4 Cara Alami Mengobati Gejala Iritasi Mata

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019
Bagikan sekarang

Mata iritasi biasanya ditandai dengan gejala seperti mata memerah, terasa gatal, dan bengkak. Meskipun bisa hilang dalam waktu kira-kira dua minggu, gejalanya tentu sangat mengganggu aktivitas Anda sehari-hari. Nah, Anda bisa meredakan berbagai gejala iritasi mata tanpa pakai obat tetes mata. Bahan alami apa saja yang bisa membantu mengobati iritasi secara alami? Simak jawabannya di bawah ini.  

Penyebab mata iritasi

Ada berbagai penyebab mata iritasi yang bisa menimbulkan gejala mata merah, gatal, dan bengkak. Anda mungkin alergi terhadap objek tertentu seperti debu, serbuk sari bunga, asap polusi, atau bulu binatang.

Selain karena alergi, mata bisa iritasi kalau Anda terinfeksi virus dan bakteri. Infeksi ini dikenal sebagai konjungtivitis. Bila Anda terkena konjungtivitis, mata juga akan terasa nyeri. Penyakit mata ini sifatnya menular, jadi sebaiknya Anda langsung periksa ke dokter. Anda biasanya akan diberi obat tetes mata khusus.

Mengobati mata iritasi dengan bahan alami

Untuk mempercepat proses penyembuhan bagi mata iritasi, Anda bisa mencoba empat cara alami berikut ini. Namun, jangan lupa untuk berkonsultasi dulu dengan dokter mata Anda kalau Anda kena konjungtivitis. Pasalnya, mata Anda mungkin jadi lebih sensitif terhadap bahan-bahan tertentu.

1. Ampas teh hijau

Setelah menyeduh teh hijau, jangan buang ampasnya. Ampas teh hijau bisa digunakan sebagai kompres mata untuk meredakan iritasi. Anda juga bisa merendam kapas dalam teh hijau hangat dan mengompresnya pada mata yang sakit.

Ini lantaran teh hijau kaya akan kandungan bioflavonoid yang ampuh melawan infeksi virus, bakteri, dan jamur. Kandungan antioksidan yang tinggi dalam teh hijau juga mampu melawan radikal bebas atau polusi yang bisa sebabkan alergi.

2. Minyak kelapa

Kegunaan minyak kelapa untuk kulit sudah dikenal luas. Namun, minyak kelapa juga bisa digunakan untuk meredakan gejala iritasi mata. Minyak kelapa mengandung asam laurat dan asam kaprilat yang bisa melawan infeksi bakteri dan jamur penyebab iritasi. Selain itu, minyak kelapa juga bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga antibodi Anda akan bekerja lebih keras untuk mengurangi iritasi.

Basahi kapas dengan minyak kelapa secukupnya dan tempelkan pada kelopak mata yang sakit. Diamkan selama beberapa menit. Anda bisa mengompres mata dengan minya kelapa selama tiga hingga empat kali sehari.  

3. Lidah buaya

Anda bisa mengoleskan getah lidah buaya  di sekeliling mata dan pada kelopak mata yang mengalami iritasi dan biarkan meresap. Kandungan aloin dan amodin dalam lidah buaya bisa membantu meringankan mata bengkak dan gatal. Sensasi dingin dari getahnya juga akan membuat mata yang perih jadi lebih nyaman.

Sebuah penelitian dalam jurnal Pharmaceutical Biology bahkan menyebutkan bahwa bahwa ekstrak lidah buaya baik untuk meredakan infeksi di bagian mata. Jangan mengoleskan getah langsung ke permukaan mata.

4. Kunyit

Kunyit bisa mengurangi pembengkakan dan iritasi mata karena kandungan kurkumin yang tinggi. Namun, bicarakan dulu dengan dokter mata Anda sebelum mengoleskan sari kunyit pada area di sekitar mata yang sakit. Beberapa orang sensitif atau alergi terhadap kunyit.

Hancurkan kunyit jadi bubuk halus dan campur ke dalam air hangat. Kemudian basahi kain lembut dengan sari kunyit tersebut. Tempelkan kain pada bagian mata yang sakit dan kompres selama beberapa menit.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Katanya, minum madu saat sahur bisa memberikan segudang manfaat baik bagi tubuh selama menjalani puasa. Tertarik ingin coba? Simak beragam khasiatnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hari Raya, Ramadan 17/05/2020

3 Buah Selain Kurma yang Baik untuk Berbuka Puasa

Kurma bukan satu-satunya buah yang baik dimakan saat berbuka puasa. Lihat berbagai pilihan lainnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Monika Nanda
Hari Raya, Ramadan 14/05/2020

Beragam Penyebab Hidung Meler Terus Padahal Tidak Sedang Flu

Tidak selamanya hidung berair atau meler merupakan tanda Anda sedang sakit flu. Berikut penyebab hidung sering meler yang perlu diketahui.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki

7 Cara Menjaga Tubuh Agar Tetap Fit Saat Puasa

Jangan sampai karena puasa Anda jadi lemas, lesu, dan mudah sakit. Simak rutinitas yang bisa dilakukan agar tetap fit saat puasa.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hari Raya, Ramadan 09/05/2020

Direkomendasikan untuk Anda

resep membuat bakwan

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
panduan diet sehat untuk menurunkan berat badan, cara diet sehat, menu diet sehat, makanan diet sehat, diet sehat alami

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
diagnosis hiv

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020