Mengenal Pasca Inflamasi Hiperpigmentasi Setelah Jerawat

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 13/03/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Hiperpigmentasi pasca inflamasi (Post Inflammatory Hyperpigmentation) merupakan kondisi ketika kulit pada area tertentu memiliki warna yang berbeda dari warna kulit sekitarnya. 

Setelah jerawat sembuh, biasanya hiperpigmentasi pasca inflamasi timbul dan menyisakan bekas berwarna.

Secara umum, hampir semua orang yang memiliki bekas jerawat memiliki kondisi serupa. Maka dari itu, kenali mengapa hiperpigmentasi dapat terjadi dan bagaimana cara menanganinya.

Mengetahui timbulnya hiperpigmentasi pasca inflamasi

penyebab bekas jerawat

Jerawat adalah masalah umum yang dialami oleh para remaja dan sebagian orang dewasa. Menyadur studi dari Dermatology Research And Practice, sekitar 90% jerawat terjadi pada remaja dan sekitar 12-14% menjadi masalah yang tetap pada orang dewasa. Hal ini memberikan implikasi dalam kehidupan psikologis dan sosial mereka.

Bekas jerawat yang berjejak juga menimbulkan rasa tidak percaya diri pada individu. Belum lagi hiperpigmentasi pasca inflamasi yang muncul menyebabkan ketidakrataan warna kulit. 

Hiperpigmentasi yang terjadi setelah jerawat menimbulkan efek warna lebih gelap pada wajah. Kondisi ini bisa terjadi pada berbagai jenis kulit individu di berbagai belahan dunia. 

Berkembangnya hiperpigmentasi pasca inflamasi disebabkan oleh iritasi jerawat. Iritasi yang timbul menyebabkan peradangan. Seiring bekas jerawat pulih, kulit akan memproduksi melanin dalam jumlah berlebih.

Melanin adalah protein yang bertugas memberikan warna pada kulit. Namun, karena melanin berlebih, ini menyebabkan pewarnaan kulit yang tidak merata. Sayangnya, hiperpigmentasi pasca inflamasi ini tidak memudar meskipun bekas luka sembuh. 

Walaupun bisa tampak pada semua jenis kulit, hiperpigmentasi setelah inflamasi sangat mungkin timbul pada orang yang memiliki tone kulit sedang ke gelap. 

Kebiasaan memencet jerawat bisa memicu hiperpigmentasi 

penyebab jerawat

Selalu menjadi godaan semua orang, ketika jerawat muncul, hal yang paling ingin dilakukan adalah buru-buru mengentaskannya. Mengentaskan jerawat dengan memencetnya justru menimbulkan iritasi hingga peradangan.

Ketika jerawat sembuh, sangat mungkin bekas jerawat menampakkan tanda hiperpigmentasi pasca inflamasi. Bila sudah terjadi, bukan berarti jerawat sudah sembuh total. Justru inilah pemicu timbulnya jerawat kecil dan papula.

Kebiasaan memencet jerawat dapat menimbulkan terjadinya inflamasi dan meninggalkan spot yang lebih gelap pada kulit. Maka dari itu, hindari kebiasaan ini agar Anda terhindar dari hiperpigmentasi pasca inflamasi.

Menyembuhkan hiperpigmentasi pasca inflamasi

cara mengatasi bekas jerawat

Timbulnya warna kulit yang tidak merata akibat bekas jerawat memberikan tampilan fisik yang kurang optimal. Wajah menjadi bagian utama yang menunjang performa, terutama saat Anda bertemu banyak orang.

Mungkin tak sedikit orang mengira memencet jerawat menjadi langkah terbaik untuk menghilangkannya. Padahal, cara ini hanya memicu timbulnya hiperpigmentasi pasca inflamasi setelah jerawat.

Jika Anda menemui hiperpigmentasi pada bekas jerawat, ada baiknya segera diobati. Cukup dengan menggunakan obat penghilang bekas jerawat dengan kandungan yang ampuh untuk mengatasi hiperpigmentasi pada kulit. 

Pilih obat penghilang bekas jerawat dengan bentuk gel, sehingga mudah diserap kulit secara optimal. Saat membeli obat pastikan ada tiga kandungan yang ampuh untuk hilangkan bekas jerawat, yakni Pionin, MPS, Allium Cepa.

Ketiga komponen ini bekerjasama dalam mengobati bekas jerawat, mencegah timbulnya jerawat, sekaligus meratakan warna kulit akibat hiperpigmentasi pasca inflamasi. Terapkan gel tersebut hingga kulit bekas jerawat sembuh total. Sehingga Anda bisa kembali beraktivitas dengan percaya diri.

Selain mengoleskan obat gel penghilang bekas jerawat, jangan lupa untuk mengaplikasikan sunscreen pada wajah termasuk area yang mengalami hiperpigmentasi pasca inflamasi. Sinar matahari dapat menggelapkan area tersebut. Maka itu, Anda butuh perlindungan tambahan agar kulit yang terpapar tidak kembali menimbulkan jerawat.

Jadi, bila muncul jerawat, alangkah baiknya tidak memencet untuk menghindari bekas yang menetap. Tak lupa untuk menerapkan kedua hal tersebut ketika hiperpigmentasi setelah inflamasi melanda bekas jerawat. 

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kandungan Skincare yang Ampuh Atasi Bekas Jerawat

Pilih skincare untuk mengatasi bekas jerawat yang mengandung empat komponen utama. Keempatnya bekerjasama untuk mengatasi masalah jerawat secara optimal.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
skincare untuk mengatasi bekas jerawat
Perawatan Kulit, Hidup Sehat 14/01/2020 . Waktu baca 4 menit

Cara Menghilangkan Bekas Luka Operasi Tiroid atau Laparoskopi

Menyembuhkan bekas luka operasi perlu dilakukan agar tampilan kulit bisa kembali merata. Ada beberapa cara mudah dalam merawat luka bekas sayatan operasi.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
menyembuhkan bekas luka operasi, bekas luka operasi laparoskopi, bekas luka operasi
Penyakit Tiroid, Health Centers 09/01/2020 . Waktu baca 4 menit

Tips Memilih Produk Perawatan Kulit untuk Menghilangkan Bekas Jerawat

Produk untuk menghilangkan bekas jerawat ini bisa Anda aplikasikan secara mudah dengan pemilihan cleanser, toner, gel anti bekas jerawat, masker, dan serum.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Hidup Sehat, Kecantikan 13/11/2019 . Waktu baca 4 menit

9 Cara Menghilangkan Bopeng Bekas Jerawat

Buat Anda yang punya bekas jerawat bopeng, pasti jadi kesal sendiri soal kulit wajah. Tenang, ini dia beragam cara menghilangkan bopeng bekas jerawat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Penyakit Kulit, Jerawat, Health Centers 12/11/2019 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Konten Bersponsor
skincare bulan puasa

4 Langkah Skincare Malam yang Ampuh Atasi Bekas Jerawat Membandel

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 21/02/2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor
cara menyamarkan bekas jerawat

Apakah Bekas Jerawat Membandel Bisa Hilang Total?

Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 27/01/2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
bekas jerawat hitam

Kenapa Bekas Jerawat Lama-lama Berubah Jadi Hitam?

Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 23/01/2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
obat bekas jerawat

Rekomendasi Obat Bekas Jerawat yang Tepat

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 15/01/2020 . Waktu baca 4 menit