Skinny Fat: Saat Orang Kurus Sebenarnya Memiliki Banyak Lemak

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 30 September 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Istilah skinny fat mungkin belum terlalu akrab di telinga Anda. Kebanyakan orang hanya menganggap ada dua jenis bentuk tubuh yaitu kurus dan gemuk. Dan jika Anda kurus, maka Anda dianggap terbebas dari risiko penyakit degeneratif, sementara mereka yang gemuk dipastikan akan sakit di kemudian hari. Tetapi tahukah Anda bahwa sebenarnya orang kurus pun tidak selalu lebih sehat daripada orang gemuk?

Apa itu skinny fat?

Skinny fat mengacu pada keadaan di mana seseorang sebenarnya memiliki berat badan yang normal tetapi memiliki jumlah lemak yang tinggi di dalam tubuhnya. Nama lain dari skinny fat yaitu metabolically obese normal weight (MONW) atau thin outside fat inside (TOFI). Secara sederhana, ini berarti Anda kurus dan gemuk pada saat yang bersamaan. Mereka yang tergolong skinny fat bisa saja memiliki Indeks Masa Tubuh (IMT) yang tergolong normal (berkisar antara 18-25 kg/m2), kadar lemak tubuhnya ketika diperiksa pun masih berada dalam kisaran normal (di bawah 30% untuk wanita dan dibawah 25% untuk pria). Tetapi ketika diperiksa dengan MRI, beberapa bagian tubuh terutama pada bagian perut menunjukkan adanya lemak yang tersembunyi di antara organ-organ tubuh.

Kenapa bisa ada lemak tak terlihat?

Ada dua jenis lemak yang tersimpan di tubuh yaitu lemak subkutan dan lemak visceral. Lemak subkutan disimpan di bawah kulit, lemak inilah yang dapat menyebabkan Anda terlihat “gemuk”. Sementara lemak visceral adalah lemak yang tersimpan di bagian perut, terutama tersimpan di sela-sela dan sekeliling organ tubuh yang terdapat di perut seperti misalnya jantung, hati, dan ginjal. Tipe lemak visceral inilah yang berbahaya bagi kesehatan. Letaknya yang tersembunyi tidak mudah dideteksi sehingga mereka yang memiliki lemak visceral tinggi cenderung tenang-tenang saja dan tidak melakukan perubahan gaya hidup.

Kebanyakan orang berpikir bahwa sel lemak hanya berupa gumpalan-gumpalan yang terletak di bawah kulit. Tetapi kemajuan teknologi sekarang ini dapat menunjukkan sifat asli dari sel lemak. Lemak ternyata berperilaku menyerupai organ, aktif berubah-ubah bentuk dan dapat menghasilkan serta memicu hormon-hormon yang berpengaruh terhadap mood hingga kesuburan. Tetapi tidak seperti organ, sel lemak dapat membesar ukurannya dan disimpan secara terus menerus hingga jumlah yang tidak terbatas. Ini berhubungan dengan mekanisme tubuh kita yang masih terbawa kebiasaan terdahulu.

Pada jaman dahulu, suhu dingin dan masa kelaparan yang panjang lebih sering terjadi sehingga menjadikan tubuh kita diharuskan memiliki jumlah lemak yang cukup untuk membantu kita bertahan hidup.

Bagaimana skinny fat bisa terjadi?

Sampai saat ini kita percaya bahwa jika Indeks Masa Tubuh (IMT) Anda tidak melewati batas normal (25 kg/m2) maka Anda tergolong normal atau tidak gemuk. IMT tetap merupakan salah satu indikator yang baik untuk mengetahui status gizi seseorang. Tetapi IMT tidak dapat menjelaskan seberapa banyak lemak yang terdapat dalam tubuh Anda dan dimana saja lemak-lemak tersebut disimpan.

Gaya hidup

Gaya hidup dan genetik berpengaruh besar pada kejadian skinny fat ini. Mereka yang berusaha menurunkan berat badan hanya dengan diet saja tanpa berolahraga memiliki risiko lebih besar untuk mengalami penumpukan lemak di bagian perut. Termasuk jika Anda sering melakukan berbagai macam diet demi menurunkan berat badan. Saat berdiet, lemak yang hilang dimulai dari bagian atas tubuh terdahulu baru kemudian bagian bawah tubuh. Lemak di bagian perut adalah tipe lemak terakhir yang terbuang pada saat berdiet. Keseringan berdiet dicurigai dapat mempengaruhi cara tubuh menyimpan lemak dan lemak visceral merupakan salah satu contohnya.

Pola makan

Apa yang kita makan juga tentunya berpengaruh, mereka yang lebih banyak mengonsumsi soda memiliki risiko lebih besar untuk mengalami peningkatan jumlah lemak visceral. Tidak ada bedanya jika Anda kemudian mengonsumsi soda diet, karena jenis soda diet biasanya menggunakan pemanis buatan sebagai pengganti gula. Pemanis buatan merupakan bahan kimia yang terbilang asing bagi tubuh, sehingga semakin banyak konsumsi pemanis buatan maka metabolisme tubuh Anda semakin terganggu. Efek ini juga berlaku untuk minuman ringan lain, tidak hanya terpaku pada soda saja.

