Sama seperti vitamin, mineral juga termasuk dalam kelompok zat gizi mikro yang dibutuhkan oleh tubuh. Terdapat berbagai macam mineral yang sebenarnya tubuh perlukan untuk menunjang fungsi dan berbagai proses yang terjadi di dalam tubuh. Secara umum, mineral berfungsi untuk mempertahankan serta menjaga kesehatan tulang dan gigi, berperan penting dalam proses pembentukan energi, menjadi pembawa sinyal pada sistem saraf dan kontraksi otot, menjaga keseimbangan asam-basa tubuh, serta menjadi komponen dari enzim dan hormon yang dihasilkan tubuh.

Mineral yang dibutuhkan tubuh terbagi menjadi dua kelompok, yaitu jenis makro mineral yaitu jenis mineral yang dibutuhkan dalam jumlah yang cukup banyak serta mikro mineral yang dibutuhkan hanya dalam jumlah sedikit. Lalu apa saja jenis mineral yang dibutuhkan tubuh?

Makromineral

Berikut adalah jenis makromineral, mineral yang diperlukan dalam jumlah yang cukup banyak:

1. Kalsium

Anda pasti sudah sering mendengar jenis mineral ini. Kalsium adalah jenis makromineral yang berfungsi untuk menjaga kepadatan serta kesehatan tulang, breperan dalam pembekuan darah dan penyembuhan luka, bertugas untuk mengaktifkan beberapa enzim pencernaan yang berguna untuk memecah dan menyerap makanan yang masuk ke dalam tubuh. Sumber makanan yang paling baik untuk sumber kalsium adalah susu dan produk olahannya, kepiting, udang, daging ayam, dan daging sapi. Kalsium akan diserap oleh usus dibantu dengan vitamin D. Kebutuhan kalsium untuk orang dewasa per hari adalah kurang lebih 4700 mg.

BACA JUGA: Benarkah Suplemen Kalsium Bisa Menyebabkan Demensia?

2. Fosfor

Fosfor mempunyai fungsi yaitu untuk kesehatan tulang, komponen dari berbagai enzim serta sel di dalam tubuh, serta berperan dalam metabolisme sel. Sumber utama dari forfor adalah daging sapi, ikan, ayam, serta beberapa jenis sereal. Fosfor yang dibutuhkan oleh orang dewasa yaitu 700 mg per hari.

3. Magnesium

Berfungsi untuk metabolisme lemak dan protein, mengaktifkan beberapa enzim, serta menjaga keseimbangan elektrolit ketika kontraksi otot terjadi. Anda dapat menemukan magnesium dalam berbagai jenis kacang, tahu, tempe, sayuran yang berdaun hijau, daging sapi, dan cokelat. Sementara untuk orang dewasa magnesium yang diperlukan adalah sekitar 310-50 mg/hari.

BACA JUGA: Apakah Defisiensi Magnesium Menyebabkan Tekanan Darah Tinggi?

4. Sulfur

Tidak hanya ada di dalam obat-obat kecantikan, sulfur juga terdapat di berbagai sumber makanan seperti ikan, susu, telur, serta ayam. Di dalam tubuh, sulfur berperan sebagai komponen tulang rawan, menjadi antikoagulan, serta berperan dalam menghasilkan insulin. Jumlah sulfur yang Anda perlukan adalah 800-900 mg/hari.

Mikromineral

Berikut adalah jenis mikromineral, mineral yang diperlukan dalam jumlah sedikit:

1. Iodium

Iodium berfungsi untuk membantu mensintesis hormon tiroid, mengatur kadar oksidasi dalam sel, berperan dalam pertumbuhan fisik serta mental, menjaga suhu tubuh tetap normal, dan menjaga kesehatan jaringan saraf dan otot. Saat ini sudah banyak garam yang ditambahkan iodium di dalamnya, sehingga Anda bisa mendapatkan iodium hanya dengan menggunakan garam pada masakan. Kebutuhan yang diperlukan adalah sekitar 150 mcg/hari.

BACA JUGA: Tangan Gemetar, Jantung Berdebar? Waspada Hipertiroid

2. Kromium

Kromium membantu untuk menjaga serta mengatur kadar glukosa dalam tubuh dan menjadi kofaktor atau bertugas untuk mengaktifkan hormon insulin. Mineral ini juga memiliki peran dalam metabolisme protein serta lemak. Sumber dari kromium adalah sereal, daging, serta beberapa jenis kerang laut. Anda hanya membutuhkan 25-35 mcg kromium per hari.

3. Mangan

Jenis mineral ini sangat penting dalam proses pembentukan tulang, regenerasi sel darah merah, siklus reproduksi, serta metabolisme karbohidrat. Mangan dapat Anda temukan di dalam udang, gandum, serta beberapa jenis biji kering, seperti wijen. Sedangkan mangan hanya dibutuhkan tubuh dalam jumlah yang mencapai 1,8-2,3 mg/hari.

BACA JUGA: Komunikasi Antar Zat Gizi Pengaruhi Penyerapan Nutrisi

4. Selenium

Selenium berperan dalam metabolisme lemak dan menjadi antioksidan dalam tubuh. Anda bisa menemukan selenium di dalam bawang, susu dan produknya, serta daging ayam. Sementara selenium yang dibutuhkan adalah sekitar 30 mcg/hari

5. Flour

Bayam, kacang kedelai, dan bawang adalah sumber utama dari flourida. Flourida mempunyai fungsi untuk mencegah karang gigi, menjaga gigi tetap kuat, serta bekerja sama dengan kalsium mencegah tulang keropos. Dalam sehari, Anda hanya membutuhkan flourida sebanyak 2,5-3 mg.

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca