Makanan yang Baik Dikonsumsi untuk Pekerja Shift Malam

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 27/03/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Untuk bisa bekerja dan berkonsentrasi dengan baik, normalnya manusia beraktivitas dari pagi sama sore hari. Pada malam hari, tubuh memang waktunya harus beristirahat agar bisa kembali fit keesokan harinya. 

Namun pada beberapa kondisi, ada beberapa pekerjaan yang mengharuskan seseorang untuk bekerja aktif atau terjaga di malam hari. Beberapa contoh pekerjaan shift malam antara lain seperti penjaga keamanan atau call center 24 jam

Nah, saat bekerja shift malam atau pagi, umumnya seseorang butuh asupan makanan yang sehat. Makanan untuk orang yang beraktivitas di shift malam tidak boleh asal atau makan sembarangan.  Tubuh butuh asupan nutrisi khusus yang bisa menjaga agar stamina tetap bugar dan tidak menyebabkan berbagai masalah kesehatan kedepannya. Apa saja makanan yang baik dikonsumsi pekerja shift malam?

Makanan yang baik dan wajib dimakan untuk pekerja shift malam

1. Makanan dengan indeks glikemik rendah (GI)

Menurut artikel dari Australian Nursing and Midwifery Journal (ANMJ), saat kerja malam Anda harus makan makanan yang mengandung indeks glikemik rendah.

Pasalnya, pankreas manusia yang bekerja mengolah gula dalam darah tidak berfungsi dengan baik di malam hari. Saat Anda makan makanan mengandung GI tinggi, ini akan memperberat kerja pankreas.

Maka dari itu, orang yang kerja shift malam disarankan mengonsumsi makanan dengan kandungan indeks glikemik yang rendah. Misalnya, yang berbahan dasar kacang-kacangan, biji-bijian, dan yoghurt. Makanan dengan indeks glikemik yang rendah dicerna tubuh lebih lambat, sehingga tidak langsung membuat gula darah naik. 

2. Karbohidrat kompleks

Orang yang bekerja di shift malam umumnya membutuhkan asupan energi tambahan dari makanan untuk tetap terjaga, alias tidak ngantuk. Energi tersebut bisa didapat dari makan makanan yang mengandung karbohidrat kompleks. 

Karbohidrat kompleks mengandung serotonin  yang dapat membantu tubuh rileks. Serat dalam makanan karbohidrat kompleks juga bisa membuat pekerja shift malam bisa lebih kenyang sampai waktu makan berikutnya. 

Alhasil, pekerja shift malam tidak harus makan banyak, alias lebih dari sekali yang bisa menyebabkan ngantuk di malam hari. Beberapa makanan mengandung karbohidrat kompleks yang dapat dikonsumsi malam hari adalah pasta gandum, kentang, dan juga nasi merah. 

3. Makanan yang membuat tubuh Anda tetap terhidrasi

Audra Starkey, ahli gizi sekaligus narasumber dari ANMJ, mengatakan bahwa pekerja shift malam disarankan mengonsumsi makanan yang bisa menghidrasi tubuhnya.

Fungsi hidrasi tubuh adalah untuk mencegah kelelahan. Pasalnya, ketika tubuh dipaksa untuk tetap bangun di malam hari, tubuh akan lelah dan lemas. 

Tubuh yang lemas dan lelah cenderung jadi mudah dehidrasi. Maka itu, Anda disarankan untuk tetap mengonsumsi makanan yang mengandung banyak cairan. Misalnya sop ayam atau krim sup rendah lemak atau makanan berkuah lainnya. 

Selain itu, makan buah seperti melon atau semangka di malam hari juga membantu Anda tetap terhidrasi secara cukup. 

4. Lemak dan protein sehat

Selain itu, Audra Starkey juga menyarankan para pekerja malam bawa bekal makanan yang mengandung lemak sehat serta protein. 

Lemak sehat dan protein akan membuat Anda lebih kenyang lebih lama sehingga rasa ingin makan makanan tidak sehat bisa dicegah. Umumnya orang yang kerja malam dan makan makanan berlemak di sela-sela aktivitasnya, cenderung ke depannya akan ngidam makanan manis atau yang tidak sehat. 

Untuk itu, Anda bisa mengonsumsi alpukat, keju cottage, kacang-kacangan, telur, tahu atau tempe yang bisa bikin perut kenyang lebih lama dan juga menyehatkan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

Momen anak disunat menjadi salah satu hal penting, khususnya di Indonesia. Tapi, dari sisi medis, kapan waktu yang tepat untuk melakukan sunat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Banyak gejala penyakit yang sering kali kita abaikan karena terkesan remeh. Padahal, jika dibiarkan justru efeknya bisa fatal.

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 03/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Camilan yang gurih memang menggoda. Namun, sebaiknya mulai ganti camilan Anda dengan kacang almond, terutama untuk penderita hipertensi.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hipertensi, Health Centers 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

Selama ini Anda sudah mahir menjaga kebersihan diri atau belum? Ini dia tips-tips supaya tubuh selalu bersih dan bebas dari penyakit.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kode wadah plastik pada makanan atau minuman

Apakah Wadah Plastik untuk Makanan Anda Aman Bagi Kesehatan? Cari Tahu Lewat Kode Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
botol plastik hangat

Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
manfaat bersepeda

Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit