Alih-Alih Bikin Gemuk, Makan Cokelat Bisa Turunkan Berat Badan. Kok Bisa?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29/11/2019 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Cokelat merupakan salah satu musuh bebuyutan bagi orang yang sedang diet. Pasalnya, banyak orang percaya bahwa cokelat bisa bikin gemuk karena mengandung gula yang tinggi. Namun, ada pula yang percaya kalau makan cokelat justru bisa membuat berat badan turun lebih cepat. Benarkah demikian? Yuk, cari tahu lewat ulasan berikut ini.

Katanya, makan cokelat bisa bikin berat badan turun. Benarkah?

cokelat dan kecerdasan

Bagi Anda penggemar cokelat tapi sedang diet, tentu berusaha sekeras mungkin untuk menjauhi makanan favorit yang satu ini. Ya, Anda mungkin khawatir makanan satu ini dapat membuat program diet Anda jadi gagal total.

Padahal, cokelat memiliki banyak manfaat, lho. Selain membuat mood jadi lebih bahagia, cokelat juga dapat meningkatkan kesehatan jantung dan menurunkan tekanan darah. Kabar baik bagi Anda yang sedang diet, cokelat ternyata bisa membantu menurunkan berat badan Anda.

Hal ini ditemukan oleh Will Clower, Ph.D., seorang ahli saraf yang berhasil menerbitkan buku Eat Chocolate, Lose Weight. Ia mengungkapkan bahwa makan cokelat 20 menit sebelum dan 5 menit setelah makan siang dan makan malam dapat menurunkan nafsu makan Anda hingga 50 persen.

Apa hubungannya makan cokelat dengan berat badan turun?

efek samping makan cokelat bagi lambung

Selama ini, cokelat dipercaya menjadi salah satu makanan manis yang dapat menaikkan gula darah dan berat badan secara drastis. Namun, penelitian justru membuktikan hal sebaliknya.

Para peneliti dari Institute of Diet and Health di Meinz, Jerman, mencoba meneliti peserta yang menjalankan tiga jenis diet, yaitu diet rendah karbohidrat, diet rendah karbohidrat sekaligus diet cokelat sebanyak 425 gram, dan kelompok kontrol yang tidak melakukan diet apa pun.

Setelah diteliti selama tiga minggu, hasil menunjukkan bahwa peserta yang melakukan diet cokelat mengalami penurunan berat badan sebanyak 10 persen lebih cepat, daripada orang yang melakukan diet rendah karbohidrat maupun kelompok kontrol. Bahkan, peserta yang melakukan diet cokelat melaporkan bahwa mereka juga mendapatkan tidur lebih nyenyak dan kadar kolesterolnya cenderung lebih stabil.

Cara kerja cokelat dalam menurunkan berat badan sebetulnya belum diketahui dengan jelas. Salah satu peneliti bernama Johannes Bohannon menduga, hal ini disebabkan oleh kandungan flavonoid pada biji kakao, sejenis antioksidan kuat yang terbukti ampuh menurunkan kolesterol jahat dan tekanan darah tinggi.

Flavonoid pada cokelat hitam dapat menghambat pemecahan lemak dan karbohidrat dalam tubuh. Ini artinya, jumlah asupan lemak dan karbohidrat dari makanan akan lebih sedikit yang terserap oleh sistem pencernaan. Dengan begitu, tidak banyak pula timbunan lemak yang ada dalam tubuh Anda.

Orang yang terbiasa makan cokelat hitam juga akan lebih cepat kenyang. Kalau Anda lebih dulu merasa kenyang sebelum menyantap makan utama, hal ini tentu dapat mencegah Anda dari kalap makan saat waktu makan tiba.

Cara tepat makan cokelat untuk menurunkan berat badan

cokelat untuk sarapan

Supaya berat badan turun dengan cepat, Anda dianjurkan untuk makan satu batang cokelat setiap hari. Namun, perhatikan jenis cokelat yang Anda pilih dan cara mengonsumsinya.

Begini cara tepat makan cokelat yang bisa bikin berat badan turun.

1. Pilih cokelat hitam alias dark chocolate

Hindari cokelat putih kalau Anda ingin tetap bisa makan cokelat dengan enak meski sedang diet. Pasalnya, cokelat putih mengandung tambahan gula dan susu yang justru bisa membuat Anda cepat gemuk.

Mengapa harus memilih cokelat hitam? Cokelat hitam mengandung lebih sedikit gula dan asam lemak tak jenuh tunggal, dan rasa yang pahit sehingga membuat Anda jadi tak selera makan. Alhasil, Anda pun jadi lebih mampu mengendalikan porsi makan jika sudah makan cokelat sebelumnya.

2. Makan satu potong kecil cokelat setelah makan malam

Waktu paling tepat untuk makan cokelat saat diet adalah sebelum dan sesudah makan. Ingat, cukup konsumsi satu potong kecil cokelat untuk menjaga berat badan Anda tetap stabil. Hal ini dapat membantu Anda kenyang lebih lama dan terhindar dari kalap makan.

3. Bikin cokelat panas

Selain makan cokelat batangan, Anda juga bisa mengonsumsi cokelat dalam bentuk seduhan cokelat panas yang tidak mengandung gula. Caranya, larutkan sekitar 1,5 sendok makan bubuk kakao tanpa gula ke dalam seperempat cangkir air panas.

Anda boleh menambahkan setengah cangkir susu bebas lemak dan tambahkan seperempat cangkir air panas. Racikan cokelat panas ini hanya memberikan sekitar 99 kalori untuk Anda. Jadi, Anda tak perlu cemas berat badan akan naik setelah minum cokelat panas.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

10 Makanan Terbaik untuk Anda yang Cepat Lapar

Anda sering merasa lapar atau ingin mengunyah sesuatu meski sudah makan? Sudah saatnya mencoba menu makanan berikut ini agar Anda tidak cepat lapar.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 21/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Begini Alasan Adanya Mata Plus pada Anak

Mata plus sering dikenal sebagai penyakit orang tua. Padahal banyak juga kasus mata plus pada anak. Baca terus dan pelajari berbagai penyebab dan gejalanya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Mata, Hidup Sehat 20/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Kandungan Nutrisi dan Manfaat Ikan Dori Lokal (Patin), Plus Resep Sehatnya untuk Variasi Menu Makan

Suka makan fillet ikan dori goreng di kafe-kafe kekinian? Psst... Tahu tidak kalau sebenarnya ikan dori itu tidak boleh dimakan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Nutrisi, Hidup Sehat 19/06/2020 . Waktu baca 6 menit

Frozen Yogurt Versus Es Krim, Lebih Sehat Mana?

Benarkah frozen yogurt memiliki kandungan lemak yang lebih sedikit dari es krim? Cari tahu di sini untuk memastikan apakah frozen yogurt memang lebih sehat.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 17/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

tanggal kedaluwarsa

4 Fakta yang Perlu Anda Ketahui Seputar Tanggal Kedaluwarsa

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
penyebab cantengan; kuku cantengan

Mengapa Kuku Bisa Cantengan dan Bagaimana Mengobatinya?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 5 menit
kacang almond

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit
mual karena gugup

Kenapa Kita Merasa Mual Saat Sedang Gugup?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21/06/2020 . Waktu baca 6 menit