Alih-Alih Bikin Gemuk, Makan Cokelat Bisa Turunkan Berat Badan. Kok Bisa?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29/07/2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Cokelat merupakan salah satu musuh bebuyutan bagi orang yang sedang diet. Pasalnya, banyak orang percaya bahwa cokelat bisa bikin gemuk karena mengandung gula yang tinggi. Namun, ada pula yang percaya kalau makan cokelat justru bisa membuat berat badan turun lebih cepat. Benarkah demikian? Yuk, cari tahu lewat ulasan berikut ini.

Katanya, makan cokelat bisa bikin berat badan turun. Benarkah?

cokelat dan kecerdasan

Bagi Anda penggemar cokelat tapi sedang diet, tentu berusaha sekeras mungkin untuk menjauhi makanan favorit yang satu ini. Ya, Anda mungkin khawatir makanan satu ini dapat membuat program diet Anda jadi gagal total.

Padahal, cokelat memiliki banyak manfaat, lho. Selain membuat mood jadi lebih bahagia, cokelat juga dapat meningkatkan kesehatan jantung dan menurunkan tekanan darah. Kabar baik bagi Anda yang sedang diet, cokelat ternyata bisa membantu menurunkan berat badan Anda.

Hal ini ditemukan oleh Will Clower, Ph.D., seorang ahli saraf yang berhasil menerbitkan buku Eat Chocolate, Lose Weight. Ia mengungkapkan bahwa makan cokelat 20 menit sebelum dan 5 menit setelah makan siang dan makan malam dapat menurunkan nafsu makan Anda hingga 50 persen.

Apa hubungannya makan cokelat dengan berat badan turun?

efek samping makan cokelat bagi lambung

Selama ini, cokelat dipercaya menjadi salah satu makanan manis yang dapat menaikkan gula darah dan berat badan secara drastis. Namun, penelitian justru membuktikan hal sebaliknya.

Para peneliti dari Institute of Diet and Health di Meinz, Jerman, mencoba meneliti peserta yang menjalankan tiga jenis diet, yaitu diet rendah karbohidrat, diet rendah karbohidrat sekaligus diet cokelat sebanyak 425 gram, dan kelompok kontrol yang tidak melakukan diet apa pun.

Setelah diteliti selama tiga minggu, hasil menunjukkan bahwa peserta yang melakukan diet cokelat mengalami penurunan berat badan sebanyak 10 persen lebih cepat, daripada orang yang melakukan diet rendah karbohidrat maupun kelompok kontrol. Bahkan, peserta yang melakukan diet cokelat melaporkan bahwa mereka juga mendapatkan tidur lebih nyenyak dan kadar kolesterolnya cenderung lebih stabil.

Cara kerja cokelat dalam menurunkan berat badan sebetulnya belum diketahui dengan jelas. Salah satu peneliti bernama Johannes Bohannon menduga, hal ini disebabkan oleh kandungan flavonoid pada biji kakao, sejenis antioksidan kuat yang terbukti ampuh menurunkan kolesterol jahat dan tekanan darah tinggi.

Flavonoid pada cokelat hitam dapat menghambat pemecahan lemak dan karbohidrat dalam tubuh. Ini artinya, jumlah asupan lemak dan karbohidrat dari makanan akan lebih sedikit yang terserap oleh sistem pencernaan. Dengan begitu, tidak banyak pula timbunan lemak yang ada dalam tubuh Anda.

Orang yang terbiasa makan cokelat hitam juga akan lebih cepat kenyang. Kalau Anda lebih dulu merasa kenyang sebelum menyantap makan utama, hal ini tentu dapat mencegah Anda dari kalap makan saat waktu makan tiba.

Cara tepat makan cokelat untuk menurunkan berat badan

cokelat untuk sarapan

Supaya berat badan turun dengan cepat, Anda dianjurkan untuk makan satu batang cokelat setiap hari. Namun, perhatikan jenis cokelat yang Anda pilih dan cara mengonsumsinya.

Begini cara tepat makan cokelat yang bisa bikin berat badan turun.

1. Pilih cokelat hitam alias dark chocolate

Hindari cokelat putih kalau Anda ingin tetap bisa makan cokelat dengan enak meski sedang diet. Pasalnya, cokelat putih mengandung tambahan gula dan susu yang justru bisa membuat Anda cepat gemuk.

Mengapa harus memilih cokelat hitam? Cokelat hitam mengandung lebih sedikit gula dan asam lemak tak jenuh tunggal, dan rasa yang pahit sehingga membuat Anda jadi tak selera makan. Alhasil, Anda pun jadi lebih mampu mengendalikan porsi makan jika sudah makan cokelat sebelumnya.

2. Makan satu potong kecil cokelat setelah makan malam

Waktu paling tepat untuk makan cokelat saat diet adalah sebelum dan sesudah makan. Ingat, cukup konsumsi satu potong kecil cokelat untuk menjaga berat badan Anda tetap stabil. Hal ini dapat membantu Anda kenyang lebih lama dan terhindar dari kalap makan.

3. Bikin cokelat panas

Selain makan cokelat batangan, Anda juga bisa mengonsumsi cokelat dalam bentuk seduhan cokelat panas yang tidak mengandung gula. Caranya, larutkan sekitar 1,5 sendok makan bubuk kakao tanpa gula ke dalam seperempat cangkir air panas.

Anda boleh menambahkan setengah cangkir susu bebas lemak dan tambahkan seperempat cangkir air panas. Racikan cokelat panas ini hanya memberikan sekitar 99 kalori untuk Anda. Jadi, Anda tak perlu cemas berat badan akan naik setelah minum cokelat panas.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tidur yang Sehat, Dengan Lampu Menyala atau Mati?

Anda sering tidur dalam keadaan terang benderang dan lampu menyala? Mungkin ini saatnya mulai belajar tidur dalam gelap.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Hidup Sehat, Fakta Unik 23/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Menguak Manfaat Power Nap dan Bedanya Dengan Tidur Siang Biasa

Badan lemas, ngantuk, dan mata berat? Itu tandanya Anda butuh tidur siang! Yuk, intip trik power nap ini agar tidur siang lebih berkualitas dan bermanfaat.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Fakta Unik 23/07/2020 . Waktu baca 4 menit

6 Penyebab Otak Anda Sulit Mengingat dan Mudah Lupa

Baru kenalan 5 menit yang lalu, sudah lupa namanya? Ada janji nanti sore, tapi Anda tak ingat? Ini berbagai penyebab sulit mengingat yang Anda alami.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Fakta Unik 22/07/2020 . Waktu baca 4 menit

5 Hal yang Sering Jadi Penyebab Mati Rasa pada Kaki dan Tangan

Mati rasa sering terasa pada jari, tangan, kaki, lengan, maupun telapak kaki Anda. Apa sebenarnya yang menjadi penyebab mati rasa?

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Hidup Sehat, Fakta Unik 22/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat virgin coconut oil minyak kelapa dara; virgin coconut oil

Manfaat Virgin Coconut Oil untuk Kesehatan

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit
berat badan turun bukan berarti lemak berkurang

Berat Badan Turun, Bukan Berarti Lemak Tubuh Berkurang

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 03/08/2020 . Waktu baca 5 menit
nutrisi untuk mencegah covid

Penuhi Nutrisi Ini untuk Mencegah Penularan Coronavirus saat New Normal

Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 30/07/2020 . Waktu baca 9 menit
minum madu

Minum Madu Setelah Minum Obat, Boleh atau Tidak?

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 27/07/2020 . Waktu baca 3 menit