Tak Hanya Mudah Diolah, Intip 7 Kebaikan Kentang Bagi Kesehatan

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 24/03/2020
Bagikan sekarang

Kentang adalah salah satu sumber karbohidrat yang cukup digemari sebagai pengganti nasi. Jenis umbi-umbian yang punya nama latin Solanum tuberosum ini tergolong mudah untuk diolah dan dikreasikan jadi berbagai menu pembuka, utama, maupun penutup yang tentu saja lezat. Tak hanya lezat, Anda bisa mendapatkan berbagai kebaikan di dalamnya. Apa saja manfaat kentang bagi kesehatan? Simak ulasannya di bawah ini.

Berbagai manfaat kentang yang bisa Anda dapatkan

1. Mengandung antioksidan

menu sahur resep kentang

Kentang sangat kaya akan senyawa flavonoid, karetonoid, dan asam fenolik. Senyawa-senyawa itu berperan sebagai antioksidan di dalam tubuh yang akan mencegah radikal bebas muncul yang biasanya merusak sel tubuh.

Bahkan, kumpulan radikal bebas diyakini sebagai salah satu faktor risiko dari berbagai penyakit kronis seperti penyakit jantung, diabetes, dan kanker. Penelitian dalam Nutrition and Cancer tahun 2011 menunjukan bahwa antioksidan dalam kentang dapat menekan pertumbuhan sel kanker hati dan usus besar.

Maka itu,untuk menurunkan risiko semua penyakit tersebut, Anda bisa mengonsumsi kentang.

2. Membantu kendalikan gula darah

Banyak yang bilang kalau kentang buruk bagi diabetesi, padahal sebaliknya. Manfaat kentang yang lainnya adalah membantu mengendalikan gula dalam darah, jadi sumber karbohidrat yang satu ini cukup aman bagi diabetesi.

Kentang banyak mengandung pati yang disebut dengan pati resisten yang tidak bisa diserap sepenuhnya oleh tubuh. Ketika pati resisten masuk ke dalam usus besar, pati ini akan menjadi sumber nutrisi untuk bakteri baik yang ada dalam usus. Penelitian menyatakan bahwa pati resisten dapat membuat kerja insulin, hormon pengendali gula darah, menjadi lebih optimal.

Selain itu, sebuah penelitian dalam Medicine (Baltimore) 2015 yang dilakukan pada orang yang mengalami diabetes tipe dua, juga menunjukan bahwa setelah mengonsumsi makanan dengan pati resisten, gula darah terbukti lebih stabil

Menariknya, Anda juga bisa meningkatkan kandungan pati resisten kentang dengan menyimpan kentang rebus di dalam lemari es semalaman lalu dimakan selagi dingin.

3. Baik untuk pencernaan

enzim pencernaan

Masih berkaitan dengan kandungan pati resisten yang dimiliki kentang yang ternyata bisa membantu memperbaiki sistem pencernaan. Jadi saat masuk ke dalam usus, pati resisten ini akan dimakan oleh bakteri baik. Kemudian, bakteri baik tersebut akan mengubahnya menjadi asam lemak rantai pendek.

Nah, asam lemak rantai pendek ini yang punya segudang manfaat bagi kesehatan, contohnya dapat mengurangi risiko peradangan di usus besar, memperkuat pertahanan usus besar, dan mengurangi risiko kanker kolorektal (kanker usus besar). Selain itu asam lemak rantai dari pati resisten ini juga sangat penting untuk membantu orang yang sedang mengalami infeksi usus, seperti penyakit Crohn, atau divertikulitis.

4. Bebas gluten

Kandungan zat dalam kentang juga bebas gluten. Gluten adalah jenis protein yang ditemukan dalam biji-bijian, seperti biji gandum. Bagi orang yang mengalami masalah dalam mengolah gluten seperti penyakit celiac, kentang bisa dijadikan pilihan tepat.

Meskipun bebas gluten, tetapi tidak semua resep makanan dari kentang benar-benar bebas gluten. Beberapa hidangan kentang mengandung gluten seperti dalam saus, atau roti kentang. Jika Anda memiliki penyakit celiac atau sensitivitas gluten, pastikan membaca daftar bahan lengkapnya dahulu.

