Luka bakar Akibat Bahan Kimia

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

  • Definisi

Apa itu luka bakar akibat bahan kimia?

Luka bakar akibat bahan kimia merupakan luka yang diakibatkan oleh zat kimia seperti alkali, asam, atau bahan kimia yang merusak jaringan kulit lainnya jika terkena  kulit. Sebagian besar kecelakaan ini hanya menyebabkan luka bakar tingkat pertama, yang mungkin dapat mengelupas seperti jika kulit terbakar sinar matahari, selama seminggu berikut berikutnya. Iritasi ringan dan kulit terbakar di bagian kepala dapat disebabkan oleh beberapa jenis obat rambut. Beberapa bahan kimia yang terlalu kuat bahkan dapat menyebabkan luka bakar dalam.

Apa saja tanda dan gejalanya?

Gejala dan tandanya meliputi:

  • Sakit perut
  • Kesulitan bernapas
  • Bibir dan kulit berwarna merah atau kebiruan terang
  • Kejang
  • Pusing
  • Sakit kepala
  • Gatal-gatal, gatal, bengkak, mual, muntah, atau lemah yang karena reaksi alergi
  • Nyeri di tempat kulit terkena kontak dengan zat beracun
  • Ruam, lecet, luka bakar pada kulit
  • Ketidaksadaran
  • Cara menangani

Apa yang harus saya lakukan?

Lepaskan pakaian yang terkontaminasi bahan kimia dan bilas bagian yang terbakar dari tubuh dengan air jernih selama 20 menit. Usahakan untuk tidak menggosok kulit yang terpapar selama membersihkan. Jangan beri salep luka bakar karena membersihkan salep juga akan menyebabkan rasa sakit. Jangan beri mentega juga karena hanya menambah tingkat infeksi. Jika area yang terbakar berukuran besar, tutupilah dengan kain bersih yang basah.

Kapan saya harus ke dokter?

Segera ke dokter setelah Anda atau anak Anda terpapar zat kimia. Dokter mungkin akan perlu memeriksa jika ada lecet, luka bakar di wajah, atau luka bakar yang besar.

  • Pencegahan

Untuk menghindari luka bakar kimia:

  • Semua bahan kimia harus disimpan aman dan jauh dari jangkauan anak-anak. Sebaiknya disimpan dalam lemari terkunci.
  • Hindari mencampur produk yang berbeda yang mengandung bahan kimia beracun seperti amonia dan pemutih bersamaan. Campuran dapat menyemburkan asap berbahaya.
  • Hindari paparan bahan kimia berkepanjangan (bahkan tingkat rendah).
  • Hindari menggunakan zat berpotensi racun di dapur atau di sekitar makanan.
  • Belilah zat berpotensi racun dalam wadah yang aman, dan hanya beli sejumlah yang dibutuhkan.
  • Banyak produk rumah tangga terbuat dari bahan kimia beracun. Akan sangat penting untuk membaca dan mengikuti petunjuk label sebelum membelinya, agar tahu apa saja yang harus dilakukan untuk tindak pencegahan.
  • Jangan pernah menyimpan produk rumah tangga di wadah makanan atau minuman. Letakkan atau simpan produk tersebut dalam wadah asli.
  • Simpan bahan kimia dengan aman segera setelah digunakan.
  • Gunakan cat, produk minyak bumi, amonia, pemutih, dan produk lainnya yang mengeluarkan asap hanya di daerah  yang berventilasi baik.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Parafimosis

DefinisiApa itu parafimosis? Parafimosis adalah kondisi saat kulup penis tidak dapat ditarik kembali ke kepala penis. Dapat menyebabkan kulup penis membengkak dan tersangkut, sehingga mencegah peredaran darah terjadi ...

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Pria, Kesehatan Penis 2 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Trauma Gigi

Trauma gigi atau cedera pada gigi sering ditandai dengan keluarnya darah dari gusi. Jika kasusnya ringan, cedera bisa Anda tangani sendiri di rumah.

Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Pertolongan Pertama, Hidup Sehat 1 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Luka Gores

Biasanya, luka akibat goresan benda tajam hanya menimbulkan bekas sayatan. Namun, mengobati luka gores juga tidak boleh sembarangan.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Pertolongan Pertama, Hidup Sehat 27 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Luka Lecet

Luka lecet tidak hanya terasa perih dan menyakitkan, tapi juga bisa mengganggu penampilan. Lantas, bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Pertolongan Pertama, Hidup Sehat 27 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Memahami Tumbuh Kembang Gigi dan Rahang Anak

7 Trik Membujuk Anak Agar Tak Takut ke Dokter Gigi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 12 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
menonton tv terlalu dekat

Benarkah Nonton TV Terlalu Dekat, Bisa Bikin Mata Anak Rusak?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 8 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
membersihkan luka diabetes dengan sabun

Luka Tertusuk

Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 7 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
penyakit campak pada bayi

Campak

Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2021 . Waktu baca 2 menit