikon, yang lebih tahan lama daripada pelumas yang berbahan dasar air.

2. Pakai tekstur kondom yang berbeda

Tak hanya ada kondom monoton dengan tekstur polos dan tebal. Kondom masa kini telah berevolusi menghadirkan tekstur dan pelumas untuk meningkatkan kenikmatan sambil memberikan perlindungan maksimal.

3. Pastikan kondom sesuai ukuran

Dan yang paling penting, pastikan kondom yang digunakan pas. Tidak semua ukuran kondom sama, ada yang kecil dan ada yang besar. Kondom yang tidak pas cenderung cepat robek atau bisa tertinggal di dalam vagina. Hal tersebut bisa mengurangi kenikmatan seks pakai kondom.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Makan Taoge Bikin Pria Lebih Subur, Fakta atau Mitos?

Ingin lebih subur? Taoge banyak dipercaya mampu meningkatkan kesuburan pria. Apakah benar taoge bisa bikin lebih subur, atau hanya mitos?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kesuburan, Kehamilan, Hidup Sehat, Tips Sehat 3 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Bolehkah Berhubungan Seks Saat Kena Infeksi Saluran Kemih?

Saat Anda atau pasangan memiliki infeksi saluran kemih, apakah artinya Anda berdua harus stop berhubungan seks? Cari tahu selengkapnya pada artikel ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Urologi, Urologi Lainnya 7 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit

Seberapa Sering Pria Harus Ejakulasi untuk Menjaga Kesehatannya?

Katanya, pria rutin ejakulasi bisa menurunkan risiko kanker prostat. Lantas, seberapa sering sebaiknya pria berejakulasi untuk menjaga kesehatan?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Hidup Sehat, Seks & Asmara 4 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

Apakah Puasa Memengaruhi Kesuburan untuk Hamil?

Apakah Anda khawatir puasa pengaruhi kesuburan Anda dan suami? Sebelum Anda menebak-nebak, baca dulu artikel ini jika Anda sedang mengusahakan kehamilan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Hari Raya, Ramadan 29 April 2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

masalah seks pada pria

5 Masalah Seks yang Paling Mengganggu Pria (Plus Cara Mengatasinya)

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
pasangan malu berhubungan intim

6 Tips Membantu Pasangan yang Malu Berhubungan Intim

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Alergi Sperma

Memiliki Alergi Terhadap Sperma, Mitos atau Fakta?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 21 September 2020 . Waktu baca 8 menit
alergi lateks

Mengenal Alergi Lateks, Termasuk Karet Gelang dan Kondom

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 21 September 2020 . Waktu baca 7 menit