5. Menjaga tekanan darah normal

cara membaca hasil tekanan darah

Manfaat kentang yang penting lainnya adalah  membantu menstabilkan tekanan darah. Dilansir dalam laman Live Science, kentang merupakan sumber kalium yang baik, bahkan jumlahnya lebih banyak ketimbang buah pisang.

Kalium adalah mineral yang dapat membantu menurunkan tekanan darah dengan cara merangsang pembuluh darah untuk melebarkan ukurannya. Selain itu, kentang juga mengandung kalsium dan magnesium, yang juga berperan dalam mengendalikan tekanan darah normal.

Dilansir dalam laman Live Science, Institute for Food Research telah menemukan bahwa kentang mengandung bahan kimia yang disebut kukoamines, yang berhubungan juga untuk menurunkan tekanan darah.

6. Menjaga kesehatan sistem saraf dan fungsi otak

kinerja otak manusia

Vitamin B6 dalam kentang sangat penting untuk menjaga kesehatan neuron atau saraf. Vitamin B6 membantu menciptakan bahan kimia otak yakni, termasuk serotonin, dopamin, dan noreprinefrin menurut University of Maryland Medical Center.

Ini berarti, makan kentang dapat membantu mengatasi depresi atau stres. Selain itu, kalium dalam kentang yang bisa mendorong pelebaran pembuluh darah juga membantu memastikan otak cukup mendapatkan darah.

7. Menjaga kesehatan jantung

penyakit jantung boleh puasa

Karotenoid dalam kentang membantu menjaga fungsi jantung dengan baik. Vitamin C dan B6 juga membantu mengurangi radikal bebas pada sel jantung dan sel-sel tubuh lainnya. Vitamin B6 juga memiliki peranan penting dalam proses di dalam tubuh bernama proses metilasi.

Proses ini salah satu fungsinya mengubah homosistein, molekul yang berbahaya menjadi metionin, struktur komponen baru dalam protein. Terlalu banyak homosistein dapat merusak dinding pembuluh darah dan kadarnya yang semakin tinggi memiliki kaitan terjadinya peningkatan risiko serangan jantung dan stroke.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Jenis Sayuran Ini Katanya Bisa Memicu Radang, Hoaks Atau Fakta?

Sayuran nightshade terdiri dari terong, kentang, tomat, paprika, cabai, dan lain-lain. Banyak yang bilang jenis sayuran ini bisa bikin radang tambah parah.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Hidup Sehat, Fakta Unik Juli 25, 2018

Singkong vs Kentang: Mana Sumber Karbohidrat yang Lebih Sehat?

Singkong dan kentang adalah jenis umbi-umbian yang kaya karbohidrat. Bila ingin digunakan sebagai pengganti nasi, kira-kira mana yang lebih sehat, ya?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Adelia Marista Safitri
Nutrisi, Hidup Sehat Juni 1, 2018

3 Kreasi Menu Sahur dari Kentang yang Bikin Tubuh Bertenaga Seharian

Kentang merupakan salah satu bahan makanan yang bisa diolah menjadi beragam sajian melezatkan.Berikut berbagai resep olahan kentang untuk menu sahur Anda.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Widya Citra Andini
Hari Raya, Ramadan Mei 28, 2018

Kenapa Bisa Ada Orang yang Alergi Kentang?

Kacang, seafood, dan susu adalah makanan yang paling umum menyebabkan alergi. Namun ternyata, ada segelintir orang yang alergi kentang! Apa sebabnya?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Risky Candra Swari

Direkomendasikan untuk Anda

resep buka puasa dari kentang

5 Pilihan Resep Olahan Kentang untuk Sajian Berbuka Puasa

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Andisa Shabrina
Tanggal tayang Mei 15, 2020
makan nasi dengan kentang

Makan Nasi dengan Kentang dalam Satu Piring, Apa Efeknya Bagi Kesehatan?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Diah Ayu
Tanggal tayang Januari 29, 2020
pengganti nasi

Jagung Vs. Kentang: Mana yang Lebih Baik untuk Pengganti Nasi?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Andisa Shabrina
Tanggal tayang Desember 19, 2018
cara menyimpan kentang

Perhatikan, Begini Cara Menyimpan Kentang Agar Awet dan Tak Cepat Busuk

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri
Tanggal tayang Agustus 31, 2018