Biasanya, orang yang memiliki masalah pencernaan sering menghindari segala makanan yang asam agar tidak semakin parah. Tunggu dulu! Tidak selamanya makanan yang memiliki rasa asam membahayakan, contohnya saja yogurt. Yogurt, produk dari fermentasi susu yang kaya akan kalsium, vitamin D, protein, dan juga kalium ini ternyata malah berperan menjaga sistem pencernaan dalam tubuh, lho. Apalagi untuk orang yang punya maag. Jadi apakah orang dengan maag boleh makan yogurt? Ada aturannya atau tidak? Cari tahu selengkapnya di bawah ini.

Sekilas tentang sakit maag

Maag atau gastritis adalah kondisi peradangan pada selaput lambung. Penyebab gastritis ini bisa bermacam-macam, dari efek obat, alkohol, penyakit autoimun, bahkan infeksi bakteri. Nah, bakteri yang paling umum menyebabkan gastritis ini adalah bakteri Helicobacter pylori (H.pylori).

Akan tetapi, sering kali “maag” digunakan untuk menggambarkan berbagai gejala klinis yang membuat perut terasa tidak nyaman. Baik itu penyebabnya infeksi dan radang, irritable bowel syndrome (IBS), tukak lambung, hingga refluks asam lambung (GERD).

Maag akan menimbulkan beberapa gejala yakni sensasi perih di perut, nyeri, diare, berkurangnya nafsu makan, perut terasa kembung, mual, serta muntah.

Apakah makanan bisa memengaruhi maag?

Gaya hidup secara keseluruhan dapat memengaruhi kondisi gastritis, termasuk pemilihan makanan. Makanan-makanan yang dapat mengiritasi lambung sebaiknya dihindari bagi orang yang punya maag. Seperti makanan pedas, berlemak, yang mengandung alkohol, dan bahkan makanan yang mengandung garam tinggi.

Penelitian yang diterbitkan dalam Gastroenterology Research and Practice menunjukan bahwa makanan asin dan berlemak dapat mengubah lapisan perut. Diet yang mengandung garam tinggi dapat mengubah sel-sel dalam perut dan membuat sel tersebut lebih mudah terinfeksi H. pylori.

Dilansir dalam Medical News Today, penelitian yang dilakukan pada tikus juga menunjukan bahwa pola makan yang tinggi garam terbukti meningkatkan peradangan dalam perut.

Orang yang punya maag boleh makan yogurt apa tidak?

Yogurt mengandung bakteri baik (probiotik) yang bisa meningkatkan kemampuan tubuh melawan bakteri yang membahayakan. Bukan hanya itu, yogurt kaya bakteri baik ini juga dapat menenangkan perut untuk meredakan GERD. Dengan konsumsi yogurt, waktu makanan berpindah ke dalam usus bisa meningkat lebih cepat.

The American Gastrointestinal Association merekomendasikan yogurt untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan, membantu meredakan sembelit (susah buang air besar), diare, dan permasalahan usus lainnya. Ada beberapa studi-studi tentang efek probiotik yang menunjukan keampuhan yogurt untuk kesehatan sistem pencernaan.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal Digestive Disease 2009 menemukan bahwa probiotik memiliki efek penyembuhan pada saluran usus dan mencegah konstipasi.

Para ahli juga pernah meneliti khasiat probiotik dalam bentuk tablet bagi penderita IBS tahun 2011. Studi ini menunjukan 122 orang dengan IBS yang diberikan probiotik dalam bentuk tablet membuat 47 persen respondennya mengalami pengurangan gejala IBS setelah mengonsumsi selama 4 minggu.

Penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition, menguji efek penambahan secangkir yogurt yang mengandung probiotik di samping pengobatan medis dari dokter. Hasilnya, terapi obat maag yang diikuti dengan pemberian yogurt memberikan efek yang 4 kali lebih efektif untuk mengobati maag akibat infeksi bakteri H. pylori.

Sebanyak 86 persen orang yang mengonsumsi yogurt bersama dengan obat maag memiliki pengurangan jumlah H. pylori yang lebih banyak dibandingkan dengan 71 persen mereka yang mengonsumsi obat maag saja.

jenis yogurt

Manfaat probiotik bagi sistem pencernaan

Di dalam saluran pencernaan terdapat berbagai jenis bakteri, ada yang bersifat baik dan ada yang bersifat jahat sehingga bisa menimbulkan gangguan kesehatan. Probiotik atau bakteri baik inilah yang membantu menjaga keseimbangan koloni bakteri (jumlah antara bakteri baik dan jahat) dalam sistem pencernaan.

Bakteri H. pylori adalah salah satu bakteri jahat yang akan dilawan oleh probiotik di dalam tubuh. Bakteri H. pylori akan menyebabkan peradangan dalam sistem pencernaan, terutama di lambung. Probiotik akan menyerangnya dengan menekan pertumbuhan dan aktivitas H. pylori yang masuk ke dalam sistem pencernaan. Maka, probiotik akhirnya dapat menurunkan keparahan peradangan yang disebabkan oleh H. pylori di dalam tubuh.

Bukan hanya bisa melawan bakteri jahat, secara keseluruhan probiotik dalam yogurt memiliki berbagai manfaat ini dilansir dalam laman Healthline:

  • Membantu pengobatan IBS
  • Membantu mengobati diare
  • Mempercepat pengobatan infeksi usus
  • Mencegah tukak lambung

Maka itu, apabila Anda punya.

Jadi, apakah orang dengan maag boleh makan yogurt?

Mengonsumsi yogurt sejauh ini aman bagi penderita maag. Pilihlah yogurt yang memang mengandung bakteri aktif di dalamnya yang baik bagi tubuh. 

Pasalnya, ada beberapa produk yogurt yang dalam proses pembuatannya justru malah mematikan bakteri aktif tersebut. Yogurt akan membantu pengobatan maag Anda secara efektif.

Selain itu, pilihlah yogurt yang kadar lemaknya lebih rendah, sebab terkadang pada beberapa orang kandungan lemak  kurang bisa dicerna dengan baik ketika mengalami permasalahan perut. Jika Anda masih ragu, sebaiknya konsultasikan dahulu pada dokter untuk memastikan apakah Anda yang punya maag boleh makan yogurt.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca