Mana yang Lebih Sehat, Daging Ayam Kampung Atau Ayam Negeri?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Daging ayam adalah sumber protein yang baik. Ditambah lagi dengan kandungan lemak yang cenderung lebih rendah ketimbang daging sapi. Nah, saat Anda membeli daging ayam, jenis ayam apa yang Anda pilih? Apakah daging ayam kampung atau ayam negeri? Keduanya ternyata punya kandungan gizi yang berbeda. Lantas dari dua jenis ayam tersebut, manakah yang lebih sehat?

Perbedaan ayam kampung dan ayam negeri

Cara pemeliharaan ayam

Ayam kampung dipelihara oleh peternak dengan dilepas bebas. Ayam akan mencari makannya sendiri atau peternak akan memberikan makan biasa seperti sisa nasi kering. Ayam kampung dipelihara tanpa diberi perlakuan khusus. Ayam kampung bisa dipanen setelah enam bulan.

Sementara ayam negeri dirawat atau dipelihara oleh peternak dalam kandang atau ruangan besar. Ayam ini dirawat dan dipelihara dengan perlakuan khusus agar mendapatkan hasil daging yang unggul.

Biasanya peternak akan memberikan suntik hormon pertumbuhan dan antibiotik pada ayam negeri ini. Antibiotik diberikan untuk menghindari ayam dari bakteri yang dapat mengganggu pertumbuhannya.

Hormon dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan secara cepat. Tidak hanya ukuran yang dapat membesar dengan cepat, ayam yang disuntik hormon menghasilkan telur lebih banyak.

Hal ini tentu saja dapat menguntungkan pihak produsen atau peternak karena tidak perlu menunggu waktu yang lama untuk dapat melakukan panen dan dapat mengurangi biaya ternak. Berbeda dengan ayam kampung, ayam jenis ini sudah bisa dipanen setelah tiga bulan.

Kandungan nutrisi daging ayam

Sebenarnya jika dibandingkan dengan kandungan nutrisi seperti kalori dan proteinnya, kedua jenis ayam ini tak jauh berbeda. Keduanya sama-sama merupakan sumber protein yang baik. Kedua daging ini juga mengandung mineral penting untuk tubuh seperti kalsium, fosfor, zat besi, dan beberapa vitamin seperti vitamin A dan vitamin B1.

Nah, untuk kandungan lemaknya sendiri mungkin daging ayam negeri cenderung lebih banyak memiliki lemak karena selama diternakkan diberikan suntikan hormon. Tentu hal ini akan memengaruhi kadar lemak dalam daging ayam.

Kandungan lemak juga tergantung dengan pakai kulit atau tidak. Daging ayam dengan kulit, entah itu ayam kampung atau negeri, memiliki 50 kalori lebih besar ketimbang daging tanpa kulit.

Lalu daging ayam mana yang lebih sehat?

Kedua jenis ayam ini merupakan sumber protein yang baik dan dibutuhkan oleh tubuh. Namun karena proses pemeliharaan dan perawatan ayam negeri yang disuntik hormon dan antibiotik, membuat manfaat kesehatan dari jenis ayam ini diragukan.

Suntik hormon dan antibiotik pada ayam negeri dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Hormon yang sering disuntikkan ke ayam adalah hormon steroid, berupa estrogen, progesteron, dan testoteron.

Pada manusia, hormon tersebut merupakan hormon yang mengatur dan berhubungan dengan sistem reproduksi. Oleh karena itu, memakan daging yang mengandung hormon dapat mengganggu kesehatan, khususnya kesehatan reproduksi.

Efek dari mengonsumsi ayam yang disuntik dapat mempercepat pubertas pada anak perempuan, meningkatkan risiko terkena kanker payudara dan risiko kanker prostat pada pria.

Cara memasak daging ayam juga memengaruhi kandungan gizinya

Meski begitu, terlepas dari cara perawatan ayam tersebut, yang bisa membuat daging ayam lebih sehat atau tidak adalah bagaimana cara Anda mengolahnya.

Daging ayam memang lebih rendah kandungan lemaknya dibandingkan dengan daging sapi. Namun, tetap saja daging ini mengandung lemak. Kandungan lemak pada daging ayam banyak terdapat pada bagian bawah kulitnya. Sebaiknya Anda mengolah daging ayam tanpa kulit untuk mengurangi kadar lemak berlebih.

Selain itu, untuk mengurangi lemak dari ayam, Anda bisa memilih teknik memasak seperti mengukus, memanggang, atau menumisnya, dibandingkan dengan menggoreng. Karena minyak yang dipakai untuk menggoreng juga menyumbang kadar lemak dan kalori yang tinggi pada daging tersebut.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apakah Ayam Broiler Sehat dan Bernutrisi?

Ayam broiler adalah ayam pedaging yang sangat umum diolah sebagai menu utama di resto fast food. Dalam seminggu, berapa kali Anda makan ayam ini?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Fakta Gizi, Nutrisi 11 Maret 2019 . Waktu baca 5 menit

Dada Ayam Vs Daging Sapi, Mana yang Lebih Kaya Gizi?

Terlepas dari rasanya yang lezat setelah diolah, pernahkah Anda bertanya-tanya sebenarnya di antara dada ayam dan sapi, lebih bergizi mana, ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Fakta Gizi, Nutrisi 8 Februari 2019 . Waktu baca 4 menit

Alergi Daging: Gejala, Penyebab, Penanganan, dll.

Beberapa orang bisa mengalami alergi daging ayam. Bagaimana dengan daging-dagingan yang lain? Berikut penjelasan tentang alergi daging.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Alergi, Alergi Makanan 28 Oktober 2018 . Waktu baca 6 menit

Apakah Makan Ayam Setiap Hari Itu Sehat?

Ayam jadi menu favorit hampir setiap orang. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum makan ayam setiap hari.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Tips Makan Sehat, Nutrisi 7 Juli 2018 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara memasak ayam

Apa Akibatnya Jika Makan Ayam yang Tidak Matang? (Plus, Cara Memasaknya yang Benar)

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 15 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
menyimpan daging

Berapa Lama Idealnya Harus Simpan Daging di Kulkas?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
daging ayam belum matang

4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
resep sate ayam

3 Pilihan Resep Sate Ayam yang Sehat Tapi Tetap Menggugah Selera

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 16 Maret 2019 . Waktu baca 6 menit