Alasan Tidak Boleh Mendiamkan Bekas Luka Bakar

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/06/2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Mengobati bekas luka bakar perlu dilakukan segera mungkin. Luka bakar terjadi akibat kontak panas dengan kulit, sehingga menyebabkan luka pada jaringan kulit. Ketika luka bakar sembuh, biasanya meninggalkan jejak bekas luka jenis hipertrofik. Bila didiamkan saja, bekas luka ini dapat menimbulkan masalah lain.

Maka itu, ketahui langkah-langkah mengobati bekas luka bakar berikut ini.

Mengenali bekas luka bakar 

kena luka bakar

Ada beragam sumber panas yang bisa menyebabkan luka bakar. Baik itu dari percikan listrik, sinar matahari, bara api, hingga logam panas. Biasanya luka bakar yang terjadi pada derajat dua dan tiga, sangat mungkin meninggalkan bekas luka hipertrofik.

Bekas luka hipertrofik biasanya ditandai dengan kulit yang kemerahan hingga keunguan. Selain itu, permukaan luka bakar timbul di atas permukaan kulit. Biasanya, Anda akan merasakan hangat dan gatal pada area luka bakar.

Dalam masa pemulihan, tubuh memiliki metode penyembuhan untuk membantu memperbaiki kerusakan kulit melalui protein yang disebut kolagen. Pada dasarnya, kolagen mampu memperbaiki kulit secara rapi dan merata. Namun, pada bekas luka bakar hipertrofik, kolagen memberikan tekstur dan tampilan yang tidak merata pada kulit. Sehingga penyembuhan luka dapat memakan waktu yang cukup lama. Untuk memperoleh hasil yang optimal, perlu segera mungkin mengobati bekas luka bakar.

Umumnya, luka akan menetap beberapa bulan setelah terjadi luka bakar. Puncak pembentukan luka membutuhkan waktu 6 bulan. Sementara itu pemulihan membutuhkan waktu 12-18 bulan. Seiring berjalannya waktu, bekas luka akan memudar, mengempis, serta kulit akan melembut.

diet luka bakar gas gangrene

Bekas luka hipertrofik dapat memicu beberapa masalah sebagai berikut.

  • luka pada persendian menyebabkan kesulitan untuk bergerak (kontraktur)
  • merasa tidak percaya diri karena bentuk dari luka bakar
  • akan membuat kulit menjadi kering dan pecah-pecah
  • bekas luka jadi lebih sensitif ketika terkena sinar matahari dan zat kimia

Untuk itu, Anda perlu segera mengobati bekas luka bakar untuk meminimalkan masalah di atas. Adapun langkah-langkah yang perlu Anda tempuh agar kulit bisa kembali pulih berikut ini.

Langkah-langkah mengobati bekas luka bakar

Saat terjadi luka bakar, Anda memerlukan bantuan tim medis untuk mendapatkan pertolongan pertama, tergantung dari derajat luka bakar yang dialami. Setelah luka sembuh, bekas luka yang tertinggal perlu dirawat agar memudar dengan baik. Ketika luka pulih seutuhnya, tentu Anda juga bisa melakukan aktivitas seperti sedia kala dengan percaya diri. 

Berikut langkah-langkah yang bisa ditempuh dalam mengobati bekas luka bakar.

1. Aplikasikan gel penghilang bekas luka

Setelah melakukan rangkaian perawatan yang direkomendasikan dokter, Anda perlu merawat luka bakar hingga sembuh. Langsung saja aplikasikan gel penghilang bekas luka untuk mengobati area terkait.

Pilih obat bekas luka bakar berbasis silicon gel yang mengandung formulasi CPX Technology dan Vitamin C Ester untuk memudarkan bekas luka. Formulasi CPX Technology merupakan agen elastomer yang mampu membantu memudarkan bekas luka bakar, kering dengan cepat, serta tahan air. 

Sementara itu, kandungan Vitamin C Ester (ascorbyl tetraisopalmitate) mampu mencegah parahnya eritema (ruam kemerahan), transepidermal water loss (penguapan air dalam kulit), dan kulit terbakar akibat sinar matahari.

Oleskan gel penghilang bekas luka dengan 1x usap, 2x sehari selama 8 minggu untuk memperoleh hasil optimal dan merata.

2. Tetap aktif bergerak 

peregangan bangun tidur

Kontraktur akibat bekas luka bakar menyebabkan kesulitan bergerak pada bagian tubuh tertentu. Jika kontraktur terjadi pada kaki, mungkin akan sulit bagi Anda untuk berjalan, duduk, berjongkok, ataupun menaiki tangga. 

Kontraktur yang terjadi pada area lengan menyulitkan aktivitas sehari-hari, seperti makan, berpakaian, mandi, dan kegiatan lain yang melibatkan lengan.

Mengobati bekas luka bakar kontraktur, ada baiknya Anda melakukan beberapa hal berikut ini.

  • Lakukan peregangan tubuh minimal 5-6 kali setiap hari
  • Aplikasikan moisturizer yang direkomendasikan dokter
  • Percayakan pada terapis untuk membantu peregangan, sehingga area kontraktur kian fleksibel
  • Tetap lakukan kegiatan sehari-hari, untuk melatih pergerakan di area kontraktur

3. Hindari sinar matahari

Selain mengobati dengan gel penghilang bekas luka, Anda perlu melindungi area tersebut dari paparan sinar matahari langsung. Bekas luka bakar yang berubah warna akan mudah terbakar secara mudah.

Maka itu, dukungan mengobati bekas luka bakar dapat dilakukan dengan cara ini.

  • Rencanakan aktivitas sepagi atau pada malam hari agar terhindar dari eksposur sinar matahari
  • Aplikasikan sunscreen with SPF 30 dan gunakan pakaian lengan panjang untuk meminimalkan paparan sinar matahari
  • Aplikasikan sunscreen setiap 1-2 jam sekali, ketika Anda berada di luar ruangan

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Direkomendasikan untuk Anda

mengatasi gatal luka bakar

3 Cara Mengatasi Gatal Selama Pemulihan Luka Bakar

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 27/03/2020 . Waktu baca 3 menit
Konten Bersponsor
obat luka bakar knalpot

Hal yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan pada Bekas Luka Bakar Knalpot

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 21/01/2020 . Waktu baca 4 menit