Protein dibutuhkan tubuh untuk sumber energi, membangun massa otot, memperbaiki komponen darah, dan bahkan menggantikan sel-sel tubuh yang rusak.

Umumnya ada beberapa makanan tinggi protein yang bisa mencukupi kebutuhan harian protein tubuh, antara lain daging hewan dan kacang-kacangan. Namun, ada beberapa orang yang memilih tidak makan daging. Entah karena memilih menjalani gaya hidup vegetarian, atau memang karena ingin hidup lebih sehat.

Lalu, bagaimana cara mendapatkan asupan protein tanpa harus makan daging? Adakah makanan tinggi protein lainnya selain daging?

Berapa banyak protein yang dibutuhkan tubuh dalam sehari?

Masih ada perdebatan mengenai kebutuhan protein harian bagi tubuh. Asupan protein harian yang direkomendasikan saat ini oleh BPOM untuk umum adalah 60 gram per hari.

Jika ternyata protein yang dikonsumsi berlebih, maka akan diubah menjadi lemak oleh tubuh. Kekurangan protein menyebabkan atrofi otot, dan gangguan fungsi tubuh manusia pada umumnya.

Sumber makanan tinggi protein selain daging

1. Telur

Dibanding daging, telur merupakan sumber protein yang juga mengandung beberapa vitamin B termasuk B6, B12, thiamin, riboflavin, dan folat. Telur baik untuk menjadi sumber protein bagi Anda yang enggan makan daging. Pasalnya, satu telur rebus saja mengandung 7 gram protein yang baik untuk tubuh.

Tetapi, makan telur kebanyakan juga tidak baik, karena kuning telur mengandung kolesterol tinggi yang  bisa meningkatkan risiko terjadinya penyakit terkait kolesterol.

2. Kacang kedelai

Biasanya, para vegan atau vegatarian mengandalkan kacang sebagai sumber utama protein. Salah satu jenis kacang rendah lemak namun mengandung tinggi protein adalah kacang kedelai. Kacang kedelai juga mengandung serat, asam lemak omega-6, antioksidan hingga fitoestrogen.

Praktisnya, Anda bisa mengonsumsi snack berbahan kacang kedelai yang enak dan sehat seperti SOYJOY. SOYJOY mengandung kedelai utuh  tinggi serat dan protein yang bisa membuat Anda kenyang lebih  lama. Maka, tak heran kalau makanan yang terbuat dari kedelai bisa menawarkan segudang manfaat sehat buat tubuh.

3. Keju cottage

Selain telur, ada lagi keju cottage sebagai makanan tinggi protein. Setengah cangkir keju cottage, mengandung 13 gram protein kasein yang berfungsi untuk nutrisi pemulihan otot.

Apa itu protein kasein? Protein kasein merupakan jenis protein yang dicerna lebih lambat daripada protein biasa. Protein ini juga bagus untuk membangun massa otot, sehingga sering dikonsumsi oleh para atlet dan binaragawan.

Selain itu keju jenis ini bermanfaat untuk membangun kekuatan tulang lewat kandungan kalsiumnya yang tinggi. Untuk mengolahnya, Anda bisa mencampurkan keju cottage ini dengan kacang-kacangan, buah, atupun kayu manis guna menambah rasa, kandungan serat dan antioksidan yang baik untuk tubuh.

4. Sayuran

Selain penuh kandungan gizi dan vitamin, sayuran juga  mengandung gizi makronutrien yang baik untuk tubuh, yaitu protein. Contohnya sayuran brokoli, yang memberi asupan 2,8 gram protein di setiap cangkirnya. Lalu, ada asparagus yang mengandung 2,4 gram protein di setengah cangkirnya.

Sayuran lain yang mudah didapat dan mengandung tinggi protein adalah jagung. Karena 100 gram jagung manis mengandung 3,3 protein, sementara satu bonggolnya mengandung 4,68 g protein.

5. Kacang polong

Sudah lama para vegetarian dan vegan menggunakan kacang polong sebagai sumber protein utama. Tak heran, karena dalam satu cangkir kacang polong, terkandung 7,9 gram protein. Ini adalah jumlah protein yang sama dengan segelas susu.

Jika Anda kurang suka makan kacang polong, coba masak dan haluskan menjadi seperti kentang tumbuk, dan sajikan sebagai pendamping makanan utama.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca