Berapa Banyak Kita Boleh Makan Daging Dalam Sehari?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 17/03/2018
Bagikan sekarang

Tubuh membutuhkan nutrisi setiap harinya. Ini bisa didapatkan melalui makanan, baik itu daging, buah, dan sayuran. Namun, semua itu ada batasnya, terutama dalam makan daging. Jadi, seberapa banyak daging yang boleh dikonsumsi dalam sehari? Simak ulasannya berikut ini.

Kandungan protein dan zat besi pada daging

Makanan yang berasal dari hewan, yaitu daging, merupakan sumber protein terbaik. Daging mengandung semua asam amino yang dibutuhkan oleh tubuh untuk membantu perbaikan dan mengganti jaringan dan sel yag rusak. Asam amino tersebut tidak diproduksi oleh tubuh sehingga Anda harus mendapatkannya dari makanan. Protein yang terkandung pada daging (disebut protein hewani) sangat lengkap dibanding dengan protein yang terdapat dari tumbuhan (protein nabati).

Daging juga mengandung zat besi yang penting untuk kesehatan reproduksi. Zat besi heme pada daging lebih mudah diserap dan dicerna oleh tubuh dibanding dengan zat bes non-heme dari tumbuhan. Daging putih (ikan dan unggas) seberat 3 ons mengandung 1 miligram zat besi sementara daging merah dari sapi dengan berat yang sama mengandung 2 miligram zat besi.

Untuk orang yang sedang diet, disarankan untuk mengurangi konsumsi daging. Namun, ini tidak berarti orang tersebut benar-benar tidak diperbolehkan makan daging. Daging tetap boleh dikonsumsi tapi porsinya harus dikurangi.

Makan daging diperbolehkan setiap hari, asal…

Dalam Healthy Eating, seorang ahli gizi bersertifikat, Reed Mangels, mengatakan bahwa setiap hari Anda membutuhkan sekitar 0,8 hingga 1 gram protein per kilogram dari berat badan. Jadi kalau berat badan Anda 60 kilogram, setiap hari Anda butuh asupan protein sebesar 48-60 gram.

Kemudian, Health Harvard Education merekomendasikan banyaknya daging merah yang aman dikonsumsi sekitar 50 sampai 100 gram (setara 1,8 sampai 3,5 ons daging) per hari. Sebab, mengonsumsi banyak daging yang melebihi kebutuhan bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Dampaknya antara lain meningkatkan risiko penyakit jantung dan kanker usus besar karena daging banyak mengandung lemak jenuh.

Anda bisa membagi porsinya untuk beberapa kali makan. Misalnya makan 35 gram daging di siang hari dan 35 gram daging di sore atau malam hari. Usahakan juga untuk memvariasikan jenis daging yang disajikan agar nutrisinya tetap seimbang dan beragam.

Bagaimana cara memilih dan makan daging yang sehat?

Sebenarnya yang menjadi perhatian bukan hanya banyaknya daging saja yang bisa dikonsumsi, jenis daging yang dipilih juga penting. Ini memungkinkan Anda untuk tetap makan daging dan kesehatan tubuh tetap terjaga. Cara sehat untuk menikmati daging adalah dengan mengkombinasikan asupan daging; tidak harus selalu daging merah, daging lainnya bisa menjadi alternatif.

Berikut cara makan daging yang sehat, seperti:

  • Jika Anda menyukai daging merah, Anda tetap bisa mengonsumsi daging tersebut tapi dengan menu yang lebih sehat. Misalnya, memilih potongan daging merah tanpa lemak, yaitu terlebih dahulu dipisahkan bagian lemak yang menempel di sisi atau sekeliling daging.
  • Hindari daging olahan atau kemasan yang mengandung bahan pengawet, tinggi lemak jenuh, dan tinggi garam yang bisa merusak pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung.
  • Alternatif selain daging merah adalah daging putih pada unggas. Potongan kalkun atau ayam mengandung protein yang tinggi dan rendah lemak.
  • Ikan bisa menjadi sumber protein alternatif selain daging dari hewan darat. Ikan tuna dan ikan kakap termasuk golongan ikan tidak berminyak yang rendah lemak dan kalori. Sementara ikan salmon dan makarel termasuk golongan ikan berminyak tinggi lemak dan kalori, tapi kaya manfaat bagi kesehatan.

Selain jenis pilihan daging, cara mengolah daging juga memengaruhi kandungan daging. Pertama, dibanding digoreng, daging lebih baik dipanggang. Jangan lupa, tempatkan bagian yang berlemak di atas alat pemanggang supaya lemak habis terpanggang.

Untuk menghilangkan bagian berlemak, Anda bisa merebus daging kemudian membiarkannya dingin selama beberapa saat. Lalu, buang bagian lemak yang menempel pada daging. Anda bisa menyajikan kembali daging, misalnya dengan ditumis dengan potongan brokoli atau kacang-kacangan.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Dada Ayam Vs Daging Sapi, Mana yang Lebih Kaya Gizi?

Terlepas dari rasanya yang lezat setelah diolah, pernahkah Anda bertanya-tanya sebenarnya di antara dada ayam dan sapi, lebih bergizi mana, ya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 08/02/2019

Belum Banyak Diketahui, Ini Manfaat Daging Angsa Serta Kandungan Gizinya

Sudah pernah mencoba makan daging angsa sebelumnya? Jangan salah, kandungan gizinya tak kalah dengan daging ayam atau bebek, lho! Intip faktanya disini!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Nutrisi, Hidup Sehat 15/01/2019

Berapa Banyak Porsi Daging yang Aman Dikonsumsi Anak Dalam Sehari?

Selain telur dan ikan, anak dianjurkan untuk makan daging guna memenuhi kebutuhan proteinnya. Harus berapa banyak porsi daging untuk anak dalam sehari?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri

Orang yang Punya Alergi Daging Merah Berisiko Kena Penyakit Jantung. Kenapa Bisa?

Penelitian melaporkan adanya peningkatan risiko penyakit jantung pada orang yang punya alergi daging sapi, babi, dan kambing. Kenapa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji

Direkomendasikan untuk Anda

makanan sahur untuk ibu hamil

6 Makanan Kaya Gizi yang Harus Ibu Hamil Penuhi Saat Sahur

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 13/05/2020
makanan darat dan laut

Benarkah Makanan Darat dan Laut Tidak Boleh Dimakan Bersamaan?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 23/11/2019
Anak laki-laki doyan dan suka makan daging

Si Kecil Tidak Doyan Daging? Ini Kiat Cerdas Menyiasatinya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 16/10/2019
makan daging dalam seminggu

Seberapa Banyak Anda Boleh Makan Daging dalam Seminggu?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 23/06/2019