Jenis olahraga

Jenis olahraga yang kurang tepat juga dapat menjadikan lemak perut Anda tidak ikut terbakar bersama lemak di bagian lain. Kombinasi antara olahraga kardio dan olahraga beban merupakan jenis olahraga yang efektif untuk mengatasi skinny fat. Karena skinny fat juga bisa disebabkan oleh terlalu banyak lemak tetapi jumlah otot sedikit, maka membentuk otot melalui olahraga sangatlah penting. Semakin banyak otot yang Anda miliki makan akan semakin mudah Anda membakar kalori, termasuk lemak, yang ada dalam tubuh Anda.

Genetik

Genetik ternyata juga memegang peranan dalam masalah penumpukan lemak dalam tubuh. Seperti dilansir dari The Guardian, profesor Jimmy Bell, kepala dari Molecular Imaging Group di Medical Research Council’s London Imperial College, menyatakan bahwa bahkan pada dua laki-laki yang sama usia dan indeks masa tubuhnya ditemukan adanya perbedaan jumlah lemak hingga 3 liter di antara keduanya. Profesor Bell juga mengatakan tim nya pernah memeriksa seseorang yang termasuk underweight tetapi ternyata memiliki jumlah lemak hingga 7 liter, sementara jumlah lemak rata-rata bagi pria adalah 5,4 liter.

Efek samping skinny fat

Substansi-substansi aktif yang dihasilkan sel lemak dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Resistensi insulin, kenaikan kadar kolesterol, kenaikan angka LDL, penurunan HDL, hingga memicu pembentukan sel kanker merupakan sebagian dampak buruk dari lemak visceral. Dampak lebih lanjut bisa berupa sakit jantung, diabetes, hingga stroke. Satu dari empat orang yang dinilai kurus ternyata memiliki masalah berupa pre-diabetes dan disebut obesitas secara metabolik. Ditambah lagi jika Anda memiliki sedikit massa otot, yang merupakan masalah utama pada skinny fat, maka kemungkinan bagi Anda untuk mengalami resistensi insulin di kemudian hari menjadi jauh lebih besar.

Yang bisa Anda lakukan untuk mencegah skinny fat

Jika Anda cenderung tipe orang yang tidak mengalami kenaikan berat badan meskipun Anda sudah makan banyak, ditambah jenis makanan yang Anda konsumsi mayoritas memiliki kandungan lemak tinggi, maka Anda harus mulai berhati-hati. Imbangi gaya hidup Anda dengan olahraga teratur yang merupakan kombinasi antara olahraga kardio dan olahraga beban. Lemak visceral termasuk jenis lemak yang mudah dihilangkan dengan perubahan diet dan gaya hidup atau olahraga.

Tidur yang cukup 7-8 jam sehari dan mengurangi stres juga berperan dalam mengurangi penumpukan lemak visceral. Jangan lupa selalu rutin memeriksakan diri ke dokter terutama untuk mengecek kadar gula darah dan kadar kolesterol Anda. Biasanya mereka yang masuk dalam kategori skinny fat kurang memperhatikan urusan cek kesehatan karena merasa sudah kurus dan tidak mungkin terkena penyakit degeneratif. Dengan cara-cara tersebut Anda bisa mengurangi risiko mengalami skinny fat.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pekerjaan Rumah Tangga Ini Dilarang Bagi Ibu Hamil

Meski sedang hamil, ibu tetap direpotkan untuk melakukan pekerjaan rumah. Namun, apakah semua pekerjaan rumah tangga saat hamil aman untuk dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

6 Cara Praktis Membuat Kopi Anda Lebih Sehat dan Nikmat

Kenikmatan kopi sudah tidak diragukan. Namun, tahukan Anda ada beberapa cara membuat kopi yang dapat menjadikan manfaatnya lebih baik untuk kesehatan.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Kenapa Ada Orang yang Mengalami Alergi Bawang Putih dan Bisakah Diobati?

Selain alergi susu dan kacang, ada juga alergi bawang putih. Apa penyebabnya dan adakah cara mengatasinya? Simak penjelasan berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Alergi, Alergi Makanan 20 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

Anda suka nekat makan daging ayam belum matang? Awas, akibatnya bisa fatal. Ini dia berbagai bahaya dan ciri-ciri daging ayam yang belum dimasak sempurna.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

KDRT konflik rumah tangga

Alasan Psikologis Mengapa Korban KDRT Susah Lepas dari Jeratan Pasangan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
tips menghindari perceraian

7 Rahasia Menghindari Perceraian dalam Rumah Tangga

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
makanan untuk penderita thalasemia

Panduan Makanan Bergizi untuk Orang dengan Thalassemia

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
masalah seks pada pria

5 Masalah Seks yang Paling Mengganggu Pria (Plus Cara Mengatasinya)

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit