Benarkah Alat KB IUD Bisa Menurunkan Gairah Bercinta?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 5 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Mencari kontrasepsi yang paling cocok buat Anda memang bukan perkara mudah. Pasalnya, setiap pilihan pasti punya keunggulan dan efek sampingnya. Bila Anda sudah memutuskan untuk memasang alat KB IUD atau KB spiral, Anda mungkin pernah dengar efek sampingnya adalah gairah bercinta jadi surut. Atau Anda merasakan sendiri efek samping tersebut? Kok bisa, ya?

Nah, ini dia penjelasan lengkap yang bisa membantu Anda memahami pengaruh kontrasepsi IUD dan gairah bercinta wanita. Simak baik-baik, ya.

Mengenal alat KB IUD

Ada dua jenis kontrasepsi IUD atau KB spiral yang tersedia saat ini. Keduanya berperan untuk mematikan atau merusak sel sperma yang masuk. Jenis yang pertama adalah levonorgestrel. Levonorgestrel akan bekerja seperti hormon progestin dalam tubuh untuk mencegah kehamilan. Sedangkan jenis kedua yaitu IUD tembaga. Pasalnya, sel sperma akan mati jika terpapar elemen tembaga.

Bagaimana alat KB IUD mempengaruhi gairah bercinta

Karena tubuh setiap wanita berbeda-beda, maka efek samping kontrasepsi IUD terhadap hasrat seksual beragam pula. Ada yang mengaku kalau setelah pasang IUD jadi kurang bergairah, tapi banyak juga yang justru semakin bergairah.

Penelitian yang dilakukan tim ahli dari Medical University of Silesia di Polandia mencatat bahwa kebanyakan wanita yang menggunakan metode kontrasepsi ini tidak mengalami penurunan hasrat seksual. Survei lain yang dimuat dalam jurnal Perspectives on Sexual and Reproductive Health tahun 2015 juga menunjukkan hasil serupa. Metode kontrasepsi IUD justru berdampak sangat minim terhadap hasrat seks jika dibandingkan dengan metode kontrasepsi lainnya seperti pil KB.

Oleh karena itu bisa disimpulkan bahwa memang ada risiko penurunan gairah bercinta kalau Anda menggunakan kontrasepsi ini. Namun, dalam kebanyakan kasus IUD tidak mengganggu kehidupan seks Anda dengan pasangan.

Penyebab gairah bercinta menurun

Bila setelah pakai IUD Anda kehilangan hasrat bercinta, ada beberapa faktor yang mungkin jadi penyebabnya. Di antaranya yaitu faktor hormon, usia, atau bahkan kondisi psikologis Anda sendiri. Maka, rasanya sulit untuk menentukan faktor tunggal penyebab gairah bercinta menurun pada wanita.

Kalau Anda menggunakan IUD jenis levonorgestrel, Anda lebih rentan mengalami penurunan gairah seks. Ini karena Anda akan mengalami perubahan hormon yang lantas memengaruhi kesehatan vagina dan sistem saraf di otak. Contohnya vagina jadi terasa lebih kering sehingga seks tak terasa nikmat lagi.

Namun, gairah bercinta juga bisa menurun bila Anda memasuki masa menopause atau penuaan. Serangkaian proses alamiah ini akan menyebabkan banyak perubahan pada tubuh wanita. Akibatnya, Anda jadi malas berhubungan seks.

Kondisi psikologis pun berperan penting dalam membangkitkan libido atau hasrat Anda. Bila Anda sedang dilanda stres, depresi, atau kecemasan, Anda mungkin jadi tak minat bercinta. Mungkin juga Anda dan pasangan sedang ada masalah yang belum diselesaikan.

penularan hepatitis melalui seks

Jangan takut pasang kontrasepsi IUD

Bila Anda ingin memasang kontrasepsi ini tapi takut gairah seks menurun, bicarakan dengan dokter kandungan Anda. Dokter bisa memberikan masukan dan nasihat medis yang sesuai dengan kondisi fisik Anda saat ini. Mungkin dokter akan menyarankan untuk pakai IUD jenis tembaga yang tidak berpengaruh pada keseimbangan hormon Anda.

Kontrasepsi IUD adalah metode yang terbukti ampuh mencegah kehamilan. Jangan sampai Anda melewatkan ini hanya karena takut dengan efek samping yang belum tentu muncul. Bahkan seperti dijelaskan oleh seorang pakar kesehatan seksual dari University of Wisconsin, Jenny Higgins, Ph.D., MPH., karena keampuhannya kontrasepsi ini justru akan memberikan rasa aman bagi pasangan saat berhubungan intim. Seks pun jadi terasa lebih nikmat dan menyenangkan tanpa harus khawatir apakah nanti akan hamil.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Cara Mudah Ukur Kebugaran Jantung dan Paru, Tak Perlu Periksa ke Rumah Sakit

Cepat lelah dan kehabisan napas bisa jadi tanda kebugaran jantung dan paru-paru Anda kurang baik. Tapi bagaimana cara mengukurnya? Simak di sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Kebugaran, Hidup Sehat 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit

6 Tips Membantu Pasangan yang Malu Berhubungan Intim

Mau coba hal-hal baru di ranjang, tapi pasangan Anda malu berhubungan intim? Tenang, Anda bisa membangkitkan kehidupan seks Anda dengan beragam cara ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Begini Cara Menggunakan Tongkat Kruk yang Benar Saat Sedang Cedera Kaki

Ketika Ada mengalami cedera kaki, mungkin Anda akan diminta untuk menggunakan tongkat penyangga (kruk) untuk berjalan. Lalu bagaimana cara menggunakannya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Psoriasis pada Kuku

Semua bagian tubuh bisa saja terserang psoriasis, termasuk kuku Anda. Simak ulasan lengkap tentang gejala dan perawatan psoriasis kuku dalam artikel ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit Kulit, Psoriasis 28 September 2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

risiko kesehatan akibat terlalu lama menatap layar komputer

Risiko Kesehatan Setelah Menatap Layar Komputer Terlalu Lama

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Elita Mulyadi
Dipublikasikan tanggal: 1 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
kepribadian introvert ekstrovert kesehatan

Apakah Kepribadian Anda Introvert atau Ekstrovert? Ini Pengaruhnya untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 30 September 2020 . Waktu baca 4 menit
gangguan pencernaan anak

Gangguan Pencernaan yang Sering Dialami Bayi dan Anak-Anak

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 30 September 2020 . Waktu baca 10 menit
Seks dengan Lampu Menyala

6 Alasan Seks Lebih Menyenangkan dengan Lampu Menyala

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit