Mengukur Kebutuhan Vitamin C Harian Anda, Sesuai Usia dan Jenis Kelamin

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 November 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Vitamin C adalah salah satu vitamin penting yang dibutuhkan tubuh untuk menjalani fungsinya. Vitamin C yang mencukupi dapat menjaga daya tahan tubuh tetap kuat sehingga Anda tidak gampang sakit. Vitamin C juga berfungsi menjaga kelembapan kulit dan menangkal radikal bebas yang dapat memicu pertumbuhan kanker. Sayangnya, vitamin C mudah larut dalam air. Artinya, Anda akan mudah mengalami kekurangan vitamin yang identik dengan warna kuning ini jika tidak selalu mencukupinya setiap hari.

Gejala khas anemia seperti lemah, letih, dan lesu; kulit pucat dan kering; serta sariawan adalah beberapa tanda yang paling umum muncul ketika tubuh kekurangan vitamin C. Meski begitu, kebutuhan vitamin C tiap orang bisa berbeda.

Berapa kebutuhan vitamin C Anda?

Kebutuhan vitamin C harian setiap orang berbeda-beda. Tidak cuma berdasarkan usia dan jenis kelamin, tapi juga kondisi fisik dan pola rutinitas masing-masing orang. Namun sebagai pedoman umumnya, Kementerian Kesehatan lewat Permenkes 75 tahun 2013 merekomendasikan angka kebutuhan vitamin C harian orang Indonesia sebagai berikut:

Rentang UsiaVitamin C (/mg)Rentang UsiaVitamin C (/mg)
Bayi dan anak Perempuan
0-6 bulan4010-12 tahun50
7-11 bulan5013-15 tahun65
1-3 tahun4016-18 tahun75
4-6 tahun4519-29 tahun75
7-9 tahun4530-49 tahun75
Laki-laki 50-64 tahun75
10-12 tahun5065-80 tahun75
13-15 tahun7580 + tahun75
16-18 tahun90Ibu hamil
19-29 tahun90trimester 1+10 mg dari standar usia
30-49 tahun90trimester 2+10 mg dari standar usia
50-64 tahun90trimester 3+10 mg dari standar usia
65-80 tahun90Ibu menyusui
80 + tahun906 bulan pertama+25 mg dari standar usia
6 bulan kedua+25 mg dari standar usia

Perokok membutuhkan 35 mg vitamin C tambahan setiap hari dibandingkan orang yang tidak merokok.

Dari mana bisa mendapatkan vitamin C?

Buah dan sayuran segar merupakan sumber vitamin C terbaik. Contohnya jeruk, cabai, bayam, brokoli, stroberi, jambu biji, dan kentang. Satu buah jeruk bisa mengandung hingga 48-70 mg vitamin C, tergantung besar kecil ukurannya. Sementara itu, per 100 gram paprika merah segar bisa mengandung hingga 95 mg vitamin C.

Namun yang juga perlu diperhatikan adalah cara mengolah makanannya. Merebus sayur dan buah dapat menghilangkan sebagian besar kandungan vitamin C-nya. Maka sebenarnya cara terbaik untuk makan buah dan sayur adalah dalam bentuk paling segarnya. Rebus boleh, tapi jangan terlalu lama sampai benar-benar layu.

Idealnya, berbagai pakar gizi di dunia menyarankan kita untuk makan 5 porsi sayuran dan buah setiap hari untuk dapat memenuhi lebih dari 200 mg vitamin C. Bila perlu, penuhi kebutuhan vitamin C Anda dengan minum suplemen vitamin C yang dijual di pasaran. Namun, jangan lupa untuk baca aturan pakai dan ketentuan dosisnya, ya!

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Jenis Suplemen dan Vitamin Penambah Darah untuk Anemia

Salah satu cara mengatasi masalah anemia adalah dengan mengonsumsi suplemen dan vitamin penambah darah. Apa saja vitamin untuk kurang darah?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Anemia, Penyakit Kelainan Darah 2 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Multivitamin Gummy untuk Dewasa, Benarkah Lebih Sehat?

Multivitamin anak biasanya dikemas menarik dan rasanya enak seperti permen. Nah, ada juga multivitamin gummy khusus orang dewasa. Tapi benarkah lebih sehat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 18 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Tips Menghadapi Kecemasan Kembali Beraktivitas di Era New Normal

Wajar jika merasa khawatir terhadap ketidakpastian di tengah pandemi COVID-19. Yuk, cari tahu solusi menghadapi kecemasan di new normal di sini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
menghadapi kecemasan di new normal
Hidup Sehat, Tips Sehat 3 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit

4 Manfaat Cordyceps Militaris, Jamur yang Berkhasiat bagi Kesehatan Terutama untuk Pernapasan

Mari mengenal jamur cordyceps yang sejak dulu digunakan sebagai pengobatan tradisional Cina dan berbagai manfaatnya bagi kesehatan.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Hidup Sehat, Fakta Unik 7 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

vitamin C mencerahkan kulit

Benarkah Vitamin C Bisa Membuat Warna Kulit Lebih Cerah?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 24 November 2020 . Waktu baca 4 menit
vitamin untuk anak

Agar Tidak Keliru, Ketahui Aturan Pemberian Vitamin untuk Anak

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 November 2020 . Waktu baca 10 menit
Konten Bersponsor
fungsi sistem imun

Bantu Cegah Penyakit, Ini Peran Vitamin C, D, dan Kalsium di Sistem Imun

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 1 November 2020 . Waktu baca 5 menit
makanan untuk penderita thalasemia

Panduan Makanan Bergizi untuk Orang dengan Thalassemia

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit