home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

5 Manfaat Kacang Arab untuk Kesehatan Anda yang Lebih Baik

5 Manfaat Kacang Arab untuk Kesehatan Anda yang Lebih Baik

Sebagian orang mungkin mengenal kacang arab sebagai oleh-oleh setelah pulang dari Tanah Suci, Mekah. Selain memiliki rasa yang gurih, kacang ini juga menyimpan banyak manfaat untuk tubuh. Berikut penjelasan seputar kandungan gizi, manfaat, dan khasiat kacang arab untuk kesehatan.

Kandungan gizi dalam kacang arab

Kacang arab bernama latin Cicer arietinum memiliki rasa yang gurih, renyah, dan sangat cocok Anda makan sebagai camilan.

Tahukah Anda kalau kacang arab termasuk makanan rendah lemak dan tinggi protein? Berdasarkan Data Komposisi Pangan Indonesia, 100 gram kacang arab memiliki kandungan gizi sebagai berikut.

  • Air: 11.6 ml
  • Energi: 330 Kalori
  • Protein: 23.8 gram
  • Lemak: 1.4 gram
  • Karbohidrat: 60.2 gram
  • Serat: 17.4 gram
  • Kalsium: 57 miligram
  • Fosfor: 388 miligram
  • Zat besi: 4.7 miligram
  • Natrium: 24 miligram
  • Kalium: 874.3 miligram
  • Zinc: 3.4 miligram
  • Beta karoten: 40 mcg
  • Niasin: 1.5 miligram
  • Vitamin C: 2 miligram

Selain sebagai sumber protein nabati, serat vegan dan bebas gluten, kacang arab juga mengandung zat besi, vitamin B-6, dan magnesium yang tinggi.

Berbagai manfaat dan khasiat kacang arab

Setelah mengetahui kandungan nutrisi dalam kacang arab, berikut ini beberapa manfaat kacang arab bagi kesehatan yang harus Anda ketahui.

1. Menahan nafsu makan

Kandungan protein dan serat yang ada di dalam kacang arab memiliki khasiat untuk mengendalikan nafsu makan.

Berdasarkan penelitian Nutrition and Metabolism, protein dan serat mampu membuat perut kenyang lebih lama sehingga nafsu makan terkendali.

Serat di dalam kacang arab terbagi menjadi dua, yaitu larut dan tidak larut.

Serat larut bermanfaat untuk membantu mengontrol kesehatan empedu. Sementara itu, serat tidak larut mampu meningkatkan kesehatan dan kebersihan pencernaan.

Itu sebabnya, mengonsumsi kacang ini bermanfaat bagi yang sedang ingin menurunkan berat badan sebab mampu membuat Anda merasa kenyang lebih lama.

Tidak hanya itu, karena kandungan seratnya yang tinggi, kacang arab juga bisa membantu mencegah sembelit dan meningkatkan kelancaran sistem saluran pencernaan.

2. Sumber protein yang baik untuk para vegetarian

Bagi Anda yang menjalani gaya hidup vegetarian, kacang arab memiliki manfaat sebagai sumber protein.

Berdasarkan fakta dari Nutrition Data, 28 gram kacang arab mengandung 3 gram protein.

Kandungan protein dalam kacang arab sama dengan kacang hitam yang sering menjadi menu para vegetarian.

Namun, protein dalam kacang arab tidak ‘lengkap’ karena bukan termasuk makanan hewani, sehingga tidak mengandung asam amino esensial.

Meski begitu, Anda bisa dengan mudah mendapatkan asupan asam amino dengan mengonsumsi sumber protein lain, seperti telur, susu, daging, biji-bijian dan sayuran, sepanjang hari.

Bagi Anda yang menjalani gaya hidup vegetarian, coba konsumsi kacang arab sebagai pengganti asupan protein dari hewani.

Sebab, kacang arab termasuk sumber protein memiliki khasiat tidak menambah kalori serta lemak tak jenuh di dalam tubuh.

3. Menyeimbangkan gula darah

Kacang arab mengandung serat yang mampu menjaga gula darah agar tetap stabil. Oleh karena itu, kacang ini baik dikonsumsi oleh mereka yang sedang menderita diabetes.

Jurnal Nutrients menunjukkan bahwa orang dengan diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2 yang mengkonsumsi makanan dengan serat tinggi, memiliki kadar glukosa darah yang rendah.

Serat bekerja dengan memperlambat penyerapan karbohidrat sehingga menyeimbangkan gula darah lebih stabil.

4. Baik untuk kesehatan jantung

Kandungan serat, kalium, vitamin C, dan vitamin B-6 yang tinggi dalam kacang arab mendukung kesehatan jantung secara keseluruhan.

Berdasarkan penelitian dari Seminars in Nephrology, kandungan kalium dalam kacang arab memiliki manfaat untuk menurunkan jumlah kolesterol total dalam darah.

Penurunan kolesterol total dalam darah mampu mengurangi risiko penyakit jantung.

Bahkan, orang dengan penyakit jantung yang mengonsumsi 4.069 miligram kalium per hari, memiliki risiko kematian 49 persen lebih rendah akibat penyakit jantung iskemik.

Hal tersebut lebih rendah daripada mereka yang mengonsumsi kalium kurang dari 1000 mg per harinya.

5. Mempertahankan struktur dan kekuatan tulang

Zat besi, fosfor, kalsium, magnesium, mangan, seng, dan vitamin K dalam kacang arab berperan untuk membangun dan mempertahankan struktur dan kekuatan tulang.

Vitamin K memiliki peran yang cukup penting untuk kesehatan tulang yang baik karena meningkatkan penyerapan kalsium dan dapat mengurangi ekskresi kalsium dalam urine.

Itu sebabnya, asupan vitamin K yang rendah dikaitkan dengan risiko patah tulang yang lebih tinggi.

Meski bentuknya kecil, kacang arab menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan. Oleh karena itu, Anda dapat mengonsumsinya sebagai alternatif lain makanan sehat.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Wallace, T., Murray, R., & Zelman, K. (2016). The Nutritional Value and Health Benefits of Chickpeas and Hummus. Nutrients8(12), 766. doi: 10.3390/nu8120766

Pesta, D., & Samuel, V. (2014). A high-protein diet for reducing body fat: mechanisms and possible caveats. Nutrition & Metabolism11(1), 53. doi: 10.1186/1743-7075-11-53

Data Komposisi Pangan Indonesia – Beranda . (2021). Retrieved 26 February 2021, from https://panganku.org/id-ID/view

Castro, H., & Raij, L. (2013). Potassium in Hypertension and Cardiovascular Disease. Seminars In Nephrology33(3), 277-289. doi: 10.1016/j.semnephrol.2013.04.008

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Riska Herliafifah
Tanggal diperbarui 15/03/2021
x