Apakah Makan Ayam Setiap Hari Itu Sehat?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 07/07/2018
Bagikan sekarang
Artikel ini berisi:

Ayam adalah jenis lauk yang paling banyak dikonsumsi. Dalam setiap acara, ayam selalu masuk dalam menu katering yang disediakan. Selain harganya yang lebih murah dibandingkan dengan jenis daging lainnya, ayam juga berukuran cukup besar untuk dihabiskan dalam sekali makan. Karena itu banyak orang memilih daging ayam sebagai menu harian, meskipun cara mengolahnya berbeda-beda setiap hari. Namun, sebetulnya sehatkah makan ayam setiap hari?

Manfaat makan ayam

penyebab fibroid rahim

Ayam termasuk salah satu sumber lemak yang baik untuk tubuh. Meskipun mengandung lemak jenuh, jumlahnya lebih sedikit dibandingkan dengan daging merah seperti daging sapi atau kambing. Dengan makan ayam sebagai pengganti daging lainnya, maka Anda menurunkan risiko tubuh terkena penyakit jantung dengan mengurangi tingkat kolesterol jahat.

Selain itu, ayam termasuk sumber makanan yang kaya akan asam amino. Asam amino atau protein adalah sumber pembangun tubuh untuk membentuk otot. Protein di dalam ayam juga berfungsi untuk berbagai proses kimiawi lainnya seperti memecah racun.

Makan ayam juga dapat mengurangi risiko Anda terkena kanker. Pasalnya, ayam menjadi salah satu sumber selenium yang baik. Selenium adalah antioksidan yang juga berpengaruh pada kinerja vitamin C dan E dalam melawan radikal bebas yang menjadi salah satu penyebab kanker.

Tak hanya itu, ayam juga mengandung B6 yang membantu proses metabolisme protein dan karbohidrat. Tanpa vitamin B6, sistem kekebalan tubuh, metabolisme, dan sistem saraf pusat tidak akan berfungsi dengan baik. Bahkan, makan ayam juga membantu menjaga kesehatan sel-sel tubuh dan menurunkan kolesterol. Hal ini dikarenakan ayam mengandung vitamin B3 atau niacin yang cukup tinggi.

Apakah sehat makan ayam setiap hari?

daging ayam belum matang

Mengingat makan ayam sendiri menawarkan berbagai manfaat untuk kesehatan, apakah sehat makan ayam setiap hari? Jawabannya tergantung. Tergantung dari jenis ayam, cara memasak, dan bagian mana saja yang Anda makan.

Ayam akan menjadi sumber nutrisi yang baik asalkan Anda memperhatikan ketiga faktor tersebut. Pertama yang perlu Anda perhatikan yaitu jenis ayam. Ayam negeri cenderung mengalami proses penyuntikan hormon dan antibiotik untuk membuatnya tetap sehat dan tumbuh besar secara buatan. Sayangnya, jika Anda terlalu banyak mengonsumsi ayam yang disuntikkan hormon hal ini dapat menganggu kesehatan sistem reproduksi. Pasalnya, hormon yang disuntikkan berupa steroid, estrogen, progesteron, dan testosteron sering kali tidak sesuai aturan. Mengonsumsinya terlalu banyak bisa mengacaukan kerja hormon alami tubuh dan meningkatkan berbagai risiko penyakit.

Sedangkan, ayam kampung cenderung dilepas bebas tanpa disuntik. Namun, tidak seperti ayam negeri yang diberi makan secara jelas, ayam kampung bisa memakan apapun yang ia temukan di jalanan. Sehingga hal ini pun bisa menjadi ancaman untuk kesehatan Anda. Paling baik ialah mengonsumsi ayam organik dan ayam probiotik karena jenis makanan dan tempat tinggalnya dijaga dengan baik sehingga menjadikan kedua ayam ini lebih sehat.

dada ayam

Selain jenis ayam, hal lain yang perlu diperhatikan yaitu cara memasaknya. Ayam yang dimasak dengan cara digoreng dan dikonsumsi setiap hari tentu tidak baik untuk tubuh. Hal ini meningkatkan kadar lemak dan kolesterol buruk di dalam tubuh yang menaikkan risiko penyakit jantung. Akan lebih aman jika Anda mengonsumsinya dengan cara dikukus, direbus, atau dipanggang.

Terakhir, bagian ayam yang dikonsumsi juga menentukan sehat atau tidaknya makan ayam setiap hari. Dada ayam merupakan bagian yang menyehatkan asalkan Anda tidak mengonsumsi kulit dan bagian yang berlemak. Sisihkan kulitnya jika ayam menjadi menu wajib harian Anda karena bagian ini mengandung lemak yang sangat tinggi.

Namun, paling baiknya yaitu variasikan lauk dengan jenis makanan lain. Jangan makan yang itu-itu saja setiap hari. Pasalnya, dengan mengonsumsi makanan yang sama setiap hari tubuh akan mendapatkan zat gizi yang juga itu-itu saja. Sedangkan tubuh membutuhkan zat gizi lainnya di luar yang terkandung di dalam ayam untuk dapat melaksanakan fungsi tubuh dengan baik, misalnya dari ikan yang tinggi omega-3 dan vitamin B12.

Ingatlah bahwa segala sesuatu yang berlebihan, meskipun sehat, tentu tidak baik. Jadi makan ayam secukupnya saja, tidak perlu setiap hari.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Resep Alpukat untuk Sahur dan Buka Puasa yang Praktis Nan Lezat

Selain enak dan mudah didapat, alpukat juga mudah diolah menjadi menu buka puasa dan sahur yang sehat. Tunggu apalagi? Yuk intip!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Nutrisi, Hidup Sehat 19/05/2018

Mana yang Lebih Sehat, Daging Ayam Kampung Atau Ayam Negeri?

Terdapat dua jenis daging ayam yang umum dikonsumsi, yaitu daging ayam kampung dan ayam negeri atau broiler. Lalu, daging ayam mana yang lebih sehat?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Nutrisi, Hidup Sehat 11/04/2018

Antara Ayam dan Ikan: Mana yang Lebih Sehat untuk Dijadikan Lauk Makan?

Daging ayam dan ikan adalah dua pilihan lauk yang jadi favorit banyak orang. Tapi kalau dipikir-pikir, sebenarnya lebih baik makan ayam atau ikan, ya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Nutrisi, Hidup Sehat 20/01/2018

Antara Dada dan Paha Ayam, Mana yang Lebih Banyak Gizinya?

Paha ayam lebih murah dan lebih mudah untuk diolah. Di sisi lain, dada ayam lebih ekonomis karena dagingnya lebih banyak. Bagaimana dari sisi kesehatannya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Nutrisi, Hidup Sehat 19/01/2018

Direkomendasikan untuk Anda

ayam broiler

Apakah Ayam Broiler Sehat dan Bernutrisi?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 11/03/2019
alergi telur ayam

Alergi Telur Ayam, Bolehkah Makan Telur Puyuh dan Telur Bebek?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 11/01/2019
punggung sakit

Tak Hanya Gatal, Ini Berbagai Ciri Alergi Ayam yang Mesti Anda Waspadai

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 28/10/2018
menyimpan ayam di kulkas

Dada, Sayap, Atau Paha, Bagian Ayam Mana yang Lebih Tinggi Proteinnya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 14/09/2018