Mengapa Kuku Bisa Cantengan dan Bagaimana Mengobatinya?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 Juli 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Jika Anda pernah mengalami kuku cantengan, Anda pasti paham benar seperti apa rasa sakitnya. Cantengan juga bikin minder karena kuku yang bertumbuh ke dalam bisa tampak mengerikan. Kadang, kulit kaki itu sendiri dapat menutupi sisi pinggir kuku, yang menyebabkan kuku menjadi tertanam di kulit.

Penyebab cantengan atau ingrown nail ada banyak versi. Kependekan memotong kuku dapat menyebabkan kuku bertumbuh ke dalam kulit. Sepatu yang kesempitan dapat menyebabkan kuku tertekan ke dalam dan lama kelamaan jadi cantengan. Jempol kaki yang kejedot pintu kayu atau kaki meja juga dapat menyebabkan kuku patah dan akhirnya bertumbuh ke dalam. Tapi kenapa kuku bisa bertumbuh ke dalam?

Seperti apa proses pertumbuhan kuku?

Setiap kuku pada mulanya bertumbuh dari sebuah kantong kecil di bawah kulit pangkal kuku yang disebut matriks. Matriks kuku bertugas memproduksi sel kuku baru tanpa henti. Sel-sel kuku ini kemudian mendorong kelompok sel kuku lama keluar dari kulit. Kuku di atas punggung jemari yang bisa Anda lihat dan sentuh saat ini adalah sel kuku yang sudah mati.

Kuku terus bertumbuh dengan kecepatan 0,1 mm per hari atau 3 mm dalam satu bulan. Laju pertumbuhan kuku dipengaruhi oleh sejumlah kegiatan fisik dan lingkungan. Misalnya, selama siang hari dan di musim panas, kuku tumbuh lebih cepat daripada saat malam atau di musim dingin. Kuku juga tumbuh lebih cepat di tangan kanan Anda jika Anda bertangan kanan, dan lebih cepat di tangan kiri Anda jika Anda kidal. Kuku tumbuh lebih cepat pada pria dan orang-orang yang lebih muda daripada wanita dan orang tua.

Demam dan penyakit serius memperlambat laju pertumbuhan kuku. Trauma ringan seperti kebiasaan menggigit kuku merangsang pertumbuhan kuku, sementara keterbatasan fisik atau gizi buruk memperlambat pertumbuhan kuku.

Kenapa kuku bisa cantengan?

Pertumbuhan kuku merupakan proses yang cukup rapuh — tanpa henti menyeimbangkan antara stres yang didapatkan oleh kuku dan upaya mempertahankan agar kuku tetap menempel di dasar kuku. Kuku yang bertumbuh terlalu cepat atau lambat dapat mengacaukan keseimbangan ini sehingga mengubah kelengkungan kuku keluar dari alur kuku.

Ujung pinggiran kuku yang tajam dapat berkembang keluar alur kuku yang semestinya dan jadi terdorong masuk menekan kulit, sehingga menyebabkan ingrown nail. Kuku jemari tangan tumbuh sangat lambat, tapi pola pertumbuhan kuku kaki Anda lebih lambat lagi. Ini sebabnya kuku kaki lebih rentan mengalami cantengan.

Pada awalnya, kulit di sekitar kuku cantengan mungkin terasa lunak, bengkak, atau mengeras. Namun jika terus dibiarkan, tekanan besar dari pemakaian kaki berkelanjutan, kuku kaki yang bertumbuh ke dalam dapat merobek kulit hingga ke dalam epidermis (lapisan kulit tengah). Bakteri dapat masuk melalui luka ini dan  kemudian menyebabkan peradangan, nyeri dan infeksi. Cantengan juga mungkin berdarah atau mengeluarkan nanah.

Bagaimana cara mengobati kuku cantengan?

Kuku cantengan yang dibiarkan terinfeksi dapat menjadi masalah kambuhan dan menyebabkan komplikasi serius, seperti masalah tulang.

Jika kuku yang tumbuh ke dalam tidak terinfeksi, Anda dapat mencoba beberapa pengobatan di rumah untuk meminimalisir rasa sakitnya dan mencegah ingrown nail tumbuh kembali. Berikut adalah beberapa ide pengobatan rumahan untuk kuku cantengan:

  • Rendam dalam air garam hangat selama 15 menit untuk 3-4 kali sehari. Sementara direndam, Anda bisa menggunakan cotton bud untuk perlahan mendorong kulit agar menjauhi kuku. Air hangat juga dapat meringankan rasa sakit dan pembengkakan akibat cantengan. Keringkan kaki dengan baik setelahnya.
  • Jaga kaki tetap bersih dan kering selama beraktivitas kecuali saat merendam.
  • Minum obat penghilang nyeri, misalnya paracetamol atau ibuprofen.
  • Oleskan salep antibiotik untuk mengurangi risiko infeksi.
  • Balut jari yang cantengan dengan perban kasa dan pakai sendal selama beraktivitas. Atau, pakai sepatu yang terbuat dari kain halus dengan jarak antar jari yang luas. Hindari memakai sepatu ketat.

Jika gejala tidak berangsur sembuh atau jika cantengan terlanjur terinfeksi, jangan mencoba mengobati cantengan sendiri. Cantengan yang terinfeksi perlu diperiksa oleh podiatris, ahli penyakit kaki.

Dokter mungkin meresepkan antibiotik dan/atau mengangkat sebagian kuku yang tertanam ke dalam kulit serta bantalan kuku yang mendasarinya untuk mencegah masalah datang kembali. Selagi kuku bertumbuh ulang, dokter dapat menempatkan sepotong kapas lebut di bawah kuku untuk mencegah kuku kembali tumbuh keluar jalur. Penting untuk selalu teratur mengganti kapas setiap hari.

Jika infeksi tetap membandel, dokter dapat merekomendasikan pengangkatan sebagian kuku lewat operasi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Nefropati: Jenis, Gejala, Penyebab, Pengobatan, dll.

Nefropati adalah penyakit ginjal yang disebabkan oleh komplikasi diabetes. Perawatan berikut dapat dilakukan untuk memperlambat kerusakan ginjal.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Urologi, Ginjal 15 September 2020 . Waktu baca 9 menit

Tertarik untuk Donor Ginjal? Simak Baik-Baik Prosedur dan Syaratnya

Tidak sembarang orang bisa mendonorkan ginjalnya untuk yang membutuhkan. Apa saja syarat donor ginjal dan bolehkah seorang perokok melakukannya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Urologi, Ginjal 15 September 2020 . Waktu baca 7 menit

Sudah Minum Kopi Tapi Masih Ngantuk, Apa Penyebabnya?

Gen ternyata berperan penting untuk mencerna kafein dari kopi Anda, lho. Tak percaya? Langsung simak dua alasan sudah minum kopi masih ngantuk berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 14 September 2020 . Waktu baca 4 menit

6 Manfaat Susu Kefir yang Ternyata Menyehatkan

Kefir bukan hanya digunakan sebagai masker kecantikan saja. Kefir juga diproduksi sebagai susu yang menyehatkan. Apa saja manfaat susu kefir?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Fakta Unik 14 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

terapi urine minum air kencing

Terapi Urine dengan Minum Air Kencing, Benarkah Efektif?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 8 menit
ciri-ciri dan gejala alergi dingin

Gejala Alergi Dingin Ringan Hingga Berat yang Wajib Anda Kenali

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 21 September 2020 . Waktu baca 6 menit
mencium spidol

Meski “Wangi”, Hobi Menghirup Aroma Spidol Bisa Membahayakan Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 21 September 2020 . Waktu baca 3 menit
nyetrum ketika disentuh

Mengapa Ada Orang yang Nyetrum Ketika Disentuh?

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 September 2020 . Waktu baca 4 